Jumat, 20 Oktober 2017

current emotion

Belakang ini gue sedang mengalami apa yang mungkin orang katakan galau. Tapi galau gue bukan karena  putus cinta atau ditinggal pergi seseorangan. Gue hanya merasa dalam kondisi dimana gue selalu merasa salah walau mungkin menurut orang lain itu bukan salah gue. Tapi gue berfikir kalau gue tidak melakukan suatu tindakan a kemungkinan besar kejadian b tidak akan terjadi. Jadi gue menyimpulkan kalau gue yang salah, walau gue juga enggan menjadi orang yang terbebani karena rasa bersalah gue. Gue tau kalau kejadian b bisa terjadi karena factor c,d, atau bahkan e. Tapi entah mengapa gue merasa  kalau tindakan a gue yang menyebabkannya, yang menjadi alasannya.

Belakangan gue juga merasa ingin dimengerti sepenuhnya. Gue gak tau apa yang gue pikirin, apa yang akan gue lakukan dan apa yang gue rasa. Gue hanya ingin ada seseorang yang memimpin gue, menentukan apa yang gue pikirkan, apa yang akan gue lakukan, dan yang seharusnya gue rasa. Namun lagi-lagi gue mau dia mempin dengan mengerti gue walaupun gue gak ngerti gue itu lagi gimana kondisinya.

Entah gue capek, entah gue banyak pikiran, namun gue merasa itu hanya alibi. Hanya alasan yang gue bangun untuk mempersalahkan diri gue. Diri gue yang selalu disalahkan oleh gue sendiri. Entah ini semacem penyakit kejiwaan  atau hanya kebiasaan buruk yang gue punya. Tapi yang pasti gue gak ingin terjebak selamanya disini.


Tiap hari rasanya pengen nangis, pengen ada yang dikeluarin tapi gak tau apa. Gue bener-bener kehilangan kendali dan kontrol akan diri gue sendiri. Apakah gue butuh liburan? Akankah liburan menjamin gue kembali pada kondisi normal orang biasanya?