Kegiatan utama yang kini aku jalani adalah bekerja dan kuliah, namun untuk bekerja memakan waktu yang lebih banyak dibandingkan kuliah. Aku bekerja dari senin-jumat pukul 08:00 sampai dengan 17:00 (biasanya sih tenggo tapi baru-baru ini gue lembur). Sedangkan untuk kuliah biasanya gue jalanin dari rabu-sabtu. Untuk rabu-jumat biasanya perkuliahan dari jam 18:30 - 21:00 dan untuk sabtu dari 07:30 - 18:00.
Ketika aku bekerja bukan berarti selama 9 jam itu aku akan duduk di depan komputer dan mengerjakan semua tugas kantor. Ada jam dimana kita bisa beristirahat yaitu jam 12:00 - 13:00 dan jam itulah yang biasanya paling aku dan teman-teman kantor nantikan. Biasanya pertanyaan yang akan muncul adalah "Lo bawa bekal gak? Nanti siang mau makan apa? Nanti mau makan dimana?" hahaha dan biasanya pertanyaan itu akan muncul bahkan setelah orang-orang kelar sarapan karena sang office boy kantor akan muter menawarkan untuk titip makan siang.
Sebenernya diawal masuk kantor dan sampe sekarang ini aku lebih banyak gak makan siangnya dibandingkan makan siangnya karena banyak alasan misalkan makan pagi udah berat, lebih minat makan sore di rumah, lagi hemat, atau emang lagi gak mood. Namun dikantor kebetulan aku deket sama geng ibu-ibu yang sukanya jajan dan makan diluar, jadi untuk beberapa waktu pasti akan makan diluar atau mesen makanan diluar.
Nah disini aku akan bahas 3 makanan yang biasanya aku makan di jam istirahat kantor dan kebanyakan harus makan diluar kantor.
1. Ayam Geprek
Ini jenis makanan yang paling sering aku dan temen-temen makan dan ggak cuma satu brand aja. Mulai pesen menu dari Sambel Meledug, Ayam Geprek Kriuk Bu Ani , Ayam Geprek Master, sampe Ayam Geprek Bensu. Aku paling sering makan di Sambel Meledug karena lokasinya yang paling deket sama kantor dan bisa ditempuh dengan jalan kaki, Sambel Meledug berada di area pom bensin pertamina mampang prapatan. Ayam geprek di tempat ini juga merupakan ayam geprek yang rasanya paling pas dengan lidah aku dan teman-teman di kantor walaupun belakangan ini udah menurun kualitasnya. Yang kedua yang sering kita pesan adalah dari Ayam Geprek Kriuk Bu Ani. Untuk yang satu ini lokasinya ada di area tempat makan di sebelah kantor pos mampang prapatan, namun aku dan teman-teman biasanya order via Go-Food guys. Dan untuk dua ayam geprek lainnya sejauh ini kita jarang banget mesen karena kurang pas rasanya tapi untuk aku pribadi ayam geprek master jadi pilihan makan siang selesai pulang gereja hehehe
2. Bakso
Bakso menu paling favorit kedua dan biasanya kita kepengen bakso ketika lagi gak pengen makan terlalu banyak juga ketika kita punya banyak waktu luang. Maklum ini lokasinya gak bisa ditempuh pake jalan kaki melainkan harus naik kendaraan. Biasanya kita makan bakso di Bakso Kumis Bidakara. Disana tersedia juga menu pilihan lainnya seperti mie ayam. Nah untuk cadangan bila bakso bidakara gak buka maka kita akan coba makan bakso gondrong di daerah tebet. Untuk bakso gondrong agak kurang nyaman yah tempatnuya karena dia dipinggir jalan dan gak menyediakan meja makan yang cukup memadai.
