Selasa, 18 November 2014
menanti
jika aku lelah
itu bukan salahku
jika aku menyerah
itu bukan salahmu
terlalu sering aku berlari
ketika kau berjalan
terlalu sering aku melangkah
saat kau masih bersiap
lajumu tak sama dengan lajuku
langkahku tak menyerupai langkahmu
lalu..?
jauh aku berdiri menunggu
kau melangkah dari kejauhan
tegak aku menanti kau datang
hingga semua berubah menjadi kejenuhan
terlalu jauhkah aku menetapkan garis finish
atau terlalu cepatkah aku sampai
disini kah aku berhenti
haruskah ku menunggu lebih lama
hingga kau sampai padaku
atau haruskah cerita ini berubah
entah...
jawaban tak pernah terlintas
pikirku tak pernah sampai
hingga hambar hati menanti
Sabtu, 15 November 2014
tunjukanlah
pintu tertutup rapat
aku mengambilkan kunci
namun kau tak membukanya
air terbuka meluap
aku menunjuk keran
tetapi kau tak mematikannya
kotor menghiasi lantai
aku memberikan lap
namun kau terdiam memandangi
aku berusaha
kamu tidak
aku bergerak
kamu mematung
lalu apa lagi yang aku harapkan
bukankah ini milikku sendiri
aku bukanlah peramal
aku juga bukan orang pintar
yang mampu membaca pikiran
tunjukkanlah sesuatu padaku ...
aku mengambilkan kunci
namun kau tak membukanya
air terbuka meluap
aku menunjuk keran
tetapi kau tak mematikannya
kotor menghiasi lantai
aku memberikan lap
namun kau terdiam memandangi
aku berusaha
kamu tidak
aku bergerak
kamu mematung
lalu apa lagi yang aku harapkan
bukankah ini milikku sendiri
aku bukanlah peramal
aku juga bukan orang pintar
yang mampu membaca pikiran
tunjukkanlah sesuatu padaku ...
Rabu, 12 November 2014
milik saya kah? untuk saya kah?
"milik saya kah ini?" "untuk saya kah ini?" mungkin pertanyaan seperti itu pernah muncul di otak kita, atau bila belum mungkin akan muncul di otak kita. contohnya saja saat kita mendengar firman Tuhan dibagikan terkadang kita berfikir untuk saya kah firman ini atau jika kita mengini suatu benda lalu kita bertanya milik saya kah ini suatu hari nanti.
mungkin saya akan membahas pertanyaan kedua terlebih dahulu. jika suatu hal datang pada kita bisa jadi itu untuk kita atau pilihan lain kita hanyalah sebuah "tempat transit" dimana sebenarnya hal itu diperuntukkan bagi orang lain. jika pilihan kedua yang terjadi ada dua kemungkinan, apakah kita mau membagikannya atau kita mengklaim bahwa hal itu untuk kita. biasanya kita akan lebih sering mengklaim bahwa hal itu untuk kita apabila hal yang ada berwujud benda nyata (bisa dilihat atau diraba). namun yang terjadi pada saya saat ini adalah bukanlah hal itu. belakangan ini gereja saya sedang membahas mengenai suatu tema. tentu saja banyak firman yang dibagikan mengenai tema tersebut. namun dilihat dari kehidupan saya mungkin saya merasa saya sudah cukup dalam keadaan baik menjalankan itu tetapi bukan berarti saya sempurna menjalankannya. di sisi lain justru ada beberapa kerabat saya yang mungkin butuh mendengarkan hal ini namun terbatas "aliran" jadi sulit penyampaiannya. saya merasa sebagai "tempat transit". lalu terkadang saya berpikir "kenapa harus saya?" dari sekian banyak orang dari kelompok kami, mengapa saya? dan itu bukan hanya satu orang yang datang namun beberapa. dari jenis cerita yang berbeda namun satu tema. Tuhan mengatur sedemikian rupa. saya kaum minoritas sendiri, mereka berbeda namun saya yang jadi tempat transit. disini saya berfikir bahwa setiap hal yang datang pada kita belum tentu untuk kita namun bisa saja kita yang justru akan membagikannya. berbagi bukan saja pada hal yang tidak dapat dihitung dengan uang (biasanya biar gak rugi), terkadang "rejeki" yang mungkin ada datang pada kita hanya sekedar transit untuk dibagikan pada yang lain. ini positifnya.
lalu pertanyaan yang pertama. setiap orang pasti ingin memiliki sesuatu di hidupnya. mulai dari hal yang sederhana seperti kebutuhannya atau hal besar seperti impiannya. lalu ketika hal itu di depan mata kita akan bertanya milik saya kah ini? bagaimana kalau jawabannya tidak. itu bukan milik kita. kecewa kah kita, akankah pembelaan terlontar sehingga memaksa itu menjadi milik kita. jika kita tetap menginginkannya, egois kah kita? lalu saya berfikir egois kah saya, egois kah saya ketika semua yang saya harapkan tak sesuai dengan semestinya, jika itu bukan milik saya, jika itu tak akan pernah menjadi milik saya? lalu mengapa itu datang di depan mata saya jika tak menjadi milik saya? ini negatifnya.
sekian.
Sabtu, 08 November 2014
kapan?
kata tanya kapan merujuk pada jawaban mengenai waktu. dan menurut gue belakangan ini banyak banget orang yang melontarkan kata tanya seperti itu. mulai dari pertanyaan sederhana sampe pertanyaan yang mungkin gue sendiri gak mampu menjawabnya. contohnya seperti kapan mau jalan, kapan nulis lagi, kapan bawa renungan, kapan mau bla bla bla..
kalau yang masih bisa gue jawab sih enak aja tapi kalau pertanyaan yang gue sendiri gak bisa jawab kadang gue cuma bisa ketawa sambil bertanya sendiri kapan yah? hahaha trus siapa dong yang mau jawab?
hmm salah seorang temen gereja dulu pernah bawa renungan yang intinya segala sesuatu ada waktunya dan menurut gue memang benar walaupun itu jadi jawaban klasik dan terkesan menghindari maksud pertanyaan "kapan" sesungguhnya. tapi sejujurnya memang gue sendiri gak tau kapan dan biasanya ada beberapa faktor yang membuat gue gak tau itu kapan. salah satunya faktor karena itu bukan kuasa gue menentukan kapan terjadinya. terkadang di beberapa kondisi gue hanya bisa menunggu suatu kejadian terjadi tanpa bisa kasi effort lebih agar kejadian itu "dipaksa" lekas terjadi. entah kejadian itu berada di dalam kuasa orang lain, ataupun Tuhan sendiri yang memegang kuasa itu walaupun secara keseluruhan memang Tuhan yang memegang kuasa. tapi kalau yang pinter "you know what i mean" lah.. hahaha
setiap kejadian memiliki waktunya sendiri dan setiap waktu memiliki kejadian yang berbeda. so, semua punya porsinya masing-masing kapan akan terjadi dan akan jauh lebih indah ketika kita membiarkan semuanya berjalan sebagaimana semestinya. namun bukan berarti kata tanya "kapan" tak perlu lagi dilontarkan, mungkin bisa jadi pengingat kita. dan semuanya kembali pada keadaan dan kondisi yang disesuaikan.
have a great moment at the right time guys :)
kalau yang masih bisa gue jawab sih enak aja tapi kalau pertanyaan yang gue sendiri gak bisa jawab kadang gue cuma bisa ketawa sambil bertanya sendiri kapan yah? hahaha trus siapa dong yang mau jawab?
hmm salah seorang temen gereja dulu pernah bawa renungan yang intinya segala sesuatu ada waktunya dan menurut gue memang benar walaupun itu jadi jawaban klasik dan terkesan menghindari maksud pertanyaan "kapan" sesungguhnya. tapi sejujurnya memang gue sendiri gak tau kapan dan biasanya ada beberapa faktor yang membuat gue gak tau itu kapan. salah satunya faktor karena itu bukan kuasa gue menentukan kapan terjadinya. terkadang di beberapa kondisi gue hanya bisa menunggu suatu kejadian terjadi tanpa bisa kasi effort lebih agar kejadian itu "dipaksa" lekas terjadi. entah kejadian itu berada di dalam kuasa orang lain, ataupun Tuhan sendiri yang memegang kuasa itu walaupun secara keseluruhan memang Tuhan yang memegang kuasa. tapi kalau yang pinter "you know what i mean" lah.. hahaha
setiap kejadian memiliki waktunya sendiri dan setiap waktu memiliki kejadian yang berbeda. so, semua punya porsinya masing-masing kapan akan terjadi dan akan jauh lebih indah ketika kita membiarkan semuanya berjalan sebagaimana semestinya. namun bukan berarti kata tanya "kapan" tak perlu lagi dilontarkan, mungkin bisa jadi pengingat kita. dan semuanya kembali pada keadaan dan kondisi yang disesuaikan.
have a great moment at the right time guys :)
Senin, 03 November 2014
denganmu
denganmu terajut impian indah dimasa depan
denganmu terukir kisah manis saat ini
dan denganmu terlukis masa lalu untuk dinikmati
hidupku penuh karya bersamamu
hariku lengkap dengan cerita bersamamu
dan waktuku tak terbuang sia-sia bersamamu
kamu layaknya penuntunku untuk melangkah lebih jauh
kamu bagaikan penghibur disaat aku terjatuh
dan kamu seperti pemandu sorak yang selalu memberi semangat
udara, air terasa cukup bagiku
namun takkan lengkap tanpamu
makan, minum memuaskanku
namun bukanlah hatiku
dan saat ini bahagiaku adalah berasa disisimu
Sabtu, 18 Oktober 2014
saat bahagia
aku tau
kamu pun tau
kita tau tentang kita
namun...
bukan berarti aku tau kamu
dan bukan artinya kamu tau aku
aku menutupinya
kamu menyembunyikannya
semua bagai rahasia
misteri tak terpecahkan
tetapi bukan aku tidak menebak
serta kamu tidak mengira
bukan aku tidak berharap
serta kamu tidak berkeinginan
aku, kamu hanya butuh ini
saat bahagia ada bersama kita
kamu pun tau
kita tau tentang kita
namun...
bukan berarti aku tau kamu
dan bukan artinya kamu tau aku
aku menutupinya
kamu menyembunyikannya
semua bagai rahasia
misteri tak terpecahkan
tetapi bukan aku tidak menebak
serta kamu tidak mengira
bukan aku tidak berharap
serta kamu tidak berkeinginan
aku, kamu hanya butuh ini
saat bahagia ada bersama kita
Minggu, 12 Oktober 2014
hujan
titik demi setitik hujan turun membasahi bumi
tanah yang tandus kembali basah
panas yang menyengat
tergantikan udara sejuk yang menyenangkan
langkah demi selangkah
kita mengukir kisah bersama
hati yang tertutup kembali terbuka
sepi yang mencekam
tergantikan kasih dan sayang
hujan bagaikan dua mata sisi uang
disatu sisi memberi kesuburan
disisi yang lain banjir mengancam
cinta pun demikian
memberi kisah manis sebagai pembuka
dan tantangan menghadang dalam perjalanan
namun aku memilih berada di tengah hujan yang menyejukanku
seperti membiarkan cinta mengalir membasahi hatiku
tanah yang tandus kembali basah
panas yang menyengat
tergantikan udara sejuk yang menyenangkan
langkah demi selangkah
kita mengukir kisah bersama
hati yang tertutup kembali terbuka
sepi yang mencekam
tergantikan kasih dan sayang
hujan bagaikan dua mata sisi uang
disatu sisi memberi kesuburan
disisi yang lain banjir mengancam
cinta pun demikian
memberi kisah manis sebagai pembuka
dan tantangan menghadang dalam perjalanan
namun aku memilih berada di tengah hujan yang menyejukanku
seperti membiarkan cinta mengalir membasahi hatiku
Selasa, 30 September 2014
september
september ceria! ini slogan udah terkenal dimana-mana dan gue seneng banget karena september adalah bulan spesial buat gue. bulan kelahiran gue dan nyokap gue. kalau post sebelumnya gue sudah mengulas ulang tahun gue di tahun ini maka kali ini gue akan mengulas september tahun ini buat gue.
dan mohon maaf kalau misalnya ada yang baca keluh kesah gue disini sampai memiliki pandangan kurang menyenangkan tentang gue tapi gue cuma mau bilang "ketika kata tak lagi mampu terucap dan hati memaksa mengeluarkan semua ceritanya hanya tulisanlah yang mampu membendungnya".
gue mengucap syukur sekali Tuhan tambahkan umur buat gue dan gue harap hikmat, kedewasaan semakin Tuhan berikan ke gue dan mengucap syukur kalau Tuhan mengurangi jatah hidup gue di dunia fana ini (*halah). tapi rasanya syukur gue ini tertutup dengan banyak tantangan yang harus dihadapi. gue gak mau bohong dengan tetap mengatakan "
talk about your blessing more than talk about your problem".. gue merasa beban gue bulan ini berat banget. otak mesti kebagi-bagi buat tugas kuliah yang numpuk tiap harinya, buat acara kampus dimana gue panitianya (walaupun cuma panitia oprec dan gak sibuk-sibuk amat), buat lomba pkm atau papi yang harus gue lewatin, biaya hidup gue yang melonjak semester ini karena beberapa hal kaya brefet pajak yang selangit itu bayarnya, kemudian UAS MYOB yang gak ngerti lagi kenapa gue bayar sendiri padahal udah UKT, serta uang buku yang kebanyakan gak mau gue bebanin ke bokap, dan yang paling berat adalah buat pelayanan gue.
entah di pelayanan gue merasa campur aduklah. merasa gue berdiri sendiri tanpa ada unity dalam melayani, merasa gue gak dihargain, sedih ngeliat adik-adik gue yang sebegitunya sama gue padahal kalau kalian tau gue sayang banget sama kalian. gue mengucap syukur Tuhan kasi kalian karena jujur kalian kaya adik gue dan gue anak tunggal yang gak pernah ngerasain saudara kandung dan dapet kalian tuh sebenernya anugerah. tapi? gue capek ngadepin kalian. gak mudah untuk ngertiin kalian satu-satu. satu aja susah apalagi banyak? gue gak mau kasar tapi kalau dihalusin kalian tuh gak pernah dengerin gue. rasanya mau bilang "kalian maunya apa? aku mesti ngertiin kalian gimana lagi?" tapi tetep aku gak bisa benci sama kalian. huuuuh sampe keluar pertanyaan macam " bener gak Tuhan nempatin gue disini?" sampe ada yang menjawabnya dengan kata-kata "you have heart.. it answers all of your question.." dan gue mikir sampe sekarang iya yah? kalau iya kenapa berat banget? dan karena masalah ini gue nangis seharian, gak nafsu makan seharin dan makan sekali doang, mata bengkak, hidung mampet, kepala pusing. dan seinget gue, gue nangis kaya begitu itu terakhir pas nyokap gak ada. rasanya sama beratnya ngadepin masalah ini. dan tetiba gue keinget kata-kata priska pas ulang tahun kemarin "you born to be something". gue lahir untuk menjadi sesuatu dan gue yakin pasti suatu yang berharga dimata Tuhan. ahhh lagi-lagi mau mengucap syukur, ditengah-tengah banyaknya orang yang dateng kalau butuh doang ada orang yang dateng saat gue butuh tanpa diminta dan orang yang selalu support gue terus.. sayang kalian lah pokoknya.
dan di bulan ini secara keseluruhan gue banyak jatuhnya tapi banyak yang menggandeng gue untuk bangkit. banyak pelajaran yang gue dapet entah dari firman yang ditabur, dari semua sikap orang sekeliling gue, dari semua kejadian yang harus gue lewatin. intinya harus semangat, gak boleh banyak ngeluh, mengucap syukur dalam segala hal, melayani jangan pandang manusia tapi lihat Tuhan,dan yang selalu gue pegang ngadepin segudang tantangan di kampus "Tuhan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan ekor...."
Rabu, 24 September 2014
suku apakah saya?
gue adalah keturunan jawa tulen, secara bokap nyokap gue berasal dari jawa. kalau ibu gue berasal dari daerah madiun tapi lahir di bondowoso (sebenernya gue gak tau perbedaan dua nama itu) yah intinya dari jawa timur lah yah, sedangkan bokap gue itu berasal dari purworejo jawa tengah. jadi seharusnya muka gue ini mencerminkan kejawa-jawaan atau orang suka sebut jawir. tapi apa yang terjadi? gue jarang banget dibilang orang jawa atau orang nebak gue adalah orang jawa pada saat kita baru kenalan. mereka semua punya anggapan gue berasal dari daerah lain atau langsung nyebut sukunya. dan 3 suku teratas yang menjadi dugaan para kenalan baru gue adalah batak, chinese, dan manado.
yang paling sering adalah orang menyangka gue orang batak. gue gak ngerti darimana orang biasanya nyebut gue orang batak. apa muka gue yang judes? atau muka gue sangar? tapi muka orang batak gak semuanya sangar kok. tapi biasanya orang yang abis kenalan sama gue dia langsung nebak "orang batak yah?" hmmm tapi secara survei ke temen-temen gue yang sudah mengenal gue, mereka juga bilang emang kaya orang batak dan waktu mereka memilih untuk tidak menebak diawal perkenalan kita ternyata mereka juga menebak batak sampe akhirnya mereka tau gue dari jawa.
bahkan ada temen kampus gue yang nyokapnya batak dan bokapnya bali, trus temen gue itu cerita ke nyokapnya kalau punya temen muka batak banget tapi aslinya jawa. trus kata temen gue, nyokapnya gak percaya gitu kalau gue jawa dan bilang kalau muka gue batak banget. ada lagi kerabat gue yang nikah sama orang batak dan waktu gue masuk ke lingkungan dia entah gerejanya atau temen-temennya pasti mereka menyangka gue adik suaminya atau sepupu suaminya. sampe akhirnya dia bilang ke gue dalam candaan "mungkin jodoh lo orang batak kali, jadi Tuhan sudah genapi firmanNya lewat wajah lo" yekali dah.. hahaha walaupun dulu waktu kecil pernah bercita-cita nikah sama orang batak biar bisa nambah panjang nama gue. hahaha *sepele banget* intinya sih gue masih gak ngerti muka gue batak darimananya.
yang kedua adalah chinese. nyokap gue sih emang asli putihnya dan matanya rada sipit, udah gitu rambutnya juga tipis jatuh kaya orang chinese.trus kakek dari nyokap itu juga kaya engkoh-engkoh chinese gitu (katanya sih ada keterunan chinese tapi ada beberapa tante gue yang bilang dia jawa asli, mboh lah). tapi bokap gue itu item, perawakan tinggi, dan muka jawa banget. secara anak perempuan seharusnya gue lebih condong ke bokap tetapi kata nyokap gue dulu, gue itu perpaduan yang baik-baik. gue termasuk tinggi dibandikan kalau ikut nyokap, gue gak item mutlak kaya bokap tapi gue juga gak putih (kopi susulah nyokap gue nyebutnya), rambut gue tebel kaya bokap, alis sama bulu mata juga ada kaya bokap gak kaya nyokap gak keliatan, bola mata coklat (kalau diliat secara detail) ngikutin nyokap, mata gak belo banget tapi gak sipit banget tapi kalau foto kadang suka jadi sipit. tapi itu semua gak mendukung gue dibilang chinese loh. mereka kadang cuma ngeliat gue rada putih (padahal gak, padahal item :( ) dan mata yang sipit gak belok gak ini, lalu menyangka gue chinese. hayah di Indonesia ini jauh lebih banyak yang patut dibilang chinese dibandingkan gue. waktu di rumah makan dibilang chinese sama bapak-bapaknya, waktu ke rumah duka yang isinya chinese ada yang nyeletuk " taruh vira paling depan, seenggak dia sipit jadi kita gak keliatan banget bedanya sama mereka" yah gak taulah yah, ini paling konyol sih dibilang chinese karena jauh dari perkiraan.
yang terakhir adalah menado. ini paling gak bisa gue jelaskan, absurdlah pokonya. kenapa gue dibilang menado secara orang menado tuh biasanya cakep-cakep trus putih-putih juga kaya belanda gitu. nah gue? gue jauh dari kriteria itu sampe akhirnya ada temen gereja yang bilang kalau ada menado item juga kok ka. oke gue item dan oke disangka menado. ini alasan paling gak banget..
apa pun yang terjadi gue jawa kok, jawa asli dan gue bangga. hahaha sekian.
yang paling sering adalah orang menyangka gue orang batak. gue gak ngerti darimana orang biasanya nyebut gue orang batak. apa muka gue yang judes? atau muka gue sangar? tapi muka orang batak gak semuanya sangar kok. tapi biasanya orang yang abis kenalan sama gue dia langsung nebak "orang batak yah?" hmmm tapi secara survei ke temen-temen gue yang sudah mengenal gue, mereka juga bilang emang kaya orang batak dan waktu mereka memilih untuk tidak menebak diawal perkenalan kita ternyata mereka juga menebak batak sampe akhirnya mereka tau gue dari jawa.
bahkan ada temen kampus gue yang nyokapnya batak dan bokapnya bali, trus temen gue itu cerita ke nyokapnya kalau punya temen muka batak banget tapi aslinya jawa. trus kata temen gue, nyokapnya gak percaya gitu kalau gue jawa dan bilang kalau muka gue batak banget. ada lagi kerabat gue yang nikah sama orang batak dan waktu gue masuk ke lingkungan dia entah gerejanya atau temen-temennya pasti mereka menyangka gue adik suaminya atau sepupu suaminya. sampe akhirnya dia bilang ke gue dalam candaan "mungkin jodoh lo orang batak kali, jadi Tuhan sudah genapi firmanNya lewat wajah lo" yekali dah.. hahaha walaupun dulu waktu kecil pernah bercita-cita nikah sama orang batak biar bisa nambah panjang nama gue. hahaha *sepele banget* intinya sih gue masih gak ngerti muka gue batak darimananya.
yang kedua adalah chinese. nyokap gue sih emang asli putihnya dan matanya rada sipit, udah gitu rambutnya juga tipis jatuh kaya orang chinese.trus kakek dari nyokap itu juga kaya engkoh-engkoh chinese gitu (katanya sih ada keterunan chinese tapi ada beberapa tante gue yang bilang dia jawa asli, mboh lah). tapi bokap gue itu item, perawakan tinggi, dan muka jawa banget. secara anak perempuan seharusnya gue lebih condong ke bokap tetapi kata nyokap gue dulu, gue itu perpaduan yang baik-baik. gue termasuk tinggi dibandikan kalau ikut nyokap, gue gak item mutlak kaya bokap tapi gue juga gak putih (kopi susulah nyokap gue nyebutnya), rambut gue tebel kaya bokap, alis sama bulu mata juga ada kaya bokap gak kaya nyokap gak keliatan, bola mata coklat (kalau diliat secara detail) ngikutin nyokap, mata gak belo banget tapi gak sipit banget tapi kalau foto kadang suka jadi sipit. tapi itu semua gak mendukung gue dibilang chinese loh. mereka kadang cuma ngeliat gue rada putih (padahal gak, padahal item :( ) dan mata yang sipit gak belok gak ini, lalu menyangka gue chinese. hayah di Indonesia ini jauh lebih banyak yang patut dibilang chinese dibandingkan gue. waktu di rumah makan dibilang chinese sama bapak-bapaknya, waktu ke rumah duka yang isinya chinese ada yang nyeletuk " taruh vira paling depan, seenggak dia sipit jadi kita gak keliatan banget bedanya sama mereka" yah gak taulah yah, ini paling konyol sih dibilang chinese karena jauh dari perkiraan.
yang terakhir adalah menado. ini paling gak bisa gue jelaskan, absurdlah pokonya. kenapa gue dibilang menado secara orang menado tuh biasanya cakep-cakep trus putih-putih juga kaya belanda gitu. nah gue? gue jauh dari kriteria itu sampe akhirnya ada temen gereja yang bilang kalau ada menado item juga kok ka. oke gue item dan oke disangka menado. ini alasan paling gak banget..
apa pun yang terjadi gue jawa kok, jawa asli dan gue bangga. hahaha sekian.
Selasa, 16 September 2014
19
sebenernya ini antara menyenangkan dan menyedihkan sih karena ini adalah ulang tahun ke 19, umur terakhir sebagai teenager dan tahun depan sudah ganti kepala umurnya. hahaha dan ulang tahun kali ini sebenernya pengen gue lewatin begitu saja *jujur dalam hati nih karena buat gue tiap hari juga Tuhan itu sudah menambahi umur gue, hanya saja manusia terbiasa menghitungnya genap tahunan. tapi gue bersyukur sih masih banyak orang yang inget ulang tahun gue walau gak banyak banget yang inget serta memberi selamat dan itu membuat gue berfikir bahwa merekalah yang mungkin menjadi "orang-orang berkualitas" di hidup gue. ini bukan berarti bokap gue bukan orang yang gak berkualitas di hidup gue yah masalahnya gue yakin dia inget tapi seperti biasa yang telah gue alami dia gak kasi ucapan. hahaha *entah ini gue yang udah mengerti akan sikap dia atau memang sudah terbiasa. tapi gue tau kok apapun yang terjadi, dia sayang sama gue. hahaha sudahlah ini bukan cerita sedih tapi ini cerita bahagia gue.. serius gue bahagia karena gue gak berekspektasi banyak di hari ulang tahun gue tapi gue dapet banyak pelajaran, kejutan, dan terutama perhatian orang-orang sekitar gue.
oke ini berawal dari h-1 ulang tahun gue, sudah ada yang mengingat bahkan kalau besok gue akan ulang tahun especially ka ella yang bahkan ngitungin tinggal berapa jam lagi gue berulang tahun. trus ketika gue memilih tidur dan melewati 00:00 14/09/2014 ternyata ada yang ngucapin jam 00:38 yaitu ka pras.. thanks yah ka jadi orang pertama. kemudian paginya gue berlaku seperti biasa dan berhubung hari minggu yah gue bersiap berangkat ke gereja. di gereja juga pada biasa aja dan sambil mengecek pesan whatssap yang masuk ada satu ucapan dari priska yang hampir buat gue menangis di gereja... gue akan kasi tunjuk tulisannya..
"Happy 14th of September my super lovely friend Happy 19th birthday!!!.... selalu bersyukur & ingat kalo lo itu berharga! You born to be something!!! Jangan pernah ngerasa sendirian jg ya vir atau ngerasa paling buruk/apalah yg lainnya.. You are not alone hahaha .... Love you to the moon and back piraun temen yg paling2!
Tuhan memberkati"
itu kutipan sedikitnya sih tapi aslinya lumayan panjangan. dan asli itu menohok sih kata-katanya. walau kita sekarang udah pisah dan gue jarang banget ngumpul sama dia tapi dia tetep peduli walau sikapnya kadang cuek. i always love u priss dan sayangnya gue gak dapet kado sambel goreng kentang ati ampela buatan nyokapnya lagi kaya tahun kemaren. hihihi
sesudah itu ucapan di line juga banyak yang masuk terutama di group taradiseable walau gak semua ngucapin tapi tardis (temen-temen sma) adalah yang paling susah dilupakan. ada yang chat pribadi ada juga yang digroup.. dan bahkan ada yang ngirimin voicenote buat gue nyanyiin happy birthday.. thanks lydsay temen kece yang suka selfie pake hape orang..
ohh yaah gak lupa dong Tumbila yang paling gila ngasi ngucapan digroup maupun path maupun twitter. Tumbila ini adalah sekumpulan manusia toa masjid dengan jumlah anggota 8 orang termasuk gue. nama anggotanya adalah erna,made, mega, afifah, velika, meirine, putri,dan gue. mereka ngeshare foto-foto aib gue yang selama satu tahun ini mereka dapatkan ketika bersama dengan gue. gak cuma itu sih sebenernya, mereka juga frontal di medsos ngasi ucapnnya dan thanks yah :( hahaha
dan ketika gue remaja di gereja seperti tahun kemarin gue dicuekin dong sama mereka-mereka dan yah yang paling judes seperti biasa lagi adalah bonbon dan iyos, udah biasa sih jadi gue judesin balik. walau tetep aja gue dikerjain suruh gulung-gulung tiker sendirian dan mereka malah nyantai-nyantai aja. gue sebel dong dan gue masuk ke ruang ibadah umum sama bokap dan ketika bokap pulang gue masih ikut rapat sampe siang. gue udah rada curiga kenapa kezia yang bilang mau balik tapi masih ada dibelakang dan pas rapat selese semua anak-anak (ka ella, kezia, iyos, bonbon, gelion, bayu, mbak erna, ka pras, dll) udah gak ada. gue memtuskan untuk langsung pulang dan gak mau makan dulu tapi nyatanya gue dihalangi dan mbak ari yang gue tidak menyangka dia akan nyeplokin telor (karena tangannya gak dibelakang) justru orang pertama. abislah gue disana bahkan handphone dan tas gue pun jadi korban. makasi banyak yah udah bikin gue kaya adonan kue. makasi ka pras jadi sumber dana seharusnya biar lebih bermanfaat dibikin risol aja di mbak ari daripada dibuang-buang. dan yang paling-paling adalah gelion kenapa lo nyiram gue pake air langsung dari bak? gue mandi juga gak gitu caranya -.- tapi terima kasih.. sekali lagi terima kasih buat kalian semuanya :)
yah setelah diceplokin itu gue terpaksa mandi digerja dan mengenakan baju mbak ari yang kegedean itu dan pulang rada sorean karena ngeringin rambut dulu. sisanya gak begitu ada kejadian spesial karena gue tugas singer dan melawat orang tua orang gereja gue yang meninggal dan gue baru pulang setengah 1 malam. esokannya gue pusing jadi bawaannya uring aja di kampus plus gue didiemin sama anak-anak Tumbila. sampai pada akhirnya mereka kasi gue kejutan kue ulang tahun dan nyanyiin gue. makasi yah bil :* makasi ngana-ngana ngasi kue yang masih ada harganya.. cuma lo lo pada yang begitu.
dan itulah singkatnya cerita ulang tahun gue yang ke 19 tapi tidak sesingkat kehidupan gue selama 19 tahun dan tidak sesingkat makna yang ada.. terima kasih semuanya, terima kasih menjadi bagian dari 19 tahun kehidupan gue dan terima telah memberi makna yang begitu banyak..
oke ini berawal dari h-1 ulang tahun gue, sudah ada yang mengingat bahkan kalau besok gue akan ulang tahun especially ka ella yang bahkan ngitungin tinggal berapa jam lagi gue berulang tahun. trus ketika gue memilih tidur dan melewati 00:00 14/09/2014 ternyata ada yang ngucapin jam 00:38 yaitu ka pras.. thanks yah ka jadi orang pertama. kemudian paginya gue berlaku seperti biasa dan berhubung hari minggu yah gue bersiap berangkat ke gereja. di gereja juga pada biasa aja dan sambil mengecek pesan whatssap yang masuk ada satu ucapan dari priska yang hampir buat gue menangis di gereja... gue akan kasi tunjuk tulisannya..
"Happy 14th of September my super lovely friend Happy 19th birthday!!!.... selalu bersyukur & ingat kalo lo itu berharga! You born to be something!!! Jangan pernah ngerasa sendirian jg ya vir atau ngerasa paling buruk/apalah yg lainnya.. You are not alone hahaha .... Love you to the moon and back piraun temen yg paling2!
Tuhan memberkati"
itu kutipan sedikitnya sih tapi aslinya lumayan panjangan. dan asli itu menohok sih kata-katanya. walau kita sekarang udah pisah dan gue jarang banget ngumpul sama dia tapi dia tetep peduli walau sikapnya kadang cuek. i always love u priss dan sayangnya gue gak dapet kado sambel goreng kentang ati ampela buatan nyokapnya lagi kaya tahun kemaren. hihihi
sesudah itu ucapan di line juga banyak yang masuk terutama di group taradiseable walau gak semua ngucapin tapi tardis (temen-temen sma) adalah yang paling susah dilupakan. ada yang chat pribadi ada juga yang digroup.. dan bahkan ada yang ngirimin voicenote buat gue nyanyiin happy birthday.. thanks lydsay temen kece yang suka selfie pake hape orang..
ohh yaah gak lupa dong Tumbila yang paling gila ngasi ngucapan digroup maupun path maupun twitter. Tumbila ini adalah sekumpulan manusia toa masjid dengan jumlah anggota 8 orang termasuk gue. nama anggotanya adalah erna,made, mega, afifah, velika, meirine, putri,dan gue. mereka ngeshare foto-foto aib gue yang selama satu tahun ini mereka dapatkan ketika bersama dengan gue. gak cuma itu sih sebenernya, mereka juga frontal di medsos ngasi ucapnnya dan thanks yah :( hahaha
dan ketika gue remaja di gereja seperti tahun kemarin gue dicuekin dong sama mereka-mereka dan yah yang paling judes seperti biasa lagi adalah bonbon dan iyos, udah biasa sih jadi gue judesin balik. walau tetep aja gue dikerjain suruh gulung-gulung tiker sendirian dan mereka malah nyantai-nyantai aja. gue sebel dong dan gue masuk ke ruang ibadah umum sama bokap dan ketika bokap pulang gue masih ikut rapat sampe siang. gue udah rada curiga kenapa kezia yang bilang mau balik tapi masih ada dibelakang dan pas rapat selese semua anak-anak (ka ella, kezia, iyos, bonbon, gelion, bayu, mbak erna, ka pras, dll) udah gak ada. gue memtuskan untuk langsung pulang dan gak mau makan dulu tapi nyatanya gue dihalangi dan mbak ari yang gue tidak menyangka dia akan nyeplokin telor (karena tangannya gak dibelakang) justru orang pertama. abislah gue disana bahkan handphone dan tas gue pun jadi korban. makasi banyak yah udah bikin gue kaya adonan kue. makasi ka pras jadi sumber dana seharusnya biar lebih bermanfaat dibikin risol aja di mbak ari daripada dibuang-buang. dan yang paling-paling adalah gelion kenapa lo nyiram gue pake air langsung dari bak? gue mandi juga gak gitu caranya -.- tapi terima kasih.. sekali lagi terima kasih buat kalian semuanya :)
yah setelah diceplokin itu gue terpaksa mandi digerja dan mengenakan baju mbak ari yang kegedean itu dan pulang rada sorean karena ngeringin rambut dulu. sisanya gak begitu ada kejadian spesial karena gue tugas singer dan melawat orang tua orang gereja gue yang meninggal dan gue baru pulang setengah 1 malam. esokannya gue pusing jadi bawaannya uring aja di kampus plus gue didiemin sama anak-anak Tumbila. sampai pada akhirnya mereka kasi gue kejutan kue ulang tahun dan nyanyiin gue. makasi yah bil :* makasi ngana-ngana ngasi kue yang masih ada harganya.. cuma lo lo pada yang begitu.
dan itulah singkatnya cerita ulang tahun gue yang ke 19 tapi tidak sesingkat kehidupan gue selama 19 tahun dan tidak sesingkat makna yang ada.. terima kasih semuanya, terima kasih menjadi bagian dari 19 tahun kehidupan gue dan terima telah memberi makna yang begitu banyak..
Selasa, 09 September 2014
sang burung kecil
ku lihat seekor burung kecil hinggap di sebuah sarang. ia terlihat terkejut mendapati sarang yang kemungkinan besar adalah sarangnya telah berpenghuni oleh seekor anak burung serta induknya. sepertinya burung kecil ini sudah tak lagi memiliki induk dan tinggal sendiri dalam sarangnya. sang induk dan anak burung yang ada dalam sarangnya tak menghalangi ia untuk tetap berada dalam sarangnya. sang induk tersebut membiarkan burung kecil itu tinggal bersama mereka.
namun sang induk tak pernah bersikap manis pada burung kecil, ia hanya memberi perhatian pada anaknya. anak sang induk pun terlihat tak sebaik awalnya. ia anak yang pemalas, nakal, bahkan suka melawan induknya. sejak itu terjadi kehidupan burung kecil pun berubah. ia tak lagi sedamai dahulu bersama induknya atau setidaknya menikmati hidup sendiri tanpa sang induk atau siapapun di sarangnya.
sang burung kecil pun lebih suka terbang menjelajahi taman sekitar sarangnya dibandingkan beristirahat dalam sarangnya. ia merasa terhimpit, ia merasa jenuh, ia merasa tak tahan lagi dengan sarang barunya. ketika terlintas meninggalkan sarangnya dan pergi membuat sarang baru, burung kecil teringat bahwa masa-masa indah bersama induknya ada pada sarang itu. masa-masa ia dibimbing dan diajar bertumbuh bersama induknya melekat pada sarangnya.. ia pun merasa ia belum cukup besar untuk mencari tempat berlindung baru di lingkungan lain yang mungkin akan menakutkan baginya. akan banyak tantangan diluar sana. lalu akankah burung ini akan mendapatkan kebahagiannya kembali? atau selamanya ia harus bertahan pada situasi yang membuatnya tertekan? ahhh burung kecil, aku yakin engkau lebih kuat daripada yang ku lihat.. bertahanlah hingga kebahagiaan datang padamu atau jika itu tidak pernah terjadi biarlah Penciptamu tau apa yang terbaik untukmu :)
namun sang induk tak pernah bersikap manis pada burung kecil, ia hanya memberi perhatian pada anaknya. anak sang induk pun terlihat tak sebaik awalnya. ia anak yang pemalas, nakal, bahkan suka melawan induknya. sejak itu terjadi kehidupan burung kecil pun berubah. ia tak lagi sedamai dahulu bersama induknya atau setidaknya menikmati hidup sendiri tanpa sang induk atau siapapun di sarangnya.
sang burung kecil pun lebih suka terbang menjelajahi taman sekitar sarangnya dibandingkan beristirahat dalam sarangnya. ia merasa terhimpit, ia merasa jenuh, ia merasa tak tahan lagi dengan sarang barunya. ketika terlintas meninggalkan sarangnya dan pergi membuat sarang baru, burung kecil teringat bahwa masa-masa indah bersama induknya ada pada sarang itu. masa-masa ia dibimbing dan diajar bertumbuh bersama induknya melekat pada sarangnya.. ia pun merasa ia belum cukup besar untuk mencari tempat berlindung baru di lingkungan lain yang mungkin akan menakutkan baginya. akan banyak tantangan diluar sana. lalu akankah burung ini akan mendapatkan kebahagiannya kembali? atau selamanya ia harus bertahan pada situasi yang membuatnya tertekan? ahhh burung kecil, aku yakin engkau lebih kuat daripada yang ku lihat.. bertahanlah hingga kebahagiaan datang padamu atau jika itu tidak pernah terjadi biarlah Penciptamu tau apa yang terbaik untukmu :)
Kamis, 04 September 2014
seruan rindu
wajahmu tak lagi dapat ku pandang
suaramu tak lagi ku dengar
pelukanmu tak lagi ku rasakan
bahkan belaianmu tak lagi menyentuhku
kau jauh disana
tersenyum memandangiku
bahagia karena bahagiaku
dan menangis karena dukaku
alam memisahkan raga kita
membentangkan jarak yang tak dapat ditempuh
namun jiwaku s'lalu merindu
dan kita hanya bertemu dalam mimpi
tak ku sesali waktu yang ku alami ini
tak ku minta kembali pada masanya
aku hanya.. hanya.. ingin semua tau
selalu ada ruang baginya di hati
satu pun tak akan menggesernya
apapun tak pernah bisa menggantikannya
dan sesuatu pun tak dapat menghapuskannya dalam hidupku
andai seruan rinduku ini sampai padanya
aku tersenyum bahagia karenanya
ibu...
Selasa, 02 September 2014
ketakutan masa kecil
hallo september. kata orang sih september itu ceria. semoga bulan ini gue ceria apalagi mau masuk kuliah semester tiga. yeay!
keceriaan itu biasanya identik sama anak kecil. anak kecil itu lucu, polos, dan gak terlalu banyak hal yang dipikirkan jadi mereka itu lebih gampang ceria. tapi di masa kecil ada beberapa anak yang memiliki ketakutan terhadap hal-hal tertentu dan salah satunya adalah gue. sewaktu gue kecil gue punya beberapa hal yang gue takutin, dan sepertinya yang gue inget jumlahnya ada 5. jadi gue akan bahas itu sekarang.
5. ke kamar mandi sendirian
di urutan kelima, yang gue takutin adalah ke kamar mandi sendirian. tapi yang gue maksud disini adalah ke kamar mandi sendirian tengah malam pas lagi tidur. berhubung dulu gue tidur di kamar depan bersama kedua orang tua gue dan kamar mandi dibelakang, serta rumah gue yang gelap gulita kalau tengah malam (karena gak bisa tidur kalau gak semua lampu dimatiin) maka ini hal yang paling gue takutin. gue pasti akan ngebangunin salah satu dari kedua orang tua gue untuk nemenin dan yang paling setia adalah bokap. cuma kalau misalnya gue beneran lagi males dan sangking gak beraninya gue akan memilih menahan sampe pagi dengan resiko terbesar adalah ngompol di celana. yah dan lo tau lah pasti pagi-paginya kena semprot karena kasurnya basah. sebenernya yang gue takutin adalah mungkin ada setan atau apalah secara rumah gue deket kuburan dan mental gue masih penakut banget, jadi yah begitulah. dan dengan berkembangnya pengetahuan gue tentang Tuhan, salah satu cara gue menangani rasa takut gue yang ini adalah dengan nyanyi "dalam nama Yesus (2x) ada kemenangan.. dalam nama Yesus (2x) iblis dikalahkan.." gue lupa itu judulnya apa.. pokoknya gue pasti nyanyi itu dengan buru-buru melakukan pipis kilat.
4. dikunciin di kamar mbah
nah ketakutan yang ini gue alami setelah mbah gue meninggal. kamar tengah yang dulunya dipake mbah akhirnya gak pernah dipake dan dijadiin gudang gitu (sekarang kamar gue). nah waktu jadi gudang, gue paling takut dikunciin disitu. apalagi kalau gue bandel dan gak dengerin nyokap, senjata ampuh biar gue minta ampun tuh yah dengan masukin gue kesana dan gue akan nangis kejer minta ampun. yah penyebab utamanya masih sama karena gue takut ada mbah gue disana dalam wujud lain. soalnya gue adalah cucu kesayangan mbah dan waktu mbah mau gak ada, dia nyebut nama gue sampe lidahnya terus memendek.
3. boneka barbie tanpa kepala
secara gue anak perempuan yang normal maka sewaktu kecil gue suka banget main boneka dan salah satunya adalah boneka barbie. cuma barbie akan berubah menjadi musuh besar gue yang membuat gue takut ketika dia gak pake baju dan kepalanya terlepas dari badannya. gue lebih takut sih sama bdan yang tanpa kepala, dibandingkan kepalanya aja. untuk yang satu ini gue gak tau kenapa gue bisa takut. tapi dulu tante gue pernah iseng ngejatuhin barbie tanpa kepala dari atas lemari pas gue ngelewatin lemari itu, alhasil gue nangis jejeritan ngeliat itu boneka.
2. suara petir
nah diposisi ini gue takut banget sama yang namanya petir atau gledek atau gluduk atau apalah itu sebutannya. gue juga gak ngerti kenapa gue bisa takut, yang jelas ketika anak kecil akan sangat bahagia ketika hujan turun dan mereka mandi hujan, gue akan ketakutan kalau ada petir menyambar. makanya itu salah satu alasan kenapa semasa kecil gue gak pernah mandi hujan dan gue kadang suka iri kalau ngeliat anak kecil mandi hujan. satu-satunya yang membuat gue merasa aman dari ketakutan ini adalah dengan ngumpet dipelukan nyokap gue. pokoknya kalau udah dipeluk berasa aman dan biasanya nyokap bakalan tutup telinga gue supaya gak denger. namun dilain sisi petir adalah senjata lain nyokap kalau gue lagi bandel. tinggal nyeret gue ke teras rumah dan ngunciin gue di luar rumah sampe gue nangis jejeritan dan minta ampun. gue akan menyerah dan gedor-gedor pintu supaya bisa masuk dengan imbalan janji gak akan nakal lagi.
1. riasan pengantin
dan diposisi teratas adalah riasan pengantin. ketakutan ini bermula disaat gue kecil (gue lupa umur berapa tapi yang pasti belum sekolah), jadi waktu itu sepupu gue nikahan dan sebelum nyokap bokap dirias jadi among tamu, gue terlelap tidur jadi gue gak tau proses make up nya. udah gitu pas gue bangun nyari nyokap, nyokap gue udah berubah mengenakan kebaya dan riasan ala jawa, alhasil karena kaget atau gimana gue nangis kejer ngeliat tampilan nyokap yang kaya gitu. dan dampaknya adalah gue paling takut ngeliat pengantin terutama cewe. jadi kalau dulu kondangan,gue akan menolak secara keras untuk salaman ke atas pelaminan. gue akan lebih memilih nunggu dibawah pelaminan sampai nyokap dan bokap selesai. ketakutan ini berkepanjangan pokoknya, sampai lulus sd deh baru hilang. dan lebih terkesan bodohnya lagi sebenernya gue gak pernah takut liat gue dirias kaya gitu apalagi kalau acara kartinian tapi tetep aja gue takut kalau liat pengantin dan secara nyokap gue lulusan les tata rias tapi anaknya takut sama riasan pengantin..
yak itulah ketakutan-ketakutan yang gue hadapi semasa gue kecil dan udah gak lagi kok.. sueer deh udah gak sekarang.. hehe
Rabu, 27 Agustus 2014
pasangan
ceritanya tanggal 23 kemarin gue menghadiri acara pernikaha temen lama bokap gue masa bujang yang nikahin anaknya. gue dateng kesana sih gak cuma sama bokap aja tapi sama sepupu gue juga yang namanya reynita. disana ketemu banyak temen lama bokap gue walaupun yang gue tau cuma keluarga bos bokap gue, keluarga cipulir, dan keluarga yang mengadakan acara. trus ceritanya pas cara dimulai dengan arak-arakan pengantin menuju ke pelaminan yang lamanya naujubilah gara-gara jalan semprit-emprit (biasalah adat jawa) mas wawan nanya ke bokap gue
"om itu si om warto umurnya udah ada yah 50an?"
bokap: "yah dia mah ada kali 60 tahun kan seumuran gue, lahirnya '55"
sekilas yah pertanyaan ini sih biasa aja sampai reynita angkat bicara ke gue
rey : "temen bokap lo yang sepantaran aja udah nikahin anaknya, lo kapan?"
gue" *ketawa miris*
setelah itu cetitanya gue mau cari pembelaan dengan nanya ke mbak mirna siapa tau ka tirza itu bedanya jauh bangeg sama gue
gue : "mbak si ka tirza itu umurnya berapa yah?"
mbak mirna: "kayanya bedanya sama lo sekitar 5 tahun deh yah.. emang kenapa?"
gue: "gak si om warto angkatannya bapak aja udah nikahin anaknya, nah bapak anaknya masih pitik"
mbak mirna: *nyolek bokap* "tuh om anaknya suruh cari pasangan yang bener.. padahal udah sering diomelin sama irvan.. lo tuh dengerin apa kata gue sama bang irvan deh.."
gue: *ketawa miris*
setelah itu gue memilih muter-muter sama reynita nyari makanan dan pada saat itu ada lagi sekilas fakta jleb yang gue temukan
rey: " kapan yah keluarga kita ada yang nikah lagi? gue kangen pake kebaya"
gue: " siapa sih di kelurga kita yang bisa diharepin buat nikah? paling mbak ika sama mbak dhita. itu juga jomblo gak jelas"
rey: "gue baru sadar yah antara sekian banyak cucu ladiman yang dewasa kan cuma genk d'jombs doang yang belum nikah"
gue: "anjiirrr iya yah.. cuma kita d'jombs (gue, rey, mbak dhita, mbak ika) sisanya adik-adik lo sama visen gak masuk itungan karena masih piyik."
rey: "kondangan mulu, kapan ngundang?"
yakilah.. asli dah ini jleb banget woyy.. pacar gak punya, gebetan gak jelas ngomingin nikah? yakali dah.. walau targetnya udah beberapa tahun lagi gak sekarang juga sih..
duilehh belakangan banyak banget yah yang ngomongin masalah nikah dengan umuran panataran gue. kaya anak kontrakan baru deket rumah yang notabennya temen sma rey dan dia ngontrak bukan ama keluarga (bapak, ibu, dll) tapi ama suaminya dong. udah gitu temen gue si mahar cerita kalau misalnya temennya ada yang pacaran dari sma dan bakalan nikah tahun depan. udah gitu nih yah suatu hari...
*ayu anak bawah angkatan gue umurnya lewat dengan perut maju ke depan*
bokap: "dek dek masa ayu udah hamil gede deh"
gue: "trus kenapa? bapak mau punya cucu?"
bokap: *pasang tampang muram*
yaiyasih bokap secara umur udah bisa dipanggil mbah. secara juga banyak yang udah manggil dia mbah bahkan anak tetangga yang manggil gue mbak aja malah manggil bokap mbah berarti kan seharusnya gue dipanggil tante yah.. tapi gak sekarang juga woy. siapa suruh gue sama bokap beda 40 tahun?? yah moga-moga aja gue punya anak dia masih ada..
masalah pasangan sensitif banget deh yah.. harusnya kondangan kemarin kan seneng-seneng makan malah menghadi kenyataan jleb. kalau lama gak ketemu gitu sih pertanyaannya kalau gak udah punya pacar belum, udah nikah belum, udah punya anak berapa, udah kerja belum, kerja dimana dan bla bla.. au ahh pusing..
sekian.
"om itu si om warto umurnya udah ada yah 50an?"
bokap: "yah dia mah ada kali 60 tahun kan seumuran gue, lahirnya '55"
sekilas yah pertanyaan ini sih biasa aja sampai reynita angkat bicara ke gue
rey : "temen bokap lo yang sepantaran aja udah nikahin anaknya, lo kapan?"
gue" *ketawa miris*
setelah itu cetitanya gue mau cari pembelaan dengan nanya ke mbak mirna siapa tau ka tirza itu bedanya jauh bangeg sama gue
gue : "mbak si ka tirza itu umurnya berapa yah?"
mbak mirna: "kayanya bedanya sama lo sekitar 5 tahun deh yah.. emang kenapa?"
gue: "gak si om warto angkatannya bapak aja udah nikahin anaknya, nah bapak anaknya masih pitik"
mbak mirna: *nyolek bokap* "tuh om anaknya suruh cari pasangan yang bener.. padahal udah sering diomelin sama irvan.. lo tuh dengerin apa kata gue sama bang irvan deh.."
gue: *ketawa miris*
setelah itu gue memilih muter-muter sama reynita nyari makanan dan pada saat itu ada lagi sekilas fakta jleb yang gue temukan
rey: " kapan yah keluarga kita ada yang nikah lagi? gue kangen pake kebaya"
gue: " siapa sih di kelurga kita yang bisa diharepin buat nikah? paling mbak ika sama mbak dhita. itu juga jomblo gak jelas"
rey: "gue baru sadar yah antara sekian banyak cucu ladiman yang dewasa kan cuma genk d'jombs doang yang belum nikah"
gue: "anjiirrr iya yah.. cuma kita d'jombs (gue, rey, mbak dhita, mbak ika) sisanya adik-adik lo sama visen gak masuk itungan karena masih piyik."
rey: "kondangan mulu, kapan ngundang?"
yakilah.. asli dah ini jleb banget woyy.. pacar gak punya, gebetan gak jelas ngomingin nikah? yakali dah.. walau targetnya udah beberapa tahun lagi gak sekarang juga sih..
duilehh belakangan banyak banget yah yang ngomongin masalah nikah dengan umuran panataran gue. kaya anak kontrakan baru deket rumah yang notabennya temen sma rey dan dia ngontrak bukan ama keluarga (bapak, ibu, dll) tapi ama suaminya dong. udah gitu temen gue si mahar cerita kalau misalnya temennya ada yang pacaran dari sma dan bakalan nikah tahun depan. udah gitu nih yah suatu hari...
*ayu anak bawah angkatan gue umurnya lewat dengan perut maju ke depan*
bokap: "dek dek masa ayu udah hamil gede deh"
gue: "trus kenapa? bapak mau punya cucu?"
bokap: *pasang tampang muram*
yaiyasih bokap secara umur udah bisa dipanggil mbah. secara juga banyak yang udah manggil dia mbah bahkan anak tetangga yang manggil gue mbak aja malah manggil bokap mbah berarti kan seharusnya gue dipanggil tante yah.. tapi gak sekarang juga woy. siapa suruh gue sama bokap beda 40 tahun?? yah moga-moga aja gue punya anak dia masih ada..
masalah pasangan sensitif banget deh yah.. harusnya kondangan kemarin kan seneng-seneng makan malah menghadi kenyataan jleb. kalau lama gak ketemu gitu sih pertanyaannya kalau gak udah punya pacar belum, udah nikah belum, udah punya anak berapa, udah kerja belum, kerja dimana dan bla bla.. au ahh pusing..
sekian.
Senin, 25 Agustus 2014
tak ambil pusing
perjalanan waktu yang dijalani setiap orang mampu merubah segala aspek bidang kehidupannya, baik menuju hal yang lebih baik lagi atau justru membawanya ke hal yang lebih buruk. semua itu tergantung pandangan masing-masing pribadi yang menetapkan standarnya masing-masing. pandangan orang lain terhadap perubahan itu hanya sebagai hiasan yang mampu merubah atau mungkin tak berarti apa-apa. setiap orang berhak memiliki cara pandangannya masing-masing namun biarkanlah tiap pribadi menjalani perannya sendiri baik dikehidupan pribadinya maupun dikehidupan orang lain. mungkin ini terkesan sebagai pandangan "safety player", entahlah gue disini hanya tak ingin banyak merubah yang telah ada. tidak disemua bidang gue menerapkan seperti ini, tapi ada kalanya perlu untuk tidak terlalu ambil pusing dengan perbuhan yang terjadi.
gue adalah tipe orang yang sensitif, mampu merasakan sedikit saja perubahan yang terjadi apalagi terhadap perilaku seseorang. dulu gue lebih sering untuk mengutarakan kepada orang yang bersangkutan untuk mendapatkan kepastian apakah yang gue rasakan sama pada kenyataannya. buat gue itu cukup memuaskan hasrat dihati gue. tetapi tidak untuk sekarang karena gue memilih untuk diam dan menikmati perubahan itu. gue gak mau ambil pusing apa yang terjadi namun gue akan berusaha memperbaiki diri gue dan tetap berusaha bersikap normal. gue gak mau memaksakan pandangan sesorang terhadap gue yang akan berpengaruh pada perilaku mereka terhadap gue. biarkan mereka memiliki kebebasan dalam memandang gue, tetapi buat gue, gue adalah gue dan gue berusaha menjadi lebih baik lagi walau tanpa pandangan baik dari mereka. karena belum tentu baiknya mereka akan baik secara universal. so semua itu kembali lagi ke masing-masing pribadi. dan saat ini mungkin gue memilih untuk positive thinking aja, apapun yang orang lain pikirkan tentang gue baik jelek dan baiknya semuanya itu harus membawa gue lebih baik lagi dan gue gak akan ambil pusing.
sebenernya belakangan ini gue merasakan beberapa perubahan perilaku beberapa orang terhadap gue. entah karena apa tapi gue jadi merasa kurang nyaman. karena gue gak mau menerapkan sistem yang dulu jadi gue membiarkan itu terjadi begitu saja tanpa gue harus tau apa penyebabnya. sebenernya jadi lebih ke munafik sih karena dalam hati berasa aneh cuma di depan terlihat baik-baik saja. namun apa pun itu yang menyebabkannya gue berusaha untuk tak berpikiran jelek. jadi yasudahlah yah
gue adalah tipe orang yang sensitif, mampu merasakan sedikit saja perubahan yang terjadi apalagi terhadap perilaku seseorang. dulu gue lebih sering untuk mengutarakan kepada orang yang bersangkutan untuk mendapatkan kepastian apakah yang gue rasakan sama pada kenyataannya. buat gue itu cukup memuaskan hasrat dihati gue. tetapi tidak untuk sekarang karena gue memilih untuk diam dan menikmati perubahan itu. gue gak mau ambil pusing apa yang terjadi namun gue akan berusaha memperbaiki diri gue dan tetap berusaha bersikap normal. gue gak mau memaksakan pandangan sesorang terhadap gue yang akan berpengaruh pada perilaku mereka terhadap gue. biarkan mereka memiliki kebebasan dalam memandang gue, tetapi buat gue, gue adalah gue dan gue berusaha menjadi lebih baik lagi walau tanpa pandangan baik dari mereka. karena belum tentu baiknya mereka akan baik secara universal. so semua itu kembali lagi ke masing-masing pribadi. dan saat ini mungkin gue memilih untuk positive thinking aja, apapun yang orang lain pikirkan tentang gue baik jelek dan baiknya semuanya itu harus membawa gue lebih baik lagi dan gue gak akan ambil pusing.
sebenernya belakangan ini gue merasakan beberapa perubahan perilaku beberapa orang terhadap gue. entah karena apa tapi gue jadi merasa kurang nyaman. karena gue gak mau menerapkan sistem yang dulu jadi gue membiarkan itu terjadi begitu saja tanpa gue harus tau apa penyebabnya. sebenernya jadi lebih ke munafik sih karena dalam hati berasa aneh cuma di depan terlihat baik-baik saja. namun apa pun itu yang menyebabkannya gue berusaha untuk tak berpikiran jelek. jadi yasudahlah yah
Jumat, 22 Agustus 2014
travel
selama liburan 3 bulan ini gue lumayan seneng karena melakukan hal baru yaitu bisa pergi sendirian dari kota lain menuju jakarta. hal ini membuat gue seneng banget karena sebenernya gue adalah tipe orang yang gak bisa pergi sendirian bahkan hanya untuk ke mall. menurut gue kalau bisa sama orang lain kenapa gak dan akan jauh lebih asik bersama orang lain karena ada yang bisa diajak ngobrol. awal liburan semseter genap ini gue langsung cuss ke kampung halaman bokap gue di purworejo dan dari jakarta gue memang merencanakan untuk balik sendiri ke jakarta tanpa bokap gue makanya gue cuma pesen tiket kereta berangkat aja. bokap selama 1 minggu ada di kampung halaman sedangkan gue lanjut sampe 2 minggu dengan melanjutkan liburan gue di jogja. nah dari jogja lah gue balik ke jakarta sendirian. ini kali pertamanya loh, huh rasanya seneng banget dan gue menggunakan bus. tapi untuk selanjutnya gak lagi-lagi deh gue.. capek banget 19 jam ada dalam mobil dan cuma bisa duduk, udah gitu sebelah gue bapak-bapak dan bikin gue risih. gue terjebak macet karena sistem buka tutup perbaikan jalan menyambut lebaran dan supir busnya gak tau jalan.. hadeuhh... trus gue pikir itu adalah kali pertama dan terakhir buat gue di tahun ini karena gue gak merencanakan perjalanan lain selama liburan ini.
tapi pas gue ke bekasi dalam rangka lebaran ke rumah alm. om gue, sepupu gue ngajak pulang kampung lagi dan main ke jogka karena dia waktu ada acara pulang kemarin gak ikut dan liburan gak kemana-kemana. jadi pas disana gue random mesen tiket dan kita liburan berdua. awalnya kita pulang pergi bareng cuma karena dia salah memprediksikan dia masuk kapan makanya dia balik lebih dulu dibandingkan gue. alhasil gue balik sendiri lagi tapi kali ini gue menggunakan kereta api. jauh lebih menyenangkan karena gue gak perlu hemat batery karena ada stop kontak, perjalanan lebih cepet dan fasilitasnya lebih enak. udah gitu tiket kereta api juga terjangkau banget sekarang.
semenjak dua kejadian itu gue punya hasrat baru buat dilakuin. gue pengen travel sendirian lagi atau gak sama sepupu atau temen tanpa embel-embel orang tua lagi. dari dulu kalau pergi ke luar kota pasti sama orang tua, nah sekarang kepengennya sendiri aja. kebetulan sepupu gue rey semenjak dia masuk geografi dia suka travel dari kampusnya jadi seenggaknya ada jiwa yang sama. gue aja diajak naik gunung sama dia dan gue mau abis.. tadinya bulan ini gue diajak ke madiun tapi karena abis balik dari jogja dan gue sakit, gue mengurungkan niat gue pergi. kata tante tahun depan aja. alhasil gue dapet pr buat jagain adik sepupu gue yang masih sekolah katena tante gue pergi. trus keluarga sepupu gue yang satu lagi juga ngajak travel ke malang awal tahun depan rame-rame dan gue juga mau banget. malang tempat yang asik juga dan perlu dikunjungi. target gue sih, gue mulai dulu menjelajahi pulau jawa. kota-kota yang jadi pilihan kayanya madiun, surabaya, malang, jogja (lagi), dan solo. disana gue punya kenalan jadi untuk penginapan lebih mudah.. selanjutnya keluarga besar gue sih mau nabung buat ke bali. semoga guenya tahan diri gak jajan buat jalan-jalan. tapu berhubung tahun ini, tahun penjajahan uang jajan gue kayanya baru bisa mulai tahun depan. ahhh jadi semangat.. semangat nabung!!!
tapi pas gue ke bekasi dalam rangka lebaran ke rumah alm. om gue, sepupu gue ngajak pulang kampung lagi dan main ke jogka karena dia waktu ada acara pulang kemarin gak ikut dan liburan gak kemana-kemana. jadi pas disana gue random mesen tiket dan kita liburan berdua. awalnya kita pulang pergi bareng cuma karena dia salah memprediksikan dia masuk kapan makanya dia balik lebih dulu dibandingkan gue. alhasil gue balik sendiri lagi tapi kali ini gue menggunakan kereta api. jauh lebih menyenangkan karena gue gak perlu hemat batery karena ada stop kontak, perjalanan lebih cepet dan fasilitasnya lebih enak. udah gitu tiket kereta api juga terjangkau banget sekarang.
semenjak dua kejadian itu gue punya hasrat baru buat dilakuin. gue pengen travel sendirian lagi atau gak sama sepupu atau temen tanpa embel-embel orang tua lagi. dari dulu kalau pergi ke luar kota pasti sama orang tua, nah sekarang kepengennya sendiri aja. kebetulan sepupu gue rey semenjak dia masuk geografi dia suka travel dari kampusnya jadi seenggaknya ada jiwa yang sama. gue aja diajak naik gunung sama dia dan gue mau abis.. tadinya bulan ini gue diajak ke madiun tapi karena abis balik dari jogja dan gue sakit, gue mengurungkan niat gue pergi. kata tante tahun depan aja. alhasil gue dapet pr buat jagain adik sepupu gue yang masih sekolah katena tante gue pergi. trus keluarga sepupu gue yang satu lagi juga ngajak travel ke malang awal tahun depan rame-rame dan gue juga mau banget. malang tempat yang asik juga dan perlu dikunjungi. target gue sih, gue mulai dulu menjelajahi pulau jawa. kota-kota yang jadi pilihan kayanya madiun, surabaya, malang, jogja (lagi), dan solo. disana gue punya kenalan jadi untuk penginapan lebih mudah.. selanjutnya keluarga besar gue sih mau nabung buat ke bali. semoga guenya tahan diri gak jajan buat jalan-jalan. tapu berhubung tahun ini, tahun penjajahan uang jajan gue kayanya baru bisa mulai tahun depan. ahhh jadi semangat.. semangat nabung!!!
Rabu, 20 Agustus 2014
cinta (tak) pernah salah
belakangan ini ketika gue memutar lagu-lagu di hape secara random gak tau kenapa lagu cinta tak pernah salah dari tangga selalu terputar.. trus gue teringat kejadian gue selama berada di purworejo dan jogja ketika gue liburan bareng sama sepupu gue si A. gue menganggap cinta monyet itu yah cinta-cintaan anak kecil tanpa make logika dan main perasaan doang dengan embel-embel tak akan pernah salah.. yang namanya cinta monyet sih emang rada susah dilupain sampe lo dewasa, gue akuin tuh. tapi gue pikir yaudahlah yah cerita masa kecil jarang juga masih ada yang akan lanjut pas dewasa, kalau pun iya gue salut banget tapi bukan untuk cerita yang satu ini. dulu sewaktu gue kecil gue, si A, dan si B pernah ngumpul bareng di rumah kakek nenek kita pas mau lebaran. bokap gue dan si A satu ibu tapi bokap si B beda ibu. dan gue akuin dulu si B waktu kecil ganteng, matanya coklat, putih bersih, dan anaknya baik. tapi menurut gue yaudah gue hanya sekedar bilang cakep, namun si A itu seneng banget sama si B karena dia cakep. gue dan si A deket karena kita saudaraan paling deket dibandingin yang lain yang ada di luar daerah jabodetabek. jadi si A suka ceritalah dulu suka smsan, fban dan segala macem dan kebanyakan yang mulai juga si B. makin seneng kan dianya. trus gue pikir selama ini yaudahlah yah itu cuma komunikasi antar keluarga biar gak putus. dan secara gue lebih deket sama kelurga nyokap gue, gue gak peduli di sms duluan atau gue disuruh bokap sms duluan tapi gak pernah di bales.
trus ceritanya kemarin si B bela-belain dateng dari solo ke rumah mbah hanya demi ketemu si A dan katanya gue juga. tapi lo tau? pertama dateng smsan sama si A padahal gue disuruh A sms dia tapi gak dibales dong. udah nyampe nyariinnya si A, minta dirawat A karena tangannya sakit dan kebetulan A adalah perawat, jalan ke pantai langsung boncengin A, apa2 nawarin A, nulis nama di pasir nama A, dll. gue gak cemburu asli tapi disitu gue malah mikir kok nih orang perhatiannya beda banget sama si A. kenapa? sama saudara juga gak segitunya kok karena si C di jogja aja memperlakukan gue dan si A secara sama. B dan C sama-sama lelaki.
dan si A akhirnya cerita malam dimana gue tidur duluan dan ada si B (gue tau mereka ngobrol di ruang belakang deket dapur sampai pagi) kalau si B ngomong suka, oke gue bisa mengklasifikasikan ini sebagai pernyataan perasaan. GILA! tebakan gue gak salah dong si B punya perasaan tapi sadar woii kita saudara dan walaupun dari beda nenek tapi bibitnya dari satu kakek. terserahlah tapi cinta yang ini salah menurut gue.
si A walaupun gak suka tapi tetep ngerasa nyaman dengan perhatian yang B kasi,dan tipe si B ini adalah playboy jadilah tuh. gue ke jogja tanpa si B tapi yang jemput itu si C. dan lo tau si B bbman sama si C sok sok nanya kita kemana aja padahal dia cuma pengen tau keadaan si A. padahal si B juga bbman sama A jadi si B tuh sok sok udah tau jadwal hari itu kita mau kemana aja di depan si A. gue udah memperingatkan si A untuk lebih hati-hati karena buat gue ketika perasaan udah main akan lebih susah logika itu masuk. dan satu lagi yang bikin gue tambah gak ngerti sama kisah yang satu ini, si A putus dong pas nyampe jakarta sama si pacarnya. si A pun gak ngejelasin kenapa putusnya dan gue harap ini gak ada sangkut pautnya sama si B. si A juga gitu sih stress saudara sendiri suka tapi tetep aja diladenin.
oh yah satu lagi yang bikin gue bete sama si B. jadi si A tuh mau ngebuktiin dugaan gue kalau si B beneran suka dengan nanya " kenapa sih perhatian lo ke gue beda sama ke vira?" dan tau ujung-ujungnya apa? si B nyangkain gue suka sama dia dan cemburu kalau si A dapet perhatian lebih dari dia. what?!! gila benerlah pikiran tuh orang. seganteng apapun dia gue masih waras dan gue gak suka sama dia, gue kan lagi suka...... baekhyun.. hahaha
intinya gue hanya berharap yang terbaik buat ini..
"cinta tak pernah salah" gak sepenuhnya salah namun gak sepenuhnya benar.. be carefull guys :)
trus ceritanya kemarin si B bela-belain dateng dari solo ke rumah mbah hanya demi ketemu si A dan katanya gue juga. tapi lo tau? pertama dateng smsan sama si A padahal gue disuruh A sms dia tapi gak dibales dong. udah nyampe nyariinnya si A, minta dirawat A karena tangannya sakit dan kebetulan A adalah perawat, jalan ke pantai langsung boncengin A, apa2 nawarin A, nulis nama di pasir nama A, dll. gue gak cemburu asli tapi disitu gue malah mikir kok nih orang perhatiannya beda banget sama si A. kenapa? sama saudara juga gak segitunya kok karena si C di jogja aja memperlakukan gue dan si A secara sama. B dan C sama-sama lelaki.
dan si A akhirnya cerita malam dimana gue tidur duluan dan ada si B (gue tau mereka ngobrol di ruang belakang deket dapur sampai pagi) kalau si B ngomong suka, oke gue bisa mengklasifikasikan ini sebagai pernyataan perasaan. GILA! tebakan gue gak salah dong si B punya perasaan tapi sadar woii kita saudara dan walaupun dari beda nenek tapi bibitnya dari satu kakek. terserahlah tapi cinta yang ini salah menurut gue.
si A walaupun gak suka tapi tetep ngerasa nyaman dengan perhatian yang B kasi,dan tipe si B ini adalah playboy jadilah tuh. gue ke jogja tanpa si B tapi yang jemput itu si C. dan lo tau si B bbman sama si C sok sok nanya kita kemana aja padahal dia cuma pengen tau keadaan si A. padahal si B juga bbman sama A jadi si B tuh sok sok udah tau jadwal hari itu kita mau kemana aja di depan si A. gue udah memperingatkan si A untuk lebih hati-hati karena buat gue ketika perasaan udah main akan lebih susah logika itu masuk. dan satu lagi yang bikin gue tambah gak ngerti sama kisah yang satu ini, si A putus dong pas nyampe jakarta sama si pacarnya. si A pun gak ngejelasin kenapa putusnya dan gue harap ini gak ada sangkut pautnya sama si B. si A juga gitu sih stress saudara sendiri suka tapi tetep aja diladenin.
oh yah satu lagi yang bikin gue bete sama si B. jadi si A tuh mau ngebuktiin dugaan gue kalau si B beneran suka dengan nanya " kenapa sih perhatian lo ke gue beda sama ke vira?" dan tau ujung-ujungnya apa? si B nyangkain gue suka sama dia dan cemburu kalau si A dapet perhatian lebih dari dia. what?!! gila benerlah pikiran tuh orang. seganteng apapun dia gue masih waras dan gue gak suka sama dia, gue kan lagi suka...... baekhyun.. hahaha
intinya gue hanya berharap yang terbaik buat ini..
"cinta tak pernah salah" gak sepenuhnya salah namun gak sepenuhnya benar.. be carefull guys :)
Rabu, 06 Agustus 2014
teka-teki
sewaktu kau kecil mungkin kau memiliki begitu banyak mainan. terkadang kau sangat ingin membuat mainan kesayanganmu memiliki tampilan yang lebih baik atau membuat dia mempunyai keunggulan yang ingin kau miliki. dan oleh karena itu kau akan mulai bereksperimen mengubahnya sesuai dengan imajinasimu. tapi terkadang justru membuat mainanmu rusak dan jauh dari keunggulan yang kau idamkan. kemudian kau akan menjauhi mainan itu atau kau akan sangat jarang memainkannya lagi.
setelah beranjak usiamu tentu kamu akan masuk ke dunia pendidikan dan merasakan apa itu namanya sekolah. di sekolah kamu akan mendapatkan apa yang namanya itu tugas. ketika dulu, sekolah kamu mungkin akan memberikan tugas yang disebut prakarya. membuat kerajinan tangan dengan berbagai bahan mulai dari kertas bewarna, karton, sterofoam, dll. ketika kau selesai mengerjakannya terkadang ada keinginan yang mengganjal untuk membuatnya lebih baik sehingga nilaimu lebih bagus. namun usahamu itu terkadang justru membuat kamu memulainya dari awal lagi karena kerusakan yang timbul atas keinginanmu itu.
ketika seorang wanita berias diri dan telah selesai melakukannya terkadang ia akan merasa ada yang kurang dari keseluruhan make up nya. dia akan berusaha mencoba menambahkan sedikit sentuhan agar tampil lebih baik lagi. namun terkadang usaha itu membuatnya akan terus menerus memperbaikinya dan justru membuatnya semakin tidak jelas apa yang sebenarnya kurang dari rias dirinya dan dia akan menyesal dan mengini hasil awalnya walaupun ada bagian yang kurang sedikit.
disini aku tak akan menjelaskan apa arti tulisan diatas.. biar kamu yang membaca yang mengartikannya sendiri (*berasa bakalan ada yang baca).. selamat menerjemahkannya 😊
setelah beranjak usiamu tentu kamu akan masuk ke dunia pendidikan dan merasakan apa itu namanya sekolah. di sekolah kamu akan mendapatkan apa yang namanya itu tugas. ketika dulu, sekolah kamu mungkin akan memberikan tugas yang disebut prakarya. membuat kerajinan tangan dengan berbagai bahan mulai dari kertas bewarna, karton, sterofoam, dll. ketika kau selesai mengerjakannya terkadang ada keinginan yang mengganjal untuk membuatnya lebih baik sehingga nilaimu lebih bagus. namun usahamu itu terkadang justru membuat kamu memulainya dari awal lagi karena kerusakan yang timbul atas keinginanmu itu.
ketika seorang wanita berias diri dan telah selesai melakukannya terkadang ia akan merasa ada yang kurang dari keseluruhan make up nya. dia akan berusaha mencoba menambahkan sedikit sentuhan agar tampil lebih baik lagi. namun terkadang usaha itu membuatnya akan terus menerus memperbaikinya dan justru membuatnya semakin tidak jelas apa yang sebenarnya kurang dari rias dirinya dan dia akan menyesal dan mengini hasil awalnya walaupun ada bagian yang kurang sedikit.
disini aku tak akan menjelaskan apa arti tulisan diatas.. biar kamu yang membaca yang mengartikannya sendiri (*berasa bakalan ada yang baca).. selamat menerjemahkannya 😊
Selasa, 05 Agustus 2014
rumah
secara umum rumah adalah pilihan terbaik bagi seseorang beristirahat dari segala rutinitas harian yang ia jalani. bertemu dengan keluarga dan melepas lelah bersama menjadi suatu keinginan yang menggebu ketika orang itu merasa lelah. tetapi memang tak dapat dipungkiri bahwa segala sesuatu tak seluruhnya berjalan seperti pada umumnya.
ada tipe orang yang sebenarnya muak berada dalam rumahnya dan orang ini belum tentu broken home loh. hanya saja mungkin keluarga yang ia miliki mempunya ketimpangan disalah satu bagian keluarga tersebut. mungkin orang seperti ini hanya menganggap rumah sebagai tempat "numpang tidur di malam hari" dan tempat menyantumkan alamat bagi kelengkapan identitas pribadinya.
dan biasanya bukan karena rumah itu tidak nyaman seperti kotor,bau, tak terurus atau lainnya tetapi alasan utama orang tidak bisa nyaman di dalam rumah karena orang yang berada dalam satu atap bersamanya. bisa saja orang lain itu menyebalkan hatinya, bersikap recok, tak peduli dengan keberadaan dirinya, atau beberapa tingkah lainnya yang mungkin tidak disenangi penerima perilaku sehingga merasa tak nyaman dengan rumah tersebut.
sebenernya gue tidak membenarkan bahwa berkeliaran di luar rumah dan sekedar numpang tidur di rumah adalah benar tetapi bila kita liat dari sudut pandang lain sebenarnya ada yang ia cari di luar sana dimana tidak tersedia di dalam rumah. mungkin orang-orang di dalam rumahnya mampu menyadari dan mulai menyediakan solusi apa yang terbaik atau mungkin jika orang lain tak peduli dengan keadaan tersebut maka
sikap diri kita yang harus dirubah ( sebenernya gue kadang suka dengan kata-kata "kalau bisa sendiri,kenapa harus nunggu orang lain?"). jadi orang tersebut mampu mengatasinya dengan merubah sikapnya menerima segala kekukarangan yang ada di rumah tersebut.
karena bagaimanapun sebetulnya rumah adalah tempat terbaik untuk berlindung, berteduh, dan berkumpul. dan rumah yang dimaksud adalah sebuah bangunan yang memang jadi tempat berlindung kita bukan bangunan tempat pelarian kita..
ada tipe orang yang sebenarnya muak berada dalam rumahnya dan orang ini belum tentu broken home loh. hanya saja mungkin keluarga yang ia miliki mempunya ketimpangan disalah satu bagian keluarga tersebut. mungkin orang seperti ini hanya menganggap rumah sebagai tempat "numpang tidur di malam hari" dan tempat menyantumkan alamat bagi kelengkapan identitas pribadinya.
dan biasanya bukan karena rumah itu tidak nyaman seperti kotor,bau, tak terurus atau lainnya tetapi alasan utama orang tidak bisa nyaman di dalam rumah karena orang yang berada dalam satu atap bersamanya. bisa saja orang lain itu menyebalkan hatinya, bersikap recok, tak peduli dengan keberadaan dirinya, atau beberapa tingkah lainnya yang mungkin tidak disenangi penerima perilaku sehingga merasa tak nyaman dengan rumah tersebut.
sebenernya gue tidak membenarkan bahwa berkeliaran di luar rumah dan sekedar numpang tidur di rumah adalah benar tetapi bila kita liat dari sudut pandang lain sebenarnya ada yang ia cari di luar sana dimana tidak tersedia di dalam rumah. mungkin orang-orang di dalam rumahnya mampu menyadari dan mulai menyediakan solusi apa yang terbaik atau mungkin jika orang lain tak peduli dengan keadaan tersebut maka
sikap diri kita yang harus dirubah ( sebenernya gue kadang suka dengan kata-kata "kalau bisa sendiri,kenapa harus nunggu orang lain?"). jadi orang tersebut mampu mengatasinya dengan merubah sikapnya menerima segala kekukarangan yang ada di rumah tersebut.
karena bagaimanapun sebetulnya rumah adalah tempat terbaik untuk berlindung, berteduh, dan berkumpul. dan rumah yang dimaksud adalah sebuah bangunan yang memang jadi tempat berlindung kita bukan bangunan tempat pelarian kita..
Senin, 04 Agustus 2014
tunggal
gue adalah seorang anak tunggal. secara pribadi gue kepengen punya saudara kandung terutama kakak cowok. tapi kayanya gak mungkin secara gue lahir terlebih dahulu jadi mana mungkin nyokap gue masukin gue ke dalam kandungan lagi, melahirkan kakak buat gue dan baru gue keluar lagi. trus kalau punya seorang adik rasanya juga gak bisa soalnya nyokap tuh nikahnya telat dan dapet gue diusia lumayan tuanya adalah mujizat dan dia juga gak mau repot jadi jadilah gue anak tunggal.
tapi secara naluri kesepian ini (*halah) gue suka banget sama anak kecil. gue suka main sama mereka, gue suka gendongin, ngurus mereka dan bla bla bla.. anak kecil yang suka gue mainin bukan cuma adik sepupu atau keponakan aja tapi anak tetangga, anak kenalan gue atau siapapun gue suka main sama mereka.
setelah gue beranjak dewasa, ketika nyokap gue pergi, dan bokap sedang berusaha memenuhi segala kebutuhan gue, gue ngerasain sepi. walaupun gue tinggal sama sepupu (cewe) gue yang notabennya umurnya dibawah gue tapi dia bukanlah orang yang tepat untuk diajak berdamai. hmm gue juga males main sama dia soalnya kita sama-sama anak tunggal tapi murnian gue. hahaha kenapa gue bilang gitu secara gue pure anak tunggal, anak pertama dan terakhir buat nyokap dan bokap gue tapi kalau dia, dia punya kakak yang meninggal pada saat dilahirkan dan dia adalah anak kedus tapi nyokap bokapnya gak mau punya anak lagi setelah dia. trus dulu ortunya dia juga punya anak angkat yang notabenya sepupunya dari bokapnya tapi udah balik ke kampung halamannya. so kita punya ego yang sama yang bisa diselaraskan.
jadi gue seneng banget kalau ada kenalan gue yang biasanya umurnya dibawah gue yang bisa deket sama gue dan anggep gue sebagai kakak. ataupun ada orang yang umurnya diatas gue dan gue dianggap seorang adik. satu-satunya orang yang awet menganggap gue seorang adik dan hubungan kita gak pernah putus walau udah jarang banget berkomunikasi adalah ka sari atau dia bisa dipanggil cicil. dia adalah kakak kelas waktu smp, dan dia senior teather gue. gue juga lupa awalnya kita deket gimana, tapi dia orangnya open banget. kemudian dia lulus dan masuk sma sebagai adik kelas ka ella dan deket deket juga sama ka ella. dan ka ella adalah kakak gereja gue juga. walau kita beda sma akhirnya kita dipersatukan di kukiah walau beda fakultas. dan sampe sekarang gue masih deket. gue inget banget dulu jaman smp dia suka nelpon gue untuk nanyain kabar atau curhat. gue juga gitu.. trus jaman baru lulus smp dia main ke smp untuk menemui gue.
trus sewaktu gue pindah ke gereja gue yang sekarang ini, gue deket dengan seorang yang namanya gaby. dulu kita sering main bareng, beli barang samaan, baju samaan, pake baju ke gereja warnanya samaan, pokoknya dia udah kaya adik gue. nginep di rumah gue dan ada jadwal jalan bareng. tapi begitu dia pindah ke depok dan dia sibuk dan jarang ke gereja sini lagi hubungan itu mulai pudar walaupun masih tetep jalan. kalau ketemu pembicaraannya pasti kapan main dan dia kepengen banget gue main ke rumah barunya soalnya selama dia pindah ke depok gue belum pernah main malah dia yang masih suka nginep di rumah gue waktu dia pkl di trans tv.
kalau sekarang ada anak baru namanya kezia, calon-calonnya sih bakalan kaya gaby. kalau gaby beda dua tahun sama gue kalau dia beda satu tahun walaupun kita lulus sma bareng karena dia akselerasi. bedanya kalau dulu gue sama gaby itu, gue banyakan ngoceh baru gaby ngoceh trus kayanya belakangan gaby banyak diem. kalau dia ini banyakan dia yang ngoceh dibanding gue dan kebetulan dia adalah exotic, hampir samalah kaya gue yang suka exo. cuma dibidang itu dia lebih expert. kaya kemarin dia main ke rumah gue dan ada dikamar gue, dia rela bawa laptop cuma buat muter lagu exo sepanjang kita ngobrol. trus ceritanya dia kebanyakan juga tentang korea. dan rumahnya dia jauh lebih deket dibandingkan rumah gue ke rumah gaby dulu. si kezia ini juga orangnya cepet akrab dan blak blakan misalnya dia ngerequest gue supaya nemenin dia latihan di gereja rabu sama temen-temen pemusik, walaupun gue singer maleslah gabung gitu. trus kita mau ke magelang nih ceritanya dan gue masih belum jelas ikut apa gak karena gue juga mau ke jogja, duit kembang kempis boo.. trus dia bilang keputusan dia ikut ke magelang tergantung gue ikut apa gak, kalau gue ikut dia mau ikut kalau gak yah gak. padahal ada ka ajeng,ka gai, ka ella yang bisa bareng dia juga.. dia pernah bilang sama gue,karena dia orangnya rame dan suka ngoceh, guelah yang lebih sering dengerin dia tanpa sibuk sama dunia gue sendiri walau kadang gue sambil main hp tapi gue masih bisa menangkap apa yang dia omongin jadi dia merasa nyaman. gue belakangan jadi lebih suka menjadi pendengar dibandingkan harus gue yang ngoceh. hehehe
sebenernya disini gue rada gak jelas sih mau ngomong apa. tapi intinya gue senang menambah daftar anggota orang yang bisa dekat seperti keluarga sendiri.. hahaha
tapi secara naluri kesepian ini (*halah) gue suka banget sama anak kecil. gue suka main sama mereka, gue suka gendongin, ngurus mereka dan bla bla bla.. anak kecil yang suka gue mainin bukan cuma adik sepupu atau keponakan aja tapi anak tetangga, anak kenalan gue atau siapapun gue suka main sama mereka.
setelah gue beranjak dewasa, ketika nyokap gue pergi, dan bokap sedang berusaha memenuhi segala kebutuhan gue, gue ngerasain sepi. walaupun gue tinggal sama sepupu (cewe) gue yang notabennya umurnya dibawah gue tapi dia bukanlah orang yang tepat untuk diajak berdamai. hmm gue juga males main sama dia soalnya kita sama-sama anak tunggal tapi murnian gue. hahaha kenapa gue bilang gitu secara gue pure anak tunggal, anak pertama dan terakhir buat nyokap dan bokap gue tapi kalau dia, dia punya kakak yang meninggal pada saat dilahirkan dan dia adalah anak kedus tapi nyokap bokapnya gak mau punya anak lagi setelah dia. trus dulu ortunya dia juga punya anak angkat yang notabenya sepupunya dari bokapnya tapi udah balik ke kampung halamannya. so kita punya ego yang sama yang bisa diselaraskan.
jadi gue seneng banget kalau ada kenalan gue yang biasanya umurnya dibawah gue yang bisa deket sama gue dan anggep gue sebagai kakak. ataupun ada orang yang umurnya diatas gue dan gue dianggap seorang adik. satu-satunya orang yang awet menganggap gue seorang adik dan hubungan kita gak pernah putus walau udah jarang banget berkomunikasi adalah ka sari atau dia bisa dipanggil cicil. dia adalah kakak kelas waktu smp, dan dia senior teather gue. gue juga lupa awalnya kita deket gimana, tapi dia orangnya open banget. kemudian dia lulus dan masuk sma sebagai adik kelas ka ella dan deket deket juga sama ka ella. dan ka ella adalah kakak gereja gue juga. walau kita beda sma akhirnya kita dipersatukan di kukiah walau beda fakultas. dan sampe sekarang gue masih deket. gue inget banget dulu jaman smp dia suka nelpon gue untuk nanyain kabar atau curhat. gue juga gitu.. trus jaman baru lulus smp dia main ke smp untuk menemui gue.
trus sewaktu gue pindah ke gereja gue yang sekarang ini, gue deket dengan seorang yang namanya gaby. dulu kita sering main bareng, beli barang samaan, baju samaan, pake baju ke gereja warnanya samaan, pokoknya dia udah kaya adik gue. nginep di rumah gue dan ada jadwal jalan bareng. tapi begitu dia pindah ke depok dan dia sibuk dan jarang ke gereja sini lagi hubungan itu mulai pudar walaupun masih tetep jalan. kalau ketemu pembicaraannya pasti kapan main dan dia kepengen banget gue main ke rumah barunya soalnya selama dia pindah ke depok gue belum pernah main malah dia yang masih suka nginep di rumah gue waktu dia pkl di trans tv.
kalau sekarang ada anak baru namanya kezia, calon-calonnya sih bakalan kaya gaby. kalau gaby beda dua tahun sama gue kalau dia beda satu tahun walaupun kita lulus sma bareng karena dia akselerasi. bedanya kalau dulu gue sama gaby itu, gue banyakan ngoceh baru gaby ngoceh trus kayanya belakangan gaby banyak diem. kalau dia ini banyakan dia yang ngoceh dibanding gue dan kebetulan dia adalah exotic, hampir samalah kaya gue yang suka exo. cuma dibidang itu dia lebih expert. kaya kemarin dia main ke rumah gue dan ada dikamar gue, dia rela bawa laptop cuma buat muter lagu exo sepanjang kita ngobrol. trus ceritanya dia kebanyakan juga tentang korea. dan rumahnya dia jauh lebih deket dibandingkan rumah gue ke rumah gaby dulu. si kezia ini juga orangnya cepet akrab dan blak blakan misalnya dia ngerequest gue supaya nemenin dia latihan di gereja rabu sama temen-temen pemusik, walaupun gue singer maleslah gabung gitu. trus kita mau ke magelang nih ceritanya dan gue masih belum jelas ikut apa gak karena gue juga mau ke jogja, duit kembang kempis boo.. trus dia bilang keputusan dia ikut ke magelang tergantung gue ikut apa gak, kalau gue ikut dia mau ikut kalau gak yah gak. padahal ada ka ajeng,ka gai, ka ella yang bisa bareng dia juga.. dia pernah bilang sama gue,karena dia orangnya rame dan suka ngoceh, guelah yang lebih sering dengerin dia tanpa sibuk sama dunia gue sendiri walau kadang gue sambil main hp tapi gue masih bisa menangkap apa yang dia omongin jadi dia merasa nyaman. gue belakangan jadi lebih suka menjadi pendengar dibandingkan harus gue yang ngoceh. hehehe
sebenernya disini gue rada gak jelas sih mau ngomong apa. tapi intinya gue senang menambah daftar anggota orang yang bisa dekat seperti keluarga sendiri.. hahaha
Kamis, 31 Juli 2014
life is flat
sebelumnya aku mengucap syukur kepada Tuhan masih menyisahkan satu orang tua padaku saat ini. semua karena Tuhan masih berbaik hati dalam hidupku. aku tak pernah membayangkan bagaimana jika aku hidup seorang diri tanpa saudara kandung dan juga kedua orang tua? mungkin aku bisa saja gila atau hidupku tak terarah. tapi tak seindah yang ku harapkan ketika aku memiliki satu saja orang tua tersisa. ini bukan berarti ayahku tak sayang padaku, bukan berarti dia jahat atau memperlakukanku secara kasar. justru semua terkesan baik-baik saja atau bahkan bisa jadi ada yang ingin posisi sepertiku ketika semua apa yang kuingini jarang ditolak oleh ayahku selagi ia mampu mengiyakannya. mungkin aku yang terlalu bodoh membuat semuanya menjadi begitu rumit atau aku terkesan munafik dengan tidak menikmati semua perilaku yang aku dapat. tapi tak semuanya begitu indah terlihat. kesepian, perhatian yang merosot drastis, dan segalanya yang serba bebas... layakkah aku membanggakannya? layakkah aku merasa bahagia ini bagianku sekarang? bukan aku tak mensyukuri segalanya, mungkin lebih tepatnya aku belum terbiasa dengan segalanya. saat ini aku bagaikan berjalan pada jalan yang lurus tanpa hambatan dan jalan lurus itulah yang membuatku menangis, menangis karena aku mencari belokan dan tanjakan, meninginkan batu sandungan dan goncangan. hatiku begitu sesak merasakan semua kekosongan bukan sebuah kepenuhan. jenuh? ya, mungkin. cari penghiburan? ya, sudah. dapat kebahagiaan? ya, semu. aku tak berharap hidupku kembali seperti dulu atau hidupku dilengkapi orang baru, aku hanya ingin kembali merasakan tantangan yang ada. tanpa ibu aku bisa namun bukan berarti aku tak mengingininya dan tak merindukannya. tapi aku tau saat itulah saatnya ia pergi. ikhlas? ya, tentu. melupakannya? tidak, dia bagian hidupku. saat ini entah apa yang membuatku tak mudah percaya dengan orang lain untuk tau apa yang sedang terjadi padaku, bukan karena aku telah disakiti atau apapun alasannya tapi aku hanya mampu menyimpannya sendiri sampai aku tak tau harus menyimpannya dimana lagi. sulit mengungkapkan apa yang sedang terjadi, tapi inilah.. bahkan aku tak mengerti arah hatiku berbicara. semua mengalir begitu saja tak meninggalkan bekas. semua begitu lurus dan membuatku jenuh. semua menjadi terasa asing dan aku takut untuk terbiasa dengan keasingan itu. apa aku salah tak ingin terlalu banyak menikmati hal baru? walau aku tau waktu memaksaku untuk menikmatinya. sampai kapan? sampai kapan belokan dan tanjakan akan ku temukan? sampai mana aku menemui batu sandungan dan goncangan? hingga aku tersadar aku masih merasakan hidup dan bukan mati!
Jumat, 25 Juli 2014
kita
jika dahulu 1 + 1 adalah 2
maka itu adalah aku dan kamu
namun sekarang 1 + 1 ialah 1
sebab hanya ada kita saat ini
andai kata kita melukiskan segalanya
menggambarkan kebahagian
mengilustrasikan kesedihan
dan memperlihatkan perjuangan
kita adalah cinta
dan cinta ialah kita
kebersamaan saat berjauhan
serta jauh yang membuat kita ingin bersama
maka itu adalah aku dan kamu
namun sekarang 1 + 1 ialah 1
sebab hanya ada kita saat ini
andai kata kita melukiskan segalanya
menggambarkan kebahagian
mengilustrasikan kesedihan
dan memperlihatkan perjuangan
kita adalah cinta
dan cinta ialah kita
kebersamaan saat berjauhan
serta jauh yang membuat kita ingin bersama
Kamis, 24 Juli 2014
dan cinta tak pernah berubah
aku memilih ke kiri
kau memilih ke kanan
namun hati kita mengini sebaliknya
aku pergi
kau membiarkannya
tetapi aku ingin bertahan dan kau ingin menahan
aku berpaling
kau menoleh
namun mata kita ingin saling menatap
lalu apa yang mengeraskan hati kita
dan ego apa yang hendak kita perjuangkan
jika rasa yang ada tetap sama
dan cinta tak pernah berubah
aku hanya butuh menurunkan gengsiku
dan kamu butuh melepas angkuhmu
hingga aku dan kamu sadar
masih ada kita saat ini
kau memilih ke kanan
namun hati kita mengini sebaliknya
aku pergi
kau membiarkannya
tetapi aku ingin bertahan dan kau ingin menahan
aku berpaling
kau menoleh
namun mata kita ingin saling menatap
lalu apa yang mengeraskan hati kita
dan ego apa yang hendak kita perjuangkan
jika rasa yang ada tetap sama
dan cinta tak pernah berubah
aku hanya butuh menurunkan gengsiku
dan kamu butuh melepas angkuhmu
hingga aku dan kamu sadar
masih ada kita saat ini
dia
dalam situasi banyak tekanan hidup yang menghampiri, ada orang yang terus-terus mikirin berbagai permasalahannya tapi ada juga tipe orang yang mencoba cuek namun sebenernya dalam hati dia, dia pengen teriak, pengen bercerita tapi sayangnya dia terlalu bingung akan apa yang dia hadapi dan hanya bisa terdiam. kesedihan mendalam tanpa dituangkan ke siapapun bisa jadi punya dampak buruk, bisa aja kan tuh orang jadi stress trus lama-lama gila. tapi kepada siapa orang ini patut menuangkan segala kesedihan (kecuali Tuhan, pasti layak sekali menjadi tempat tsb) kalau dia sendiri gak bisa mikir secara jernih siapa orang yang patut dipilihnya. akankah ada orang yang akan tau seberapa dia butuh orang lain untuk mendukungnya, mungkin hanya sekedar memberikan kata semangat atau hanya menemani dia menangis tanpa tau apa sebabnya.. entahlah semoga orang tipe ini akan menemukan apa yang ingin dicarinya..
Selasa, 15 Juli 2014
bercerita
selama ini mungkin gue adalah tipe orang yang senang bercerita, cerita apa aja tentang keseharian gue, masalah gue, kesenangan gue, dll ke kerabat gue dalam berbagai media. gue bisa curhat berjam-jam dengan mengobrol secara langsung, lewat telpon, atau chattingan, nulis di blog, atau yang lebih privasi gue pake buku yang sering orang bilang diary. bodo lah yah gue masih pake cara kaya gitu yang penting gue suka. dan yang paling gue inget adalah gue suka meriview hari gue ke nyokap pas waktu pulang sekolah dan hal itu menyenangkan buat gue tapi sayangnya itu udah gak bisa gue lakuin lagi. hahaha ketawa sih kalau dulu suka cerita ke nyokap itu bahkan hal yang paling gak penting (sampe sepupu gue sendiri bilang kaya gitu) gue ceritain tapi yang gue senang adalah nyokap gue akan terima itu dan meresponnya dengan baik. emang deh yah dia yang paling top diajak cerita..
tapi belakangan ini gue ngerasa kebiasaan gue bercerita itu mengganggu buat gue sendiri. entah karena respon yang gue dapet itu gak sesuai dengan ekspektasi gue atau bahkan hal-hal merugikan yang gue dapet dari gue bercerita. hmm bukan merugikan juga sih tapi lebih kaya boomerang buat gue sendiri yang bakalan bikin gue bete atau gue jatuhnya jadi sebel.
jadi belakangan ini sebenernya gue sedang berusaha mengerem kebiasaan gue cerita ke kerabat gue tentang apa yang lagi pengen gue bahas. susah sih sebenernya karena itu bukan tipe gue banget. menyimpan segalanya sendiri dan menikmati semuanya sendiri tuh gak bisa, rasanya pengen ngoceh tapi balik lagi gue gak mau bikin diri sendiri gue bete atau sebel. dan gue rasa menyimpan sendiri bukan sesuatu hal yang buruk dan menyedihkan jadi kenapa gak gue mencoba untuk melakukannya. sebenernya sih bijaksananya kalau gue bisa membagikan cerita yang perlu gue ceritain tapi menyimpan sendiri yang perlu gue simpan. tapi buat saat ini gue lebih memilih untuk menyimpannya secara keseluruhan. gue gak mau membohongi juga sih, gue mungkin akan melakukannya secara bertahap. satu bulan dulu mungkin lalu berlanjut lagi dan lagi.. hahaha sampe gue bosen nyimpen sendiri dan perlu membagikannya.. jadi mari lakukan :)
tapi belakangan ini gue ngerasa kebiasaan gue bercerita itu mengganggu buat gue sendiri. entah karena respon yang gue dapet itu gak sesuai dengan ekspektasi gue atau bahkan hal-hal merugikan yang gue dapet dari gue bercerita. hmm bukan merugikan juga sih tapi lebih kaya boomerang buat gue sendiri yang bakalan bikin gue bete atau gue jatuhnya jadi sebel.
jadi belakangan ini sebenernya gue sedang berusaha mengerem kebiasaan gue cerita ke kerabat gue tentang apa yang lagi pengen gue bahas. susah sih sebenernya karena itu bukan tipe gue banget. menyimpan segalanya sendiri dan menikmati semuanya sendiri tuh gak bisa, rasanya pengen ngoceh tapi balik lagi gue gak mau bikin diri sendiri gue bete atau sebel. dan gue rasa menyimpan sendiri bukan sesuatu hal yang buruk dan menyedihkan jadi kenapa gak gue mencoba untuk melakukannya. sebenernya sih bijaksananya kalau gue bisa membagikan cerita yang perlu gue ceritain tapi menyimpan sendiri yang perlu gue simpan. tapi buat saat ini gue lebih memilih untuk menyimpannya secara keseluruhan. gue gak mau membohongi juga sih, gue mungkin akan melakukannya secara bertahap. satu bulan dulu mungkin lalu berlanjut lagi dan lagi.. hahaha sampe gue bosen nyimpen sendiri dan perlu membagikannya.. jadi mari lakukan :)
Senin, 14 Juli 2014
tak semestinya
angin bertiup kencang
namun rumput tak bergoyang
hari menunjukkan pagi datang
tetapi matahari tak muncul di peradabannya
hujan turun dengan derasnya
namun tanah tetap kering
malam menyapa hariku
tetapi bintang tetap bersembunyi
mungkin kita berfikir
seharusnya rumput bergoyang
mungkin kita mengira
layaknya matahari menyebarkan sinarnya
atau kita tau pasti
tanah sepantasnya basah
atau kita meyakini
bintang akan selalu ada pada malam kita
namun satu kemungkinan yang ada
tak selamanya semua berjalan seperti seharusnya
namun rumput tak bergoyang
hari menunjukkan pagi datang
tetapi matahari tak muncul di peradabannya
hujan turun dengan derasnya
namun tanah tetap kering
malam menyapa hariku
tetapi bintang tetap bersembunyi
mungkin kita berfikir
seharusnya rumput bergoyang
mungkin kita mengira
layaknya matahari menyebarkan sinarnya
atau kita tau pasti
tanah sepantasnya basah
atau kita meyakini
bintang akan selalu ada pada malam kita
namun satu kemungkinan yang ada
tak selamanya semua berjalan seperti seharusnya
Jumat, 11 Juli 2014
rasa yang sama
aku disini
kau disana
tetapi langit yang menaungi kita tetap sama
aku menatap bintang
kau memandang bulan
namun rasa rindu yang sama meliputi kita
aku rebah
kau terduduk manis
tetapi pikiran kita melayang pada zona yang sama
seberapa jauh aku terhadapmu
seberapa rindu kau dan aku
kita tetap bersatu pada rasa yang sama
rasa yang tetap terjaga bila berjauhan
dan menggebu ketika bersama
sehingga akhirnya rasa itu meninggalkan yang manis
dan pahit pun terlupakan
kau disana
tetapi langit yang menaungi kita tetap sama
aku menatap bintang
kau memandang bulan
namun rasa rindu yang sama meliputi kita
aku rebah
kau terduduk manis
tetapi pikiran kita melayang pada zona yang sama
seberapa jauh aku terhadapmu
seberapa rindu kau dan aku
kita tetap bersatu pada rasa yang sama
rasa yang tetap terjaga bila berjauhan
dan menggebu ketika bersama
sehingga akhirnya rasa itu meninggalkan yang manis
dan pahit pun terlupakan
Senin, 07 Juli 2014
berjalan
bagaikan berjalan diatas sebuah tali
setiap langkah yang ku ambil menentukkan segalanya
terburu-buru bukanlah pilihan
terlalu lama berdiam bukanlah keputusan
dan menengok ke belakang adalah kesalahan
mengambil sebuah langkah adalah keharusan
setiap langkah adalah tantangan
dan kegagalan bukanlah akhir
fokus ke depan adalah prioritas
pencapaian akhir adalah tujuan
semangat dan keberanian adalah segalanya
setiap langkah yang ku ambil menentukkan segalanya
terburu-buru bukanlah pilihan
terlalu lama berdiam bukanlah keputusan
dan menengok ke belakang adalah kesalahan
mengambil sebuah langkah adalah keharusan
setiap langkah adalah tantangan
dan kegagalan bukanlah akhir
fokus ke depan adalah prioritas
pencapaian akhir adalah tujuan
semangat dan keberanian adalah segalanya
Rabu, 02 Juli 2014
sekolah injil liburan (SIL)
beberapa hari yang lalu tepatnya 28 juni 2014 gue mengikutsertakan diri dalam acara SIL (Sekolah Injil Liburan) gereja gue. tujuan acara ini mengikutseratakan remaja (gue remaja dan gak banyak yang ikut juga sih remajanya) adalah untuk "mempromosikan" remaja ke anak kelas besar sekolah minggu yang bentar lagi mau naik tingkat dan kalian harus tau itu jumalahnya gak dikit -.-
awalnya gue berfikir posisi gue disana sama seperti panitia, yang repot sama acaranya aja dan gak mesti ikutan main tapi ternyata karena kekurang pemain maka gue juga ikutan jadi peserta dan ketua salah satu kelompok pula. hahaha tapi seru sih karena diacara ini gue lebih mengenal anak-anak yang akan masuk remaja dan secara garis besar gue emang suka anak-anak walaupun gue rada stress kemaren menghadapi tingkah mereka yang kadang kekanak-kanakan *oke mereka emang masih anak-anak..
berhubung di remaja yang ikut cuma gue, bonbon, gelion, dan jeremy sedangkan gelion dan jeremy naik mobil masing-masing maka gue memutuskan untuk memilih duduk bersama bonbon. selama perjalanan disana anak-anak pada semangat jadi cukup ributlah tuh anak-anak selama perjalan tapi gue sibuk sendiri sama bonbon. awalnya gue yang emang ngajakin youtube-an aja sama bonbon trus dia ngasi tau salah satu group vokal yang nyanyinya keren tapi gue gak terlalu inget apa, kemudian gue menyugguhkan aron ashab sebagai tontonan selama perjalan dan alhasil kita ketawa ngakak bareng. sesudah bosen sama youtube gue mulai gabung sama apa yang lagi dilakuin anak-anak itu.. mereka ternyata lagi ngegalau sambil nyanyi ditemani permainan gitar ka condro dan bergosip sebenernya..
setelah menempuh perjalanan sekian lama dan sempet nyasar karena kita mau ke villa 1000 tapi dianterin ke villa pasaribu maka tibalah kita dirumah yang cukup besar dan halaman yang luas serta kolam renang. gue langsung menyibukkan diri mencari dimana kamar gue dan taraaa gue sekamar sama bonbon, rachel, olive, lydia, tata, mbak erna, dan yiska lalu pada akhirnya gue sekasur sama bonbon dan yiska setelah merebutnya dari rachel yang udah ngetag duluan wkwkwkwk
di hari pertama sih gak terlalu padat acaranya palingan cuma sesi pertama dimana cewe sama cowo diadu dulu-duluan buka kitab dan jawab pertanyaan dan pada akhirnya cewe yang kalah serta dihukum sama sharing di kamar masing-masing sebelum tidur. disini nih gue dengerin curhatan anak-anak yang suka kena bully seniornya di sekolah.. nostalgia banget gue sama sekolah gue yang terkenal senioritasnya itu.. dan setelah berdoa tidurlah gue umpel-umpelan ditengah bonbon dan yiska. ohh yah ada kejadian yang menarik sih malam itu. jadi ka gai itu seperti "diusir" sama gea dan shella dari kasurnya karena alesan kepanasan dan harus tidur di lantai tapi dia dateng ke kamar kita dan sontak gue, bonbon dan mbak erna menawarkan untuk dia gabung disini soalnya ada kasur yang masih luas yang dipake rachel, olive, tata, dan lydia. namun dengan alasan yang sama rachel menolak ka gai dan gak tau kenapa mulut gue langsung mengucapkan "jadi maksudnya kamu mau ngusir ka gai?" dengan nada yang agak tinggi, akhirnya karena tau suasana memanas ka gai memilih untuk keluar dan akhirnya tidur di sofa. pada pagi harinya mbak erna terlebih dahulu meminta maaf atas kejadian itu. pada malam pertama sih gue rada gak bisa tidur karena yiska gak bisa diem banget tidurnya dan gue gak enak kalau geser ke kiri takut bonbon jatuh..
dihari kedua agak seru nih.. seperti biasa pagi kita saat teduh bareng, berenang, makan, sesi 1, sesi 2, makan siang dan tibalah games... disini ada 3 pos yang harus gue jalanin sama kelompok gue. oh yah kelompok gue namanya SMIRNA beranggotakan gue, ezar, karen, dan jefri. kita juga punya yel-yel nih dan yang buat itu ezar (karena gue males dan gak jago) bunyinya "smirna semangat.. smirna pasti bisa..(2x) smirna (3x) oyyeeee..." begitulah kurang lebihh.. oh yah pos pertama yang gue jalanin adalah pos tokoh alkitab dan disini ada kejadian lucu.. jadi gue beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan tokoh alkitab dan anggota gue mesti jawab cuma itu dipacu waktu dan mesti ngelawan kelompok TIATIRA. jadi gue dapet nama "Ester" dan gue ngejelasinnya dengan "mamanya rachel" cepet tuh dijawabnya.. trus "Naomi" blank~~ padahal gue tau itu mertuanya rut.. trus yang paling lucu "Lazarus" trus gue malah ngejelasin Zakheus dan secara sontak gue merasa bodoh dan balik badan ke ka gai trus bilang "Lazarus siapa yah?" padahal Lazarus yang dibangkitkan oleh Yesus. karena kesalahan gue yang itu, ka gai seneng banget ceritanya ke orang-orang.. malu cuyy -.- trus si eezar dapet nama "Paulus" nah dia ngejelasinnya "nama bokap gue.." secara kaget gue berteriak "mana gue tau nama bokap lo..?" dan ka gai pun tertawa walaupun akhirnya nama Paulus itu ketebak juga sama gue dan secara keseluruhan yang main beneran cuma gue ama ezar..
lalu pos kedua adalah pos doa.. disini gue harus ngelewatin jalur ke pos doa dengan berdiri diatas plastik yang satu berempat dan lomoat ke plastik yang lain sampai tiba digaris finish.. disini si ezar berkorban lompat-lompat di plastik satu yang belakang untuk menyediakan plastik didepan.. katanya panitia yang jaga cuma ezar yang punya ide cemerlang kaya gitu.. hahaha dan yang lebih lucu lagi pas di pos doa kita disuruh doa dan kelompok gue dapet tema berdoa untuk guru sekolah minggu.. gue bagi2 sama ezar, jefri, karen.. ezar dia memilih doa untuk mas yunus sama ka condro, jefri mbak ari dan mas ian,karen mbak dewi sama mas abed, gue mbak airlin sama ka gai dan sisa-sisanya.. yang lucu adalah ezar dalam doanya "...ya Tuhan berkati ka condro agar dapet pasangan dan dapat menjadi kepala keluarga yang baik dan dapat membina anak-anaknya dengan baik seperti dia membina kita.." sontak gue pengen ketawa tapi gue bisa menahan diri karena ini kan lagi berdoa. hahaha gimana gak mau ketawa secara ka condro pacar aja gak punya dan dia masih muda juga tapi tuh anak ekpektasinya jauh banget. udah gitu pas dipos ketiga gue ngasi tau ke ka condro karena kebetulan dia yang jaga dan dia ketawa tapi sih ezar malah bilang " syukurkan gue doain kaya gitu, harus bangga.." setelah semua anak melewati 3 pos yang terakhir adalah nyebur bareng kolam renang tapi gue males jadi gue bobo siang cantik sama bonbon di kamar sampe sore...
sesi berikutnya setelah makan malam dibawakan oleh mas ian. setelah makan malam selesai dan sesi belum dimulai gue, bonbon duduk dihalaman belakang yang sepi menghadap ke kolam renang. kita cerita-cerita gitulah ngalor ngidul sampe mbak airlin, mbak erna, gelion dan jeremy ikutan duduk dibelakang dan kita ngegalau sambil nyanyi ditemani jeremy main gitar. sesi pun dimulai dan disesi itu ditutup dengan menyalakan lilin dan berkomitmen satu-satu.. disitu gue melihat kejujuran ezar yang paling gak biasa dari komitmen yang lainnya.. sori gue gak akan sebutin disini. setelah itu kita disuruh tidur tapi karena males gue, bonbon, gelion, ka gai, mbak erna, dan mas yunus pergi ke alfamart untuk membeli sesutu dan gue menjatuhkan pilihan pada mie korea kalau gak salah dan janjian sama gelion buat tuker-tukeran karena dia beli udon, sedangakan yang lain pada milih popmie. sepulangnya kita ke villa, kita langsung buat mie-mie itu dan memilih gazebo belakang sebagai tempat kita menyantap cemilan malam. hahaha disana kita ngobrol dan menghabiskan makanan sampe mbak erna nelpon ka gai karena gue sama bonbon disuruh balik ke kamar sebab si yiska gak bisa tanpa kita berdua. tapi yang kita dapati setelah gue dan bonbon balik ke kamara adalah yiska udah tidur sama rachel.. tau gitu masih nongkrong dibelakang...
oh yah hari kedua tuh bener-bener spesial banget tau gak sih karena si kembar mau digendong sama gue aahhhhhh amazing banget tuh anak dua mau digendong sama gue dan anteng.. pertama adalah si dede jovanka yang mau gue gendong pas pagi trus gue ajak ngeliatin anak-anak yang di kolam renang, trus main ayunan sampe dia merasa ngantuk gue ayun-ayun trus dia maunya digendong sambil meluk gue.. ahhhhhh ya ampun rasanya seneng banget.. trus udah gitu pas lagi sesi si kakak jovana mau nyamperin papanya yang ada disamping gue tapi gue bujuk duduk dipangkuan gue dan taraaaaa mau dong dan dia anteng berantakin kertas gue yang ada dalam alkitab sampe mamanya ngasi susu dan dia anteng dong tidur, menyusu sambil melinting rambutnya yang tipis dipangkuan gue.. duh so sweet banget sih kalian mau sama aku... tapi sayangnya itu sekali doang.. setelahnya mereka lupa dan tetep gak mau, palingan cuma mau bercanda ajaa. dan yang lucu tuh dede pas malem dia ngarahin pantatnya ke gue dan secara imut dia bilang "kentut".. hahahaha
lalu dihari terakhir udah rada sepi karena banyak yang pulang duluan kaya jeremy dan keluarganya, ka condro, ka andri, orang tua gelion, dll. trus di pagi itu gue rada ribet sih gara-gara kacamata gue hilang dan gak tau kemana padahal gue inget baget sebelum tidur gue lepas dikasur dan gak ada. gue melupakan kacamata gue hilang dan tetep ikutin sesi tanpa kacamta. disesi terakhir penuh tangis sih karena ada acara basuh kaki gitu.. yah pada meweklah akhirnya termasuk gue yang dibasuh sama mbak erna dan ka gai trus kita pelukan.. gue basuh kaki bonbon tapi gak so sweet broo dia bikin gue ketawa.. trus disitu gue juga doain yiska sambil menangis dan dia juga nangis dipelukan gue... oke setelah itu tiba waktunya makan dan taraa sampe mau pulang kacamata gue belum ketemu juga dong padahal gue udah ngider dan sampe mbak tina bilang keseluruh anak sekolah minggu "cari kacamata ka vira sampe ketemu kalau gak kalian gak boleh pulang" hahaha terharu mereka bantuin nyari tapi tetep aja gak ketemu sampe pada akhirnya guru sekolah minggu gregetan dan bongkar kamar gue bareng-bareng dan ketemu juga akhirnya oleh mbak ari.. trus gue diceramahin karena gue bilang dikamar gak ada tapi ada nyatanya tapi isterinya mas yunus bela gue tapi jleb juga sih "yah jelas dia gak nemu kacamatanya, orang dia nyarinya gak pake kacamata mana liat.." hahaha makasi loh mbak udah belain -.-
dan tibalah saatnya pulang dan kita sempet mampir di cimory riverside dan gue malah beli magnum di warung sebrang dan dibayarin dong ama ezar setengahnya.. hahaha dan so sweetnya dia juga beliin adeknya.. uhh kakak yang baik.. trus kita jalan pulang tapi yah sayang karena capek akhirnya kebanyakan pada tidur termasuk gue.. dan pas pulang itu banyak yang kena sakit mata karena mbak airlin nekat berenang sama anak-anak dan nular deh...
hahaha cukup sekian yah udah capek.. pokoknya seneng, capek, bahagia banget.. semua deh campur adukkk :')
awalnya gue berfikir posisi gue disana sama seperti panitia, yang repot sama acaranya aja dan gak mesti ikutan main tapi ternyata karena kekurang pemain maka gue juga ikutan jadi peserta dan ketua salah satu kelompok pula. hahaha tapi seru sih karena diacara ini gue lebih mengenal anak-anak yang akan masuk remaja dan secara garis besar gue emang suka anak-anak walaupun gue rada stress kemaren menghadapi tingkah mereka yang kadang kekanak-kanakan *oke mereka emang masih anak-anak..
berhubung di remaja yang ikut cuma gue, bonbon, gelion, dan jeremy sedangkan gelion dan jeremy naik mobil masing-masing maka gue memutuskan untuk memilih duduk bersama bonbon. selama perjalanan disana anak-anak pada semangat jadi cukup ributlah tuh anak-anak selama perjalan tapi gue sibuk sendiri sama bonbon. awalnya gue yang emang ngajakin youtube-an aja sama bonbon trus dia ngasi tau salah satu group vokal yang nyanyinya keren tapi gue gak terlalu inget apa, kemudian gue menyugguhkan aron ashab sebagai tontonan selama perjalan dan alhasil kita ketawa ngakak bareng. sesudah bosen sama youtube gue mulai gabung sama apa yang lagi dilakuin anak-anak itu.. mereka ternyata lagi ngegalau sambil nyanyi ditemani permainan gitar ka condro dan bergosip sebenernya..
setelah menempuh perjalanan sekian lama dan sempet nyasar karena kita mau ke villa 1000 tapi dianterin ke villa pasaribu maka tibalah kita dirumah yang cukup besar dan halaman yang luas serta kolam renang. gue langsung menyibukkan diri mencari dimana kamar gue dan taraaa gue sekamar sama bonbon, rachel, olive, lydia, tata, mbak erna, dan yiska lalu pada akhirnya gue sekasur sama bonbon dan yiska setelah merebutnya dari rachel yang udah ngetag duluan wkwkwkwk
di hari pertama sih gak terlalu padat acaranya palingan cuma sesi pertama dimana cewe sama cowo diadu dulu-duluan buka kitab dan jawab pertanyaan dan pada akhirnya cewe yang kalah serta dihukum sama sharing di kamar masing-masing sebelum tidur. disini nih gue dengerin curhatan anak-anak yang suka kena bully seniornya di sekolah.. nostalgia banget gue sama sekolah gue yang terkenal senioritasnya itu.. dan setelah berdoa tidurlah gue umpel-umpelan ditengah bonbon dan yiska. ohh yah ada kejadian yang menarik sih malam itu. jadi ka gai itu seperti "diusir" sama gea dan shella dari kasurnya karena alesan kepanasan dan harus tidur di lantai tapi dia dateng ke kamar kita dan sontak gue, bonbon dan mbak erna menawarkan untuk dia gabung disini soalnya ada kasur yang masih luas yang dipake rachel, olive, tata, dan lydia. namun dengan alasan yang sama rachel menolak ka gai dan gak tau kenapa mulut gue langsung mengucapkan "jadi maksudnya kamu mau ngusir ka gai?" dengan nada yang agak tinggi, akhirnya karena tau suasana memanas ka gai memilih untuk keluar dan akhirnya tidur di sofa. pada pagi harinya mbak erna terlebih dahulu meminta maaf atas kejadian itu. pada malam pertama sih gue rada gak bisa tidur karena yiska gak bisa diem banget tidurnya dan gue gak enak kalau geser ke kiri takut bonbon jatuh..
dihari kedua agak seru nih.. seperti biasa pagi kita saat teduh bareng, berenang, makan, sesi 1, sesi 2, makan siang dan tibalah games... disini ada 3 pos yang harus gue jalanin sama kelompok gue. oh yah kelompok gue namanya SMIRNA beranggotakan gue, ezar, karen, dan jefri. kita juga punya yel-yel nih dan yang buat itu ezar (karena gue males dan gak jago) bunyinya "smirna semangat.. smirna pasti bisa..(2x) smirna (3x) oyyeeee..." begitulah kurang lebihh.. oh yah pos pertama yang gue jalanin adalah pos tokoh alkitab dan disini ada kejadian lucu.. jadi gue beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan tokoh alkitab dan anggota gue mesti jawab cuma itu dipacu waktu dan mesti ngelawan kelompok TIATIRA. jadi gue dapet nama "Ester" dan gue ngejelasinnya dengan "mamanya rachel" cepet tuh dijawabnya.. trus "Naomi" blank~~ padahal gue tau itu mertuanya rut.. trus yang paling lucu "Lazarus" trus gue malah ngejelasin Zakheus dan secara sontak gue merasa bodoh dan balik badan ke ka gai trus bilang "Lazarus siapa yah?" padahal Lazarus yang dibangkitkan oleh Yesus. karena kesalahan gue yang itu, ka gai seneng banget ceritanya ke orang-orang.. malu cuyy -.- trus si eezar dapet nama "Paulus" nah dia ngejelasinnya "nama bokap gue.." secara kaget gue berteriak "mana gue tau nama bokap lo..?" dan ka gai pun tertawa walaupun akhirnya nama Paulus itu ketebak juga sama gue dan secara keseluruhan yang main beneran cuma gue ama ezar..
lalu pos kedua adalah pos doa.. disini gue harus ngelewatin jalur ke pos doa dengan berdiri diatas plastik yang satu berempat dan lomoat ke plastik yang lain sampai tiba digaris finish.. disini si ezar berkorban lompat-lompat di plastik satu yang belakang untuk menyediakan plastik didepan.. katanya panitia yang jaga cuma ezar yang punya ide cemerlang kaya gitu.. hahaha dan yang lebih lucu lagi pas di pos doa kita disuruh doa dan kelompok gue dapet tema berdoa untuk guru sekolah minggu.. gue bagi2 sama ezar, jefri, karen.. ezar dia memilih doa untuk mas yunus sama ka condro, jefri mbak ari dan mas ian,karen mbak dewi sama mas abed, gue mbak airlin sama ka gai dan sisa-sisanya.. yang lucu adalah ezar dalam doanya "...ya Tuhan berkati ka condro agar dapet pasangan dan dapat menjadi kepala keluarga yang baik dan dapat membina anak-anaknya dengan baik seperti dia membina kita.." sontak gue pengen ketawa tapi gue bisa menahan diri karena ini kan lagi berdoa. hahaha gimana gak mau ketawa secara ka condro pacar aja gak punya dan dia masih muda juga tapi tuh anak ekpektasinya jauh banget. udah gitu pas dipos ketiga gue ngasi tau ke ka condro karena kebetulan dia yang jaga dan dia ketawa tapi sih ezar malah bilang " syukurkan gue doain kaya gitu, harus bangga.." setelah semua anak melewati 3 pos yang terakhir adalah nyebur bareng kolam renang tapi gue males jadi gue bobo siang cantik sama bonbon di kamar sampe sore...
sesi berikutnya setelah makan malam dibawakan oleh mas ian. setelah makan malam selesai dan sesi belum dimulai gue, bonbon duduk dihalaman belakang yang sepi menghadap ke kolam renang. kita cerita-cerita gitulah ngalor ngidul sampe mbak airlin, mbak erna, gelion dan jeremy ikutan duduk dibelakang dan kita ngegalau sambil nyanyi ditemani jeremy main gitar. sesi pun dimulai dan disesi itu ditutup dengan menyalakan lilin dan berkomitmen satu-satu.. disitu gue melihat kejujuran ezar yang paling gak biasa dari komitmen yang lainnya.. sori gue gak akan sebutin disini. setelah itu kita disuruh tidur tapi karena males gue, bonbon, gelion, ka gai, mbak erna, dan mas yunus pergi ke alfamart untuk membeli sesutu dan gue menjatuhkan pilihan pada mie korea kalau gak salah dan janjian sama gelion buat tuker-tukeran karena dia beli udon, sedangakan yang lain pada milih popmie. sepulangnya kita ke villa, kita langsung buat mie-mie itu dan memilih gazebo belakang sebagai tempat kita menyantap cemilan malam. hahaha disana kita ngobrol dan menghabiskan makanan sampe mbak erna nelpon ka gai karena gue sama bonbon disuruh balik ke kamar sebab si yiska gak bisa tanpa kita berdua. tapi yang kita dapati setelah gue dan bonbon balik ke kamara adalah yiska udah tidur sama rachel.. tau gitu masih nongkrong dibelakang...
oh yah hari kedua tuh bener-bener spesial banget tau gak sih karena si kembar mau digendong sama gue aahhhhhh amazing banget tuh anak dua mau digendong sama gue dan anteng.. pertama adalah si dede jovanka yang mau gue gendong pas pagi trus gue ajak ngeliatin anak-anak yang di kolam renang, trus main ayunan sampe dia merasa ngantuk gue ayun-ayun trus dia maunya digendong sambil meluk gue.. ahhhhhh ya ampun rasanya seneng banget.. trus udah gitu pas lagi sesi si kakak jovana mau nyamperin papanya yang ada disamping gue tapi gue bujuk duduk dipangkuan gue dan taraaaaa mau dong dan dia anteng berantakin kertas gue yang ada dalam alkitab sampe mamanya ngasi susu dan dia anteng dong tidur, menyusu sambil melinting rambutnya yang tipis dipangkuan gue.. duh so sweet banget sih kalian mau sama aku... tapi sayangnya itu sekali doang.. setelahnya mereka lupa dan tetep gak mau, palingan cuma mau bercanda ajaa. dan yang lucu tuh dede pas malem dia ngarahin pantatnya ke gue dan secara imut dia bilang "kentut".. hahahaha
lalu dihari terakhir udah rada sepi karena banyak yang pulang duluan kaya jeremy dan keluarganya, ka condro, ka andri, orang tua gelion, dll. trus di pagi itu gue rada ribet sih gara-gara kacamata gue hilang dan gak tau kemana padahal gue inget baget sebelum tidur gue lepas dikasur dan gak ada. gue melupakan kacamata gue hilang dan tetep ikutin sesi tanpa kacamta. disesi terakhir penuh tangis sih karena ada acara basuh kaki gitu.. yah pada meweklah akhirnya termasuk gue yang dibasuh sama mbak erna dan ka gai trus kita pelukan.. gue basuh kaki bonbon tapi gak so sweet broo dia bikin gue ketawa.. trus disitu gue juga doain yiska sambil menangis dan dia juga nangis dipelukan gue... oke setelah itu tiba waktunya makan dan taraa sampe mau pulang kacamata gue belum ketemu juga dong padahal gue udah ngider dan sampe mbak tina bilang keseluruh anak sekolah minggu "cari kacamata ka vira sampe ketemu kalau gak kalian gak boleh pulang" hahaha terharu mereka bantuin nyari tapi tetep aja gak ketemu sampe pada akhirnya guru sekolah minggu gregetan dan bongkar kamar gue bareng-bareng dan ketemu juga akhirnya oleh mbak ari.. trus gue diceramahin karena gue bilang dikamar gak ada tapi ada nyatanya tapi isterinya mas yunus bela gue tapi jleb juga sih "yah jelas dia gak nemu kacamatanya, orang dia nyarinya gak pake kacamata mana liat.." hahaha makasi loh mbak udah belain -.-
dan tibalah saatnya pulang dan kita sempet mampir di cimory riverside dan gue malah beli magnum di warung sebrang dan dibayarin dong ama ezar setengahnya.. hahaha dan so sweetnya dia juga beliin adeknya.. uhh kakak yang baik.. trus kita jalan pulang tapi yah sayang karena capek akhirnya kebanyakan pada tidur termasuk gue.. dan pas pulang itu banyak yang kena sakit mata karena mbak airlin nekat berenang sama anak-anak dan nular deh...
hahaha cukup sekian yah udah capek.. pokoknya seneng, capek, bahagia banget.. semua deh campur adukkk :')
Kamis, 26 Juni 2014
tak sejalan
ketika bunga mawar yang ku harapkan
kau persembahkan bunga krisan untukku
ketika warna merah yang ku tunggu
terhapus putih yang kau pilih
ketika terbayang sepasang merpati yang terbang
kau melepaskan sepasang burung dara
ketika yang kuingini kau berjalan di sampingku
justru kau menjagaiku dari belakang
dan ketika pelukkan hangat yang kunantikan
terganti oleh genggaman lembutmu
karena semua yang ku harapkan, ku tunggu
ku bayangkan, ku nantikan, dan yang ku ingini
tak pernah sejalan dengan yang kau persembahkan, kau pilih, dan kau lakukan
kau dan aku terpaku pada pengertian sendiri
sampai aku terlupa tak ada jalan yang menyatukannya
kau persembahkan bunga krisan untukku
ketika warna merah yang ku tunggu
terhapus putih yang kau pilih
ketika terbayang sepasang merpati yang terbang
kau melepaskan sepasang burung dara
ketika yang kuingini kau berjalan di sampingku
justru kau menjagaiku dari belakang
dan ketika pelukkan hangat yang kunantikan
terganti oleh genggaman lembutmu
karena semua yang ku harapkan, ku tunggu
ku bayangkan, ku nantikan, dan yang ku ingini
tak pernah sejalan dengan yang kau persembahkan, kau pilih, dan kau lakukan
kau dan aku terpaku pada pengertian sendiri
sampai aku terlupa tak ada jalan yang menyatukannya
Rabu, 25 Juni 2014
keluarga dolah mihadi
huuaa udah lama gak bikin cerita ringan yah.. kali ini gue sih pengen cerita tentang keluarga gue. jangan berfikir gue akan cerita tentang keluarga ladiman yah. hahaha selama ini kayanya memang gue lebih condong ke keluarga itu. gimana gak? selama gue hidup, keseharian gue lebih sering ketemu mereka dan jelas gue lebih tau tentang mereka, lebih banyak moment bareng mereka, dan lain sebagainya. tapi gue gak boleh lupa dong pernikahan orang tua gue kan berasal dari 2 keluarga dan jelas ada 1 keluarga lagi yang semestinya harus gue kenal. yup yaitu dari keluarga bokap gue ( keluarga dolah mihadi ).
selama ini mungkin gue cuma tau adik bokap gue yang namanya om suradi (dia yang tinggal paling deket sama gue), trus mbah gue yang ada di purworejo (nenek gue,nenek tiri), bokap gue anak kedua, ibunya yang udah meninggal, gue punya sepupu di jogja,di bekasi, di lampung, di surabaya, bokap gue yang kristen sendiri, and nothing else.
belakangan keluarga bokap gue seperti menyadari bahwa ada jarak antara cucu-cucu dari dolah mihadi. yup memang mungkin secara kita tersebar diberbagai provinsi sulit untuk kita berkomunikasi dan bertemu dengan kesibukan masing-masing. gue sadar sih gue adalah salah satu orang yang cuek dan jarang banget bisa ngumpul disaat dulu keluarga besar bokap gue ngumpul di purworejo. gue punya alasannya sih tapi ini bukan pembelaan loh, gue sangat menyadari itu. pertama, gue dari sd sekolah di intansi swasta katholik yang notabennya gak akan kasi libur panjang pas lebaran sedangkan lebaran itu adalah momen buat keluarga bokap gue ngumpul. kedua, kalau gue pergi pas natalan, gue mau nagapain coba? gak ada yang kesana, gak ada yang natalan juga. dan yang lebih banyak merayakan natal adalah kelurga dari nyokap, so mendingan stay di jakarta kan. ketiga, kalau pas liburan sekolah, orang tua gue lagi ngeluarin banyak uang untuk bayar uang kegiatan dan uang buku jadi harus berhemat dong yah. jadi buat gue sih serba salah yah. tapi ini bukan berarti gue gak pernah pulang kampung kok. gue pernah kok walaupun frekuensinya gak sesering keluarga dari bokap gue yang lain. bahkan kemarin gue baru aja kesana beberapa hari yang lalu untuk melangsungkan 100 harian kakek gue. yah kakek gue telah pergi dan ketakutan keluarga bokap gue adalah, gak ada lagi yang bisa menyatukan kita untuk kumpul. secara nenek gue kan bukan ibu dari seluruh anak dari kakek gue. tapi yaudahlah yah kita cucunya anggep tetep nenek kita kok.
ada beberapa fakta atau informasi atau pengetahuan yang gue dapat tentang keluarga bokap gue pas kemarin gue pulang kampung. hahaha oke ini terlihat bodoh karena setalah gue berumur 19 tahun gue baru tau, keliatan banget gue cuek sama keluarga ini.
1. bule gue adalah satu-satunya anak perempuan dari keluarga bokap gue dan dia itu satu ibu sama bokap gue
2. urutan keluarga bokap
pertama : pade pairin
kedua : bokap gue
ketiga : om suradi (alm.)
keempat : bule warni
kelima : om surip
keenam : lek supar
ketujuh : om supri (alm.)
kedepalapan : lek raji
oke dari urutan 1-4 itu adalah anak dari dolah mihadi (kakek gue) dan jamila (nenek gue). dan urutan 5-8 anak dari dolah mihadi sama nenek tiri gue dan gue juga gak tau namanya siapa. wkwkwk
3. keturunan keluarga bokap gue lebih didominasi oleh laki-laki. kalau dilihat anak dari kakek gue aja cewenya cuma ada satu dan untuk para cucunya kalau gak salah itung ada 6-8 orang doang dari sekian banyak cucunya (sori gak tau jumlahnya)
4. sepupu perempuan gue di jogja udah punya anak loh berarti gue udah punya keponakan dari keluarga bokap gue.. horeyy..(padahal kayanya gue punya keponakan juga deh yang dari lampung, tapi berhubung gue ketemu ama kakaknya bokap gue aja baru sekali seumur hidup apalagi sama keturunan dia). lalu sepupu gue yang ini punya 2 anak yang satu namanya kinan dan adiknya namanya wisa. gue baru tau dia nikah sama keturunan keraton jogja dan itu gue baru tau karena gue kaget kok nama keponakan gue itu "Raden Roro Kinanti ...." hahaha. trus gue juga baru tau kalau sepupu gue ngejalanin rumah makan mertuanya di daerah deket malioboro (kurang lebih 400 meter dari malioboro).
5. lek raji angkat anak loh dan berarti gue punya sepupu baru. lucu sih anaknya masih baby gitu. gue baru tau dia ngangkat anak pas pulang kemarin, nama dede bayinya adalah mahir. semoga dia mahir dalam segala hal baik. wkwkwkw
6. sebenernya gue udah tau sih mbah gue itu (nenek) jualan di pasar daerah jogja tapi gue gak nyangka diumurnya yang udah tua ini ternyata dia masih jualan, gue kira udah gak. trus yah gue baru tau kenapa dia jalan bongkok, gue pikir karena dia sering bawa barang jualannya ke pasar tapi ternyata gak. dia bongkok gitu karena pernah di tabrak mobil pas jualan di pasar.
7. gue baru tau kalau keluarga gue punya tanah yang cukup luas di purworejo. gue pikir itu kebun-kebunan aja dan gak tau punya siapa. namun nyatanya dari kebun itu keluarga lek raji jualan kelapa karena banyak pohon kelapa dan kalau dulu ada juga pohon coklat.
8. ............ gue mesti belajar lebih banyak tentang keluarga bokap gue. gue juga mesti menjalankan misi untuk tetep saling ngabarin anatar sepupu gue. gue juga akan lebih membuat frekuensi tetap untuk pulang ke kampung. gak ada yang sia-sia, semua masih bisa diperbaiki kok. hehehe 😁😁😁😁
selama ini mungkin gue cuma tau adik bokap gue yang namanya om suradi (dia yang tinggal paling deket sama gue), trus mbah gue yang ada di purworejo (nenek gue,nenek tiri), bokap gue anak kedua, ibunya yang udah meninggal, gue punya sepupu di jogja,di bekasi, di lampung, di surabaya, bokap gue yang kristen sendiri, and nothing else.
belakangan keluarga bokap gue seperti menyadari bahwa ada jarak antara cucu-cucu dari dolah mihadi. yup memang mungkin secara kita tersebar diberbagai provinsi sulit untuk kita berkomunikasi dan bertemu dengan kesibukan masing-masing. gue sadar sih gue adalah salah satu orang yang cuek dan jarang banget bisa ngumpul disaat dulu keluarga besar bokap gue ngumpul di purworejo. gue punya alasannya sih tapi ini bukan pembelaan loh, gue sangat menyadari itu. pertama, gue dari sd sekolah di intansi swasta katholik yang notabennya gak akan kasi libur panjang pas lebaran sedangkan lebaran itu adalah momen buat keluarga bokap gue ngumpul. kedua, kalau gue pergi pas natalan, gue mau nagapain coba? gak ada yang kesana, gak ada yang natalan juga. dan yang lebih banyak merayakan natal adalah kelurga dari nyokap, so mendingan stay di jakarta kan. ketiga, kalau pas liburan sekolah, orang tua gue lagi ngeluarin banyak uang untuk bayar uang kegiatan dan uang buku jadi harus berhemat dong yah. jadi buat gue sih serba salah yah. tapi ini bukan berarti gue gak pernah pulang kampung kok. gue pernah kok walaupun frekuensinya gak sesering keluarga dari bokap gue yang lain. bahkan kemarin gue baru aja kesana beberapa hari yang lalu untuk melangsungkan 100 harian kakek gue. yah kakek gue telah pergi dan ketakutan keluarga bokap gue adalah, gak ada lagi yang bisa menyatukan kita untuk kumpul. secara nenek gue kan bukan ibu dari seluruh anak dari kakek gue. tapi yaudahlah yah kita cucunya anggep tetep nenek kita kok.
ada beberapa fakta atau informasi atau pengetahuan yang gue dapat tentang keluarga bokap gue pas kemarin gue pulang kampung. hahaha oke ini terlihat bodoh karena setalah gue berumur 19 tahun gue baru tau, keliatan banget gue cuek sama keluarga ini.
1. bule gue adalah satu-satunya anak perempuan dari keluarga bokap gue dan dia itu satu ibu sama bokap gue
2. urutan keluarga bokap
pertama : pade pairin
kedua : bokap gue
ketiga : om suradi (alm.)
keempat : bule warni
kelima : om surip
keenam : lek supar
ketujuh : om supri (alm.)
kedepalapan : lek raji
oke dari urutan 1-4 itu adalah anak dari dolah mihadi (kakek gue) dan jamila (nenek gue). dan urutan 5-8 anak dari dolah mihadi sama nenek tiri gue dan gue juga gak tau namanya siapa. wkwkwk
3. keturunan keluarga bokap gue lebih didominasi oleh laki-laki. kalau dilihat anak dari kakek gue aja cewenya cuma ada satu dan untuk para cucunya kalau gak salah itung ada 6-8 orang doang dari sekian banyak cucunya (sori gak tau jumlahnya)
4. sepupu perempuan gue di jogja udah punya anak loh berarti gue udah punya keponakan dari keluarga bokap gue.. horeyy..(padahal kayanya gue punya keponakan juga deh yang dari lampung, tapi berhubung gue ketemu ama kakaknya bokap gue aja baru sekali seumur hidup apalagi sama keturunan dia). lalu sepupu gue yang ini punya 2 anak yang satu namanya kinan dan adiknya namanya wisa. gue baru tau dia nikah sama keturunan keraton jogja dan itu gue baru tau karena gue kaget kok nama keponakan gue itu "Raden Roro Kinanti ...." hahaha. trus gue juga baru tau kalau sepupu gue ngejalanin rumah makan mertuanya di daerah deket malioboro (kurang lebih 400 meter dari malioboro).
5. lek raji angkat anak loh dan berarti gue punya sepupu baru. lucu sih anaknya masih baby gitu. gue baru tau dia ngangkat anak pas pulang kemarin, nama dede bayinya adalah mahir. semoga dia mahir dalam segala hal baik. wkwkwkw
6. sebenernya gue udah tau sih mbah gue itu (nenek) jualan di pasar daerah jogja tapi gue gak nyangka diumurnya yang udah tua ini ternyata dia masih jualan, gue kira udah gak. trus yah gue baru tau kenapa dia jalan bongkok, gue pikir karena dia sering bawa barang jualannya ke pasar tapi ternyata gak. dia bongkok gitu karena pernah di tabrak mobil pas jualan di pasar.
7. gue baru tau kalau keluarga gue punya tanah yang cukup luas di purworejo. gue pikir itu kebun-kebunan aja dan gak tau punya siapa. namun nyatanya dari kebun itu keluarga lek raji jualan kelapa karena banyak pohon kelapa dan kalau dulu ada juga pohon coklat.
8. ............ gue mesti belajar lebih banyak tentang keluarga bokap gue. gue juga mesti menjalankan misi untuk tetep saling ngabarin anatar sepupu gue. gue juga akan lebih membuat frekuensi tetap untuk pulang ke kampung. gak ada yang sia-sia, semua masih bisa diperbaiki kok. hehehe 😁😁😁😁
Selasa, 24 Juni 2014
Kepalaku mengadah keatas
Mataku pun menyisir luasnya langit
Dan kurasa
Malam ini terasa begitu gelap
Karena langit kehilangan bintangnya
Tak ada lagi sinar yang menghiasi
Terasa kosong dan hampa
Aku merasa hatiku selaras dengan gelapnya malam ini
Tak ada lagi hal yang menghiasi
Hatiku kehilangan sinarnya
Aku mencoba mencari kemana bintangku pergi
Namun tak ku temukan
Dan aku berharap suatu ketika nanti akan terbit bintangku lagi
Mataku pun menyisir luasnya langit
Dan kurasa
Malam ini terasa begitu gelap
Karena langit kehilangan bintangnya
Tak ada lagi sinar yang menghiasi
Terasa kosong dan hampa
Aku merasa hatiku selaras dengan gelapnya malam ini
Tak ada lagi hal yang menghiasi
Hatiku kehilangan sinarnya
Aku mencoba mencari kemana bintangku pergi
Namun tak ku temukan
Dan aku berharap suatu ketika nanti akan terbit bintangku lagi
Kamis, 19 Juni 2014
Waktu terus bergulir membentuk kita
Aku disini terpaku dengan adanya hadirmu
Menikmati segala peranmu untukku
Namun tak dapat aku pungkiri
Hatiku bertanya apakah semua ini
Apa artiku untukmu
Dan apakah kita dihidupmu
Kau terlalu dalam mengetahui tentangku
Namun aku berada dalam pengenal yang dangkal tentangmu
Aksesmu terlalu luas untuk mengenalku
Namun kau selalu menutup jalanku mengenalmu
Lalu adilkah ini
Meskipun ini yang terjadi
Aku tetap seperti bunga yang bertumbuh bersama sang penanam
Walaupun aku tau ketika waktunya aku layu
Kau takkan ada lagi bersamaku
Aku disini terpaku dengan adanya hadirmu
Menikmati segala peranmu untukku
Namun tak dapat aku pungkiri
Hatiku bertanya apakah semua ini
Apa artiku untukmu
Dan apakah kita dihidupmu
Kau terlalu dalam mengetahui tentangku
Namun aku berada dalam pengenal yang dangkal tentangmu
Aksesmu terlalu luas untuk mengenalku
Namun kau selalu menutup jalanku mengenalmu
Lalu adilkah ini
Meskipun ini yang terjadi
Aku tetap seperti bunga yang bertumbuh bersama sang penanam
Walaupun aku tau ketika waktunya aku layu
Kau takkan ada lagi bersamaku
Minggu, 15 Juni 2014
dunia vs kamu
Aku menatap langit
Dan aku melihat bintang
Namun aku memilih memandang wajahmu
Dengan senyum indah yang tergantung
Aku menemukan bunga indah di taman
Tetapi bagiku mendapatkan tawa candamu lebih dari kata indah
Aku berjalan dan mendapatkan pelukan sinar matahari
Untukku hangat genggammu memampukanku untuk berlari
Jika seisi dunia menawarkan segala keindahan dan kehangatannya
Aku hanya memerlukan kamu untuk melengkapinya
Dan jika seisi dunia adalah apa yang aku butuhkan
Aku hanya butuh kamu berada disisiku..
Dan aku melihat bintang
Namun aku memilih memandang wajahmu
Dengan senyum indah yang tergantung
Aku menemukan bunga indah di taman
Tetapi bagiku mendapatkan tawa candamu lebih dari kata indah
Aku berjalan dan mendapatkan pelukan sinar matahari
Untukku hangat genggammu memampukanku untuk berlari
Jika seisi dunia menawarkan segala keindahan dan kehangatannya
Aku hanya memerlukan kamu untuk melengkapinya
Dan jika seisi dunia adalah apa yang aku butuhkan
Aku hanya butuh kamu berada disisiku..
Sabtu, 07 Juni 2014
menangis
Ketika air mata membasahi pipiku
Ini tidak menandakan aku sedang bersedih
Ini juga bukan tanda aku terlalu bahagia
Terkadang itu terjadi begitu saja
Aku tak bisa mendefinisikan apa yang terjadi
Namun hanya dengan menangislah aku mengartikannya
Aku hanya ingin tenggelam dalam tangisan
Hanya ingin mengeluarkan sesuatu yang mengganjal
Meski aku tak pernah tau itu apa
Jadi biarkanlah aku menangis
Menangis dalam pencarian ketenenganku
Ini tidak menandakan aku sedang bersedih
Ini juga bukan tanda aku terlalu bahagia
Terkadang itu terjadi begitu saja
Aku tak bisa mendefinisikan apa yang terjadi
Namun hanya dengan menangislah aku mengartikannya
Aku hanya ingin tenggelam dalam tangisan
Hanya ingin mengeluarkan sesuatu yang mengganjal
Meski aku tak pernah tau itu apa
Jadi biarkanlah aku menangis
Menangis dalam pencarian ketenenganku
Senin, 02 Juni 2014
baik itu gak munafik
Terkadang disaat kita sedang menggolongkan orang-orang, kita sering memasukkan orang itu dalam kategori orang yang baik. Buat gue secara pribadi baik itu sebenernya memiliki arti yang luas dan setiap pribadi memiliki pengertian berbeda mengenai "baik" ini sendiri. Dan satu lagi kalau buat kita sesuatu itu kita anggap baik belum tentu dalam kategori orang lain itu adalah baik, bisa aja itu masuk dalam kategori keburukan atau mungkin justru sangat baik.
Definisi orang baik menurut gue secara pribadi adalah orang yang mampu menjalankan segala etika-etika yang berlaku, contohnya saja etika sopan santun, etika agama, etika moral, dan lain sebagainya. Namun ada definisi lainnya juga yang gue punya mengenai orang yang baik yaitu "baik itu gak munafik". Kenapa gue bilang seperti ini karena terkadang ada orang yang baik kalau dia lagi butuh aja sama orang tertentu, atau dia mengharapkan feedback dari orang itu, atau kemungkinan lain dengan dia baik sama orang tertentu secara gak langsung dia mendapatkan suatu keuntungan (contohnya mungkin cari muka). Jadi kalau menurut gue untuk menilai suatu orang itu baik atau gak, akan membutuhkan waktu yang cukup lama sebagai dasar penilaian kita. Biasanya nih kalau orang yang baiknya itu munafik, dia akan berubah dari yang baik menjadi sangat tidak baik ketika dia udah dapet apa yang dia mau atau justru dia gak dapet apa-apa dari yang dia rencanakan. Jadi berhati-hatilah sama orang yang kaya gitu.
Sebenernya gue kepikiran mau nulis ini tuh karena percakapan gue sama si ka pras yang membahas tentang definisi orang baik. Awalnya gue cuma beropini seperti apa yang telah gue jelaskan diatas tapi setelah beberapa lama dari percakapan itu gue sebenernya merenungkan kembali (*halah gaya) tentang hal ini. Sebenernya gue mempertanyakan orang yang berperilaku baik di depan seseorang karena memang pencitraan dia adalah dia orang baik atau memang dia akan berperilaku baik walaupun sejujurnya dia gak suka sama orang itu, dia gondok, kesel, benci, dsb, itu bisa gak yah dikategorikan menjadi orang yang baiknya gak munafik. Mungkin kalau dia memang tetap berperilaku baik walaupun dia gak suka sama orang itu, mungkin dia bisa dibilang orang yang baiknya gak munafik tetapi kalau misalnya dia cerita ke temennya kalau dia kesel banget, gak suka sama orang itu, pokoknya cerita kalau keburukan orang itu tuh bla bla bla yang membuat dia gak suka tapi dia tetep berbuat baik. Ini masuk kategori baik yang gak munafik atau yang munafik yah? Sampai sekarang pun gue belum menemukan jawabannya atau setidaknya gue mendapatkan pengertian gue sendiri.
Kalau ada yang bisa bantu jawab silahkan. Atau setidaknya mengungkapkan pendapat kalian mengenai hal ini ke gue. Bisa hubungi nomer dibawah ini (halah). Hahaha intinya gue belum dapet jawabannya jadi sekian dulu
Definisi orang baik menurut gue secara pribadi adalah orang yang mampu menjalankan segala etika-etika yang berlaku, contohnya saja etika sopan santun, etika agama, etika moral, dan lain sebagainya. Namun ada definisi lainnya juga yang gue punya mengenai orang yang baik yaitu "baik itu gak munafik". Kenapa gue bilang seperti ini karena terkadang ada orang yang baik kalau dia lagi butuh aja sama orang tertentu, atau dia mengharapkan feedback dari orang itu, atau kemungkinan lain dengan dia baik sama orang tertentu secara gak langsung dia mendapatkan suatu keuntungan (contohnya mungkin cari muka). Jadi kalau menurut gue untuk menilai suatu orang itu baik atau gak, akan membutuhkan waktu yang cukup lama sebagai dasar penilaian kita. Biasanya nih kalau orang yang baiknya itu munafik, dia akan berubah dari yang baik menjadi sangat tidak baik ketika dia udah dapet apa yang dia mau atau justru dia gak dapet apa-apa dari yang dia rencanakan. Jadi berhati-hatilah sama orang yang kaya gitu.
Sebenernya gue kepikiran mau nulis ini tuh karena percakapan gue sama si ka pras yang membahas tentang definisi orang baik. Awalnya gue cuma beropini seperti apa yang telah gue jelaskan diatas tapi setelah beberapa lama dari percakapan itu gue sebenernya merenungkan kembali (*halah gaya) tentang hal ini. Sebenernya gue mempertanyakan orang yang berperilaku baik di depan seseorang karena memang pencitraan dia adalah dia orang baik atau memang dia akan berperilaku baik walaupun sejujurnya dia gak suka sama orang itu, dia gondok, kesel, benci, dsb, itu bisa gak yah dikategorikan menjadi orang yang baiknya gak munafik. Mungkin kalau dia memang tetap berperilaku baik walaupun dia gak suka sama orang itu, mungkin dia bisa dibilang orang yang baiknya gak munafik tetapi kalau misalnya dia cerita ke temennya kalau dia kesel banget, gak suka sama orang itu, pokoknya cerita kalau keburukan orang itu tuh bla bla bla yang membuat dia gak suka tapi dia tetep berbuat baik. Ini masuk kategori baik yang gak munafik atau yang munafik yah? Sampai sekarang pun gue belum menemukan jawabannya atau setidaknya gue mendapatkan pengertian gue sendiri.
Kalau ada yang bisa bantu jawab silahkan. Atau setidaknya mengungkapkan pendapat kalian mengenai hal ini ke gue. Bisa hubungi nomer dibawah ini (halah). Hahaha intinya gue belum dapet jawabannya jadi sekian dulu
Kamis, 29 Mei 2014
Ketika aku memilih suatu pilihan
Aku akan bertahan
Entah itu menyakitkan atau tidak
Jika itu menyakitkan
Aku memilih terlihat bodoh dengan bertahan
Dan ketika hatiku telah memilih
Itu adalah keputusanku yan tak dapat diubah
Jangan paksa aku untuk berubah
Karena ada saatnya aku tersadar sendiri
Lalu aku..
Bangun meraih kenyataan dan meninggalkan impian itu
Setiap orang berhak dan bebas memilih
Dan setiap pilihan memiliki alasannya
Ketika kau menocoba mengerti alasan itu dan tak menemukan jawabannya
Ini bukan berarti pilihan itu yang salah
Namun hanya orang itulah yang mengerti alasannya
Aku akan bertahan
Entah itu menyakitkan atau tidak
Jika itu menyakitkan
Aku memilih terlihat bodoh dengan bertahan
Dan ketika hatiku telah memilih
Itu adalah keputusanku yan tak dapat diubah
Jangan paksa aku untuk berubah
Karena ada saatnya aku tersadar sendiri
Lalu aku..
Bangun meraih kenyataan dan meninggalkan impian itu
Setiap orang berhak dan bebas memilih
Dan setiap pilihan memiliki alasannya
Ketika kau menocoba mengerti alasan itu dan tak menemukan jawabannya
Ini bukan berarti pilihan itu yang salah
Namun hanya orang itulah yang mengerti alasannya
Minggu, 25 Mei 2014
Bete
Hari ini jelas bukan hari yang menyenangkan buat gue. Bahkan hari ini dimulai dengan ex gue yang ngetweet dan menyinggung gue, lalu temen gue yang maksa nanya-nanya tugas ketika gue di gereja( gue gak mau mainan handphone di gereja kecuali intuk buka alkitab dan note untuk mencatat *setidaknya gue sedang menerapkan itu*), kemudian si ka "p" yang ngebahas tentang tweet gue pagi ini. Itu semua membuat tingkat kebetean gue meningkat secara drastis. Sejujurnya gue gak bete sama si ka "p", justru gue sebel sama diri gue yang jelas-jelas telah merusak citra gue sendiri. Gak tau kenapa sebenernya gue rada sensitif kalau ngomong gue yang nyakitin ex gue dan orang-orang pada kasian sama dia. Gue tidak mencari pembelaan, gue selalu tau dan ingat bahwa memang gue yang salah. Tapi apakah hubungan gue dan si ex gak bisa baik-baik saja. Lupakan yang lalu dan mulai perteman? Gue selalu bersikap baik ke dia tapi jatuhnya selalu dia salah tangkap, gue rada ngejauh kesannya gue semakin ngejahatin dia. Lalu? Yah memang gue yang salah! Gue gak ngerti banget, tadi rasanya pengen nangis. Pengen teriak-teriak kalau gue bete tapi gak ada gunanya. Gue memilih hanya untuk diam dan berusaha menyalurkan kebetean gue dengan yang positif yaitu menulis (lumayan nambah-nambah post). Kalau gue gak inget sama Tuhan gue, jujur rasanya gue pengen pindah gereja lokal. Tapi apa gunanya? Itu hanya menunjukkan ketidak dewasaan gue. Lari dari masalah bukanlah akhir dari segalanya tetapi justru membuka masalah baru. Kalau ngomongin bagaimana caranya membuat semua jadi pulih kembali memang sulit dan complicated tapi bukan berarti gak mungkin kan? Ahhhh entahlah, hari ini totally mood gue hancur berantakan dan belum ada satu pun yang membuat mood gue menjadi lebih baik setidaknya 30%. Bahkan temen gue velika udah ngirimin foto baekhyun dan kai tapi tetep mood gue gak pulih. Gue memilih untuk tidur beberapa saat dan gak ada perubahan mencolok. Tetep aja hati gue gondok. Dan yasudahlah, biarkan kebetean ini berlalu dengan berlalunya hari ini. Sekian.
Selasa, 20 Mei 2014
Setiap langkah maju yang kuambil
Akan semakin menambah keraguanku
Namun ketika langkah mundur yang kujalani
Justru membuatku semakin terpuruk
Lalu, apakah aku harus berdiam diri?
Menunggu nasib datang menjemputku
Atau justru aku harus menutup perjalananku yang ini
Dan menggantikannya dengan perjalanan yang lain
Terlalu lelah otakku untuk mengambil keputusan
Dan hatiku terlalu rapuh untuk memilih
Dan karenanya sang waktu mengambil bagiannya
Menjadikan pilihan itu terhapus olehnya
Akan semakin menambah keraguanku
Namun ketika langkah mundur yang kujalani
Justru membuatku semakin terpuruk
Lalu, apakah aku harus berdiam diri?
Menunggu nasib datang menjemputku
Atau justru aku harus menutup perjalananku yang ini
Dan menggantikannya dengan perjalanan yang lain
Terlalu lelah otakku untuk mengambil keputusan
Dan hatiku terlalu rapuh untuk memilih
Dan karenanya sang waktu mengambil bagiannya
Menjadikan pilihan itu terhapus olehnya
Rabu, 14 Mei 2014
Ketika satu kata terucap
Terlalu banyak senyum yang ditimbulkan
Saat satu tindakan yang dilakukan
Beribu arti yang tercipta
Dan ketika satu keceriaan disebarkan
Berjuta sinar bintang terpancar dari dalam diri
Tapi apa artinya semua hal itu
Hal yang biasa kita sebut dengan kebahagiaan
Kebahagiaan yang aku tahu dan aku rasakan sendiri
Tanpa sang pencipta kebahagiaan mengetahuinya
Mengetahui bahwa aku disini bahagia karenanya
Entah aku yang terlalu bodoh menikmati bahagia itu sendiri
Atau justru kamu yang terlalu bodoh sebagai pencipta kebahagianku
Tetapi memang jika kebodohan itu melingkupi aku
Sekarang aku hanya ingin menikmati kebodohanku untuk kebahagiaan
Walaupun mungkin aku akan semakin terlihat bodoh
Terlalu banyak senyum yang ditimbulkan
Saat satu tindakan yang dilakukan
Beribu arti yang tercipta
Dan ketika satu keceriaan disebarkan
Berjuta sinar bintang terpancar dari dalam diri
Tapi apa artinya semua hal itu
Hal yang biasa kita sebut dengan kebahagiaan
Kebahagiaan yang aku tahu dan aku rasakan sendiri
Tanpa sang pencipta kebahagiaan mengetahuinya
Mengetahui bahwa aku disini bahagia karenanya
Entah aku yang terlalu bodoh menikmati bahagia itu sendiri
Atau justru kamu yang terlalu bodoh sebagai pencipta kebahagianku
Tetapi memang jika kebodohan itu melingkupi aku
Sekarang aku hanya ingin menikmati kebodohanku untuk kebahagiaan
Walaupun mungkin aku akan semakin terlihat bodoh
Minggu, 04 Mei 2014
Family Time
Entah mengapa ini menjadi salah satu foto yang gue suka. Gue akuin disitu pose gue gak bagus, penampilan gue juga berantakan karena abis tidur-tiduran. Tapi gue berasa ada arti yang besar disini. Gue merasa gue punya keluarga bahagia, punya adik, kakak, keponakan yang membuat hidup gue terasa lebih indah diluar keadaan yang sesungguhnya. Gue sangat menghargai pemberian Tuhan ini dan gue juga sangat mengharagi yang namanya family time di keluarga besar gue. Apapun beban yang ada, berkumpul bersama mereka bisa menghilangkan segala beban meskipun hanya untuk sementara. Andai bisa meminta, gue pengen anggota keluarga yang sudah pergi masih ada dan bisa merasakan kebahagiaan seperti ini. Tapi gue sadar kok, mungkin jika kita masih bersama-sama mereka, tak akan pernah ada moment seperti ini atau mungkin jarang. Itu semua karena mungkin kita akan lebih terfokus pada keluarga inti kita dan kebersamaan kita adalah hasil proses kehilangan orang-orang yang kita cintai. Proses yang membawa kita mengerti bagaimana pun keadaan kita akan ada keluarga yang bersama kita. Setidaknya itu yang gue pikirkan dan gue alami, sekali lagi gue mensyukuri itu.
#KeluargaLadiman
Kamis, 01 Mei 2014
Aku berjalan
Namun aku tak tau tujuan aku melangkah
Aku berfikir
Tapi entah apa yang akan difikirkan otakku
Aku melihat
Tetapi aku tak pernah menangkap apa yang aku lihat
Aku mendengar
Namun semuanya begitu samar bagiku
Semua yang aku lakukan terasa sulit untuk dilakukan
Aku melakukannya tapi tak pernah tau tujuannya
Dan aku melakukannya tanpa aku merasa melakukannya
Namun aku tak tau tujuan aku melangkah
Aku berfikir
Tapi entah apa yang akan difikirkan otakku
Aku melihat
Tetapi aku tak pernah menangkap apa yang aku lihat
Aku mendengar
Namun semuanya begitu samar bagiku
Semua yang aku lakukan terasa sulit untuk dilakukan
Aku melakukannya tapi tak pernah tau tujuannya
Dan aku melakukannya tanpa aku merasa melakukannya
Minggu, 27 April 2014
Cerita Kita
Ketika aku memainkan peranku
Dan kamu pun memainkan peranmu
Kita bertemu dalam sebuah panggung bernama kehidupan
Kita menjalankan sebuah cerita
Namun hanya kita yang tau
Dunia diluar kita tak mengetahuinya
Entah judul apa yang pantas disematkan atas cerita kita
Kamu dan aku hanya berfokus pada peran masing-masing
Sampai pada akhirnya kita merasa jenuh
Merasa jenuh atas cerita kita
Dan mulai mempertanyakan judul atas cerita itu
Agar aku dan kamu mengetahui tujuan akhir cerita kita
Dan kamu pun memainkan peranmu
Kita bertemu dalam sebuah panggung bernama kehidupan
Kita menjalankan sebuah cerita
Namun hanya kita yang tau
Dunia diluar kita tak mengetahuinya
Entah judul apa yang pantas disematkan atas cerita kita
Kamu dan aku hanya berfokus pada peran masing-masing
Sampai pada akhirnya kita merasa jenuh
Merasa jenuh atas cerita kita
Dan mulai mempertanyakan judul atas cerita itu
Agar aku dan kamu mengetahui tujuan akhir cerita kita
Sabtu, 26 April 2014
Aku
Aku bukan kupu-kupu yang memiliki sayap yang cantik
Aku juga bukan bunga mawar yang menimbulkan aroma harum
Aku pun tidak dapat menyamai indahnya pelangi
Aku juga tidak dapat disandingkan dengan cahaya bintang
Aku adalah aku
Entah itu kelebihanku atau kekuranganku
Entah itu kebaikanku maupun keburukanku
Aku juga bukan bunga mawar yang menimbulkan aroma harum
Aku pun tidak dapat menyamai indahnya pelangi
Aku juga tidak dapat disandingkan dengan cahaya bintang
Aku adalah aku
Entah itu kelebihanku atau kekuranganku
Entah itu kebaikanku maupun keburukanku
Jumat, 25 April 2014
Kau bukan matahari yang membawa kehangatan
Tetapi canda tawamu mencairkan dinginnya hariku
Kau bukan bulan yang menerangi ketika malam datang
Namun hadirmu menepis gelapnya hati ini
Kau bukan bintang yang menunjukkan jalan
Namun caramu berfikir seringkali memberi penerangan untuk jalanku
Tanpa sadar hadirmu disini memberi begitu banyak arti
Entah sejak kapan kamu melakukan ini untukku
Atau sebenarnya ini hanya perasaanku
Yang sesungguhnya adalah kamu memang melakukan bagianmu
Namun aku rasa kamu melakukannya untukku
Apapun itu aku hanya tidak ingin ini berubah
Apapun peranmu dihidupku, aku hanya ingin kamu tetap disini
Memberi begitu banyak arti yang aku sendiri tak mampu mengartikannya..
Tetapi canda tawamu mencairkan dinginnya hariku
Kau bukan bulan yang menerangi ketika malam datang
Namun hadirmu menepis gelapnya hati ini
Kau bukan bintang yang menunjukkan jalan
Namun caramu berfikir seringkali memberi penerangan untuk jalanku
Tanpa sadar hadirmu disini memberi begitu banyak arti
Entah sejak kapan kamu melakukan ini untukku
Atau sebenarnya ini hanya perasaanku
Yang sesungguhnya adalah kamu memang melakukan bagianmu
Namun aku rasa kamu melakukannya untukku
Apapun itu aku hanya tidak ingin ini berubah
Apapun peranmu dihidupku, aku hanya ingin kamu tetap disini
Memberi begitu banyak arti yang aku sendiri tak mampu mengartikannya..
Kamis, 24 April 2014
Sepi <--> Ramai
Kata orang sepi itu saat tiada seorang pun..
Lalu bagaimana dengan ditengah keramaian tapi kau merasa sendiri..
Orang mengatakan ramai itu ketika kau bersama-sama dengan orang lain..
Namun bagaimana ketika kau sendiri tetapi ada badai didalam hatimu..
Kesepian..
Keramaian..
Aku tak mampu membedakannya
Bahkan mengartikannya pun tak bisa
Jangan paksaku untuk mencari tau tentang hal ini
Jangan buat aku menganalisa apa yang sebenernya terjadi
Mungkin kesepian dan keramaian seperti sisi sebuah koin
Mereka menyatu, tak bisa dipisahkan
Apapun itu aku tak mau banyak berargumen
Aku hanya ingin menikmati
Entah keramaian atau kesepian sekali pun
Lalu bagaimana dengan ditengah keramaian tapi kau merasa sendiri..
Orang mengatakan ramai itu ketika kau bersama-sama dengan orang lain..
Namun bagaimana ketika kau sendiri tetapi ada badai didalam hatimu..
Kesepian..
Keramaian..
Aku tak mampu membedakannya
Bahkan mengartikannya pun tak bisa
Jangan paksaku untuk mencari tau tentang hal ini
Jangan buat aku menganalisa apa yang sebenernya terjadi
Mungkin kesepian dan keramaian seperti sisi sebuah koin
Mereka menyatu, tak bisa dipisahkan
Apapun itu aku tak mau banyak berargumen
Aku hanya ingin menikmati
Entah keramaian atau kesepian sekali pun
Sabtu, 12 April 2014
5 Hal Menyenangkan yang Dilakukan Bersama Ibu
Gak nyangka ternyata sudah 1 tahun 3 bulan gue hidup tanpa sosok seorang ibu. Banyak hal yang tentunya harus berubah dan hilang karena gak ada lagi dia disamping gue. Sejujurnya ini bukan cerita sedih sih, jujur gue telah mengikhlas dia tinggal bersama Bapa disurga. Hanya saja ini cara gue bernostalgia mengenai hal-hal yang menyangkut tentang ibu gue..
Disini gue akan meriview 5 hal yang rindu sekali gue lakukan bersama ibu. Gue gak berharap 5 hal ini bisa gue lakuin bareng dia lagi sih tapi setidaknya gue bisa mengenang hal itu menjadi hal yang indah yang pernah gue lakukan.
5. Belanja BersamaYup diposisi kelima gue kangen banget belanja bareng dia apalagi kalau udah nyangkut yang namanya belanja baju atau segala hal yang menyangkut tentang penampilan. Kenapa gue kangen banget karena ibu gue tuh gak pernah perhitungan untuk ngeluarin uangnya demi belanjaan gue yang menunjang penampilan. Hahaha ini kesannya ngarep duitnya aja sih. Tapi gue seneng banget belanja sama dia, dia bagaikan stylist gue. Model baju apa yang bagus gue pake, sepatu kaya gimana, warna yang cocok, aksesoris yang lucu, barang barang bermerk. Emang sih dari kecil gue diajarin kalau mau punya sesuatu harus nabung tapi kalau uangnya kurang pasti akan ditambahin. Hahaha udah gitu asiklah belanja sama dia, menyenangkan, gak kenal waktu walaupun dia suka ngeluh capek karena penyakitnya pas jalan. Setidaknya dia membuat belanja bersama itu "our time" banget..
4. Request Masakan
Sebenernya hal ini bukan dilakuin bareng ibu gue tapi emang ibu gue yang ngelakuin. Yup masak... Tapi hal masak memasak dirumah gue gak akan terjadi kalau bukan karena permintaan gue. Yup ibu tuh karena penyakitnya jadi jarang masak karena gampang capek, cuma kalau gue lagi dateng doyan makannya seringkali gue memohon untuk dimasaki sesuatu. Masakan yang paling sering gue request adalah sambal goreng kentang sama ati ampela dicabein. Sangking gue gak bisa lepas sama tuh masakan sampai-sampai temen gue Priska Nia W. A menghadiahkan gue masakan nyokapnya berupa sambel goreng kentang plus ati ampela setempat makan ketika ulang tahun gue ke-18 (ulang tahun pertama tanpa ibu). Wihh rasanya bahagia walau diliat sangat sederhana. Gue juga sayang banget sama ibunya dia karena baik banget (soalnya temen ibu gue juga sih). Hahaha.. Kangenlah minta masakan bahkan masakan yang gak biasa. Kaya misalnya waktu itu gue ikut retret smp atau apa yah gue lupa disana masakannya itu sawi plus kembang tahu. Itu kan gak lumrah yah tapi ternyata gue suka, jadi gue meminta ibu untuk memasaknya dan enak loh.. Hehehe
3. Tidur bersama (dikelonin)
Wah sudah masuk urutan tiga besar dan diurutan ini ditempati oleh kegiatan tidur.. Hmm dari gue kecil, gue gak pernah misah tidur dari orang tua gue dan semenjak bokap jaga malam yah yang tersisa adalah ibu gue. Ketika ibu gue gak ada ini adalah salah satu hal paling berat yaitu tidur sendiri. Mungkin orang nganggepnya gue takut tidur sendiri atau apa tapi sebenernya bukan, buktinya gue fine fine aja setahun lebih tidur sendiri. Hanya saja gue tetap merindukan bisa tidur bersama orang tua gue, lebih ke habbit sih kayanya dan perubahan itu memang gak enak walaupun harus tetap dijalani. Tidur sendiri ketika ibu gak ada dan menjadi salah satu hal terberat itu bukan cuma gue yang ngalamin, bahkan gue pernah sharing sama orang yang gak beda jauhlah jalan ceritanya sama gue dan dia juga menyatakan itu hal terberat. Ketika kita tidur bersama tuh banyak hal so sweet yang dia lakuin buat gue misalnya dulu gue lagi sakit sampe mimisan gitu trus gue tidur bareng dia, disaat itu gue hanya terdiam ketika dia berdoa untuk kesembuhan gue dan memeluk gue sambil tiduran. Gue hanya pura pura tidak tau dan menikmati hal itu. Hal so sweet lain adalah disaat akhir-akhir dia. Gue pernah ceritain dipost sebelumnya ketika gue sakit saat mau persiapan natal dan dia ngasi selimut ke gue lalu gue bisa tertidur hanya dipelukan dia. Itu adalah pelukan terakhir yang dia berikan.. Saat ini hanya bisa mengenang tapi gue gak kecewa karena setidaknya gue sudah pernah mendapati hal seindah itu sebelumnya..
2. Berantem
Aduh kenapa hal buruk kaya gini malah jadi nomor dua yah. Hahaha gak selalu buruk kok suatu hal itu kadang kita bisa liat indahnya diwaktu yang tepat. Dulu bisa dibilang gue gak pernah sehari aja gak beda pendapat sama ibu gue dan tanpa berantem. Ego masing-masing akan selalu dipertahanin kalau lagi berantem. Sikap anak tunggal yang gak mau kalah di gue tuh pasti keluar udah gitu ibu juga gak mau kalah. Disini sisa orang yang ada adalah bokap tapi kalau bokap gue udah belain gue pasti ibu langsung ngambek kaya anak kecil karena merasa gak dibelain siapa siapa. Hahaha disini gue kalau inget lagi jatuhnya jadi lucu aja. Gue sama ibu tuh kalau berantem kaya anak seumuran, ntar gak saling negor trus kalau ada urusan lewat perantara. Baikannya juga yah begitu aja. Gue sebenernya juga gak mau sih berantem sama ibu tapi kalau disuruh ngulang mungkin lucu kali yah.. Yang akan selalu nangis abis berantem tuh yah jelas pasti gue lah.. Dan yang lucunya yang lebih banyak ngalah ketika mau baikan tuh kayanya ibu deh soalnya biasanya gue kekeuh gak mau deketin. Hahaha
1. Disuapin (makan berdua) dan Sharing segala
Urutan pertama justru ada dua hal? Kenapa? Gue gak bisa milih mana yang lebih baik dari kedua hal itu. Buat gue dua duanya merupakan hal yang paling gue rindukan untuk dilakukan bersama ibu kembali. Yang akan gue riview pertama adalah disuapin dan makan sepiring berdua. Ini habbit yang gak susah banget dirubah. Gue memang gak cacat dan masih bisa menggunakan tangan gue untuk makan tapi kangen banget makan sambil ngerjain sesuatu yang lain dengan lancar dan cara menghandlenya adalah dengan disuapin. Gak cuma itu sih tapi emang bener bener kangen disuapin. Sampe pernah yah sangking magernya gue makan disuatu acara, kakak greja gue gregetan trus akhirnya nyuapin gue. Yup ka ella yang pernah nyuapin gue, sangking dia mengasihi gue (hahaha antara kasian anak orang ntar gak makan atau sayang sama gue, sayang lah pastinya).. Lalu gue juga gak bisa makan seporsi kecuali porsinya udah gue sesuaim sama gue. Ini habbit berikutnya yang belum bisa gue ubah. Karena kebiasaan makan berdua, kebiasaan menghabiskan satu porsi tuh berdua, dan sampe sekarang gue masih bingung kalau lagi laper dan gak ada bokao tuh mau makan tapi gak abis kalau seporsi atau lebih milih gak makan aja daripada gak abis. Soalnya gue tersiksa makan seporsi, meski makan dalam jangka waktu yang lama kalau dalam keadaan normal kalau kalap gak tau deh.
Lalu yang terakhir dan yang paling gue rindu adalah mensharekan segala sesuatu walaupun mungkin itu bagaikan spam sih. Tapi ibu tuh adalah orang yang paling bisa menerima segala cerita gue mau penting, mau gak pasti dia akan selalu komentarin. Gue belum bisa nemu yang kaya gini lagi bahkan bokap sekalipun gak bisa menggantikannya.
Yup 5 hal (6 sih bahkan) yang gue rindu untuk gue lakukan bareng ibu.. :')
Disini gue akan meriview 5 hal yang rindu sekali gue lakukan bersama ibu. Gue gak berharap 5 hal ini bisa gue lakuin bareng dia lagi sih tapi setidaknya gue bisa mengenang hal itu menjadi hal yang indah yang pernah gue lakukan.
5. Belanja BersamaYup diposisi kelima gue kangen banget belanja bareng dia apalagi kalau udah nyangkut yang namanya belanja baju atau segala hal yang menyangkut tentang penampilan. Kenapa gue kangen banget karena ibu gue tuh gak pernah perhitungan untuk ngeluarin uangnya demi belanjaan gue yang menunjang penampilan. Hahaha ini kesannya ngarep duitnya aja sih. Tapi gue seneng banget belanja sama dia, dia bagaikan stylist gue. Model baju apa yang bagus gue pake, sepatu kaya gimana, warna yang cocok, aksesoris yang lucu, barang barang bermerk. Emang sih dari kecil gue diajarin kalau mau punya sesuatu harus nabung tapi kalau uangnya kurang pasti akan ditambahin. Hahaha udah gitu asiklah belanja sama dia, menyenangkan, gak kenal waktu walaupun dia suka ngeluh capek karena penyakitnya pas jalan. Setidaknya dia membuat belanja bersama itu "our time" banget..
4. Request Masakan
Sebenernya hal ini bukan dilakuin bareng ibu gue tapi emang ibu gue yang ngelakuin. Yup masak... Tapi hal masak memasak dirumah gue gak akan terjadi kalau bukan karena permintaan gue. Yup ibu tuh karena penyakitnya jadi jarang masak karena gampang capek, cuma kalau gue lagi dateng doyan makannya seringkali gue memohon untuk dimasaki sesuatu. Masakan yang paling sering gue request adalah sambal goreng kentang sama ati ampela dicabein. Sangking gue gak bisa lepas sama tuh masakan sampai-sampai temen gue Priska Nia W. A menghadiahkan gue masakan nyokapnya berupa sambel goