hmm tepatnya tanggal 22 agustus kemaren dikelas XI e4 SMK Tarakanita yang merupakan kelas saya telah diadakan acra sharing yang seru banget. Entah mengapa saya merasa senang melihat acara ini dapat berjalan lancar. Tujuan utama dari acara ini adalah supaya teman-teman dikelas saya mau berbagi dan juga merekatkan kembali pertemanan kita. Sya tau memang kami merasa satu dalam suatu kelas XI e4, namun saya yakin dan percaya antara satu dan yang lainnya ada yang memliki trouble pribadi sama teman satu kelas. Awalnya acara ini dihadiri sebagian kecil dari kelas saya namun setelah berjalan ternyata hampir semuanya ikut. Mengapa ini bisa terjadi? Karena teman-teman saya itu kebanyakan dateng siang padahal acara ini dimulai jam 6 pagi sebelum pelajaran dimulai. Tapi saya salut sama beberapa teman saya yang rela dateng pagi dari rumah mereka yang cukup jauh dari sekolah untuk dapat ambil bagian dari acara ini.
Ternyata setalah acara sharing dilakukan banyak banget hal yang kita ngak tau dengan pa yang dialami kehidupan teman kita. Salah satunya teman saya, menrut pandangan saya dan teman-teman saya, mami dari teman saya ini sangat baik apalagi kalau menurut saya adalah seorang ibu yang sangat perhatian. Tapi ketika diamenceritakan kehidupannya kita baru tau betapa ia memiliki perasaan benci yang cukup mengkagetkan kepada ibunya. Ada juga yang menceritakan betapa bencinya ia pada ayahnya karena broken home, dan banyak lagi. Banayk hal yang ngak saya mengerti dari kehidupan teman saya selama ini tetapi dengan adanya sharing ini saya mngetahui beberapa hal dari sebagian kecil hidup teman saya. hmm semoga acara ini akan tetap ada sampai kami berpisah kelas XII nanti dan tetap sukses untuk dapat menjadi acara yang mempersatukan teman teman saya.
Terima kasih buat Tuhan yang selalu menyertai langkah langkah hidup saya agar dapat membuat yang terbaik bagi sekitar sya. Jesus selalu sukses buat suatu yang luar biasa dalam kehidupan saya dan teman-teman saya. Saya yakin Dia juga memiliki rancangan terbaik buat teman-teman saya. Buat teman teman saya, saya selalu berharap ada jalan keluar terbaik Dari Tuhan buat kalian :)
Sabtu, 27 Agustus 2011
Jumat, 05 Agustus 2011
menyembunyikan perasaan dan berusaha mematikannya
pasti untuk seumuran kita yang sudah memasuki usia remaja sudah mengenal perasaan tertarik pada lawan jenis, sama seperti yang saya rasakan. namun kisah saya kali ini sungguh sangat berbeda karena perasaan yang timbul dalam hati saya sangat mengusik pikiran saya. anda mau tau kenapa perasaan itu mngusik saya? bukan karena saya menjadi tergila-gila dengan lawan jenis saya tetapi karena saya merasa apabila saya mengembangkan perasaan itu pasti hasilnya akan sia-sia. walaupun dalam kitab suci saya dikatan bahwa tidak ada usaha atau jeri payah yang sia-sia tapi saya merasa percuma saja saya memilki perasaan itu. awalnya saya merasa saya tidak pantas menyukai dia dan saya tidak pantas untuk memilihnya sebagai pasangan saya, tetapi jujur dalam hati saya saya amat sangat mengkagumi dia dari perasaan yang saya punya. dia seorang yang dewasa dan memilki kharisma tersendiri dimana dia terlihat bijaksana dan sangat baik. kata-kata ia keluarkan sangat hangat danj apabila dia sedang bercanda dia masih terlihat cool. memang kalau seseorang memiliki perasaan dengan orang lain pasti kita akan memuji muji kebaikkannya, namun saya yakin dan percaya dia juga hanya manusia biasa yang pastinya juga memiliki kelemahan yang munkin dalam kasat mata saya belum terlihat. saya bingung bagaimana menindaklanjuti perasaan yang saya punya, apakah saya harus tetap mendiamkan perasaan saya untuk berkembang menjadi besar deengan sendirinya ataukah saya harus mematikan semua perasaan itu dan mengubur dalam-dalam perasaan yang saya punya serta melupakan harapan saya memilki pasangan seperti dia? ini adalah hal sulit yang baru pertama kali saya rasakan. dengan kejadian percintaan saya yang sebelumnya saya juga belajar dimana ketika kita mencintai seseorang tak selamanya akan berbuah manis dan jangan mencintai seseorang karena ingin mendapat balasan yang sama. ketika kita mencintai seseorang ikhlaskan lah perasaan kita dengan tulus jangan ketika orang yang mencintai kita tidak mencintai kita lalu kita akan benci. saya belajar dari semua itu, namun untuk masalah sayua yang sekarang saya belum tau apa jalan keluar yang akan saya ambil untuk selanjutnya. perasaan ini tak mudah bagi saya, ketika saya mengembangkan perasaan ini akan jauh lebih sulit untuk saya menyadari bhwa banyak hal yang mungkin terjadi yang akan mngecewakan saya. tetapi aapbila saya mematikan semuanya berarti saya telah menipu diri saya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)