3. Gado-Gado
Nah ini menu makanan apabila lagi pada bawa makan semua dan aku gak bawa bekal makanan tapi pengen makan. Maka biasanya aku akan beli gado-gado entah mesen sama office boy atau bakalan keluar kantor sendiri untuk beli dan makan di kantor. Aku biasanya kepingin gado-gado karena murah, kenyang, dan isinya sayur semua dimana aku tuh butuh banget yang namanya sayuran. Berhubung pencernaa aku yang kurang bener yah. hahaha
Itulah menu-menu makan favorite ketika jam istirahat kantor hehehe semoga berfaedah yahh...
Minggu, 16 September 2018
Kamis, 06 September 2018
OJEK ONLINE
Ojek online yang kini banyak membantu kebutuhan masayarakat
merupakan hasil prekembangan teknologi
masa kini. Banyak dari kita yang
kegiatan sehari-harinya
bergantung pada layanan ojek online. Provider ojek online yang sering
saya gunakan yaitu GO-JEK dan Grab. Sehari-harinya saya menggunakan ojek online
untuk berpergian dengan fasilitas motor, sesekali menggunakan mobil, sesekali
menggunakan fasilitas layanan antar makanan, dan yang paling jarang adalah
fasilitas pengantaran barang.
Biasanya saya menggunakan ojek motor untuk berpergian main
ataupun ke kampus. Saya sangat jarang memanfaatkan untuk berpergian ke kantor karena
memang lokasi rumah dan kantor yang relative dekat. Nah yang akan saya bahas
disini adalah tentang apa yang biasanya saya lakukan selama perjalan
menggunakan ojek online.
Secara garis besar saya bisa menggolongkan 2 aktivitas
selama menggunakan ojek online yaitu menggunakan smartphone atau tidak
menggunakan smartphone. Ketika saya
menggunakan smartphone biasanya yang saya lakukan adalah melihat maps, hal ini
dikarenakan oleh beberapa factor. Faktor yang biasanya membuat saya harus
membuka maps adalah karena si abang ojek gak tau jalannya atau saya baru
pertama ke tempat yang dituju. Saya juga tipe orang yang gak sadar jalanan jadi
kalau si abang ojek udah gak tau jalannya dan saya pun akan membuka maps
walaupun saya sudah berkali-kali ke tempat yang dituju (suka gak percaya diri
aja, takut salah jalan. Hal kedua yang mungkin saya lakukan menggunakan
smartphone ketika pakai ojek online adalah membuka aplikasi chatting. Biasanya untuk
saling ngabarin sama orang yang bakal ketemua, atau hanya sekedar mengecek
apakah ada pesan masuk. Selain aplikasi chatting biasanya saya membuka aplikasi
Instagram. Membuka aplikasi Instragam sering saya lakukan terutama ketika
kondisi jalanan macet dan sekedar mengusir bosan maka sama membuka timeline
Instagram.
Sedangkan ketika saya tidak memegang smartphone selama
perjalanan bersama ojek online saya akan melihat pemandangan sekeliling ketika
melaju. Alasan saya melakukan hal ini pertama karena memang saya suka melihat
jalanan dan yang kedua saya harus terfokus pada daerah sekitar karena saya
merasa ragu dengan abang ojeknya (entah karena takut diapa-apain sama abangnya
atau abangnya gak aman dalam berkendara). Namun ada hal-hal lain yang saya
lalui ketika berjalan bersama ojek online seperti motor yang saya dapat itu
motor sport tinggi yang benar-benar nungging jadi mau gak mau harus pegangan
sama abangnya kalau gak yaudah bablas ketiup angin (walaupun badan ini besar)
atau saya pernah naik motor dengan rok yang super ketat jadi gak mungkin duduk
menghadap depan alhasil saya harus duduk mengahadap samping sehingga membuat
saya harus pegangan juga ke jok motor kalau gak pas abangnya ngegas bakalan
terbang juga.
Itulah pengalaman saya dan apa saja yang saya lakukan selama
perjalanan menggunakan ojek online J
Langganan:
Postingan (Atom)