Sabtu, 30 Juli 2011
menjadi orang bego
setelah membahas hal berat kita balik yuk membahas hal ri8ngan tapi ini juga menjadi salah satu penghancur remaja sekarang juga sih klalau menurut gw. disaat gw sedang menulis blog ini disaat yang bersmaan teman gw dan pacarnya da tepat dibelkang gw dan apa yang kalian tau? mereka kissing. oh God Jesus ini adalah kebiasaan anak remaj di jaman sekarang kalau mereka pacaran. gw rada rada bingung sendiri ngapain sih mereka ngelakuin ini? oke terserah kalau ada yang punya beribu alasan untuk melakukan hal itu tapi buat gw iru sekarang ngak penting banget (yaiyalah ngak penting, gimana ngak orang gw sendiri aja ngak punya cowo) tapi buat gw itu adalah hal yang dilakukan setelah menikah. karena kalau ngak bahaya banget dilakukan pada saat remaja karena itu bisa menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan. berawal pegangan tangan trus deket, megang megang trus cium trus apa lagi deh? pikir aja sendiri ini adalah salah satu hal yang berdampak besar dalam pergaulan yang tidak benar. okelah gw membahas ini tapi gw juga berharap pada diri gw sendiri bhwa kalau misalnya suatu saat nanti ketika gw berhubungan dengan seseorang berlawan jenis yang sering disebut dengan poacaran, post ini dapat menjadi suatu acuan gw kalau hal kissing ini ngak boleh dilakukan dalam masa pacaran selain kalau udah nikah dalam suatu pernikahan yang sah dihadapan Tuhan
pelajaran berharga untuk diam
hai setelah lama sya menghilang dari blog ini, saya kembali dengan membawa cerita. mungkin saya hanya berharap dapat menghilangkan sakit hati yang saya pendam dengan menulis. apakah kalian tau bahwa saya sehabis pulang dari sebuah perang yang membuat saya mendapatkan suatu pelajaran bahwa "DIAM ADALAH EMAS". kalau anda mengira bahwa perang yang saya hadapi adalah perang yang menggunaklan senjata itu adalah salah besar, karena yang saya maksud perang adalah perang kata-kata dengan seseorang. tapi saran saya yang telah membaca blog ini. mending ngak usah ngeladenin omongan orang yang hanya bisanya nyindir kita karena ketika kita meladeni kita akan terjerumus untuk selalu berperang kata dengan orang itu. disini awalnya saya hanya pengen menyadarkan seseorang bahwa jangan menyindir saya tetapi ternyata setelahnya saya terseret emosi untuk berperang kata kata dengan dia dalam social networking maka saya sangat menyesal. saya berkonsultasi dengan beberapa orang untuk menyakan bagaimana jalan yang saya harus ambil ketika saya ingin keluar untuk tidak berperang kat-kata lagi dengan orang tersebut. dan saya sangat untuk satu orang yang telah menyadarkan saya lewat tulisannya yang dituangkan dalam blognya bhwa diam adalah emas. saya mulai menyadari bahwa bukan dengan emosi dan hasrat yang meluap-luap untuk berperang kata.kata yang menyindir seseorang. saya menyadari bahwa hanya dengan diam dan membiarkan orang itu berkoar sendirian maka masalah akan terselesaikan karena pastinya tuh orang akan males sendiri berkoar tapi ngak ditanggepin. hahaha mungkin dalam kejadian saya ini, saya yakin bahwa dia hanya ingin untuk mencari perhatian aja. tapi dalam hati kecil kalau bener aja tuh orang cuma caper kasian juaga ya kalau alasannya karena dia "broken home", bukan dalam hal negatif juga kalau kita bicara tentang broken home. bisa aja broken home diartikan bahwa anak itu mendapatkan kebebasan dari ortunya. oh oke whatever lah tentang alasannya apa yang penting pesan saya adalah belajar dari sebuah kesalahan itu penting.
" dan diantara kesalahan yang terbesar adalah dimana ketika kita menyadari kesalahan kita tapi kita tidak belajar dari sana dan memperbaikinya"
" dan diantara kesalahan yang terbesar adalah dimana ketika kita menyadari kesalahan kita tapi kita tidak belajar dari sana dan memperbaikinya"
Langganan:
Postingan (Atom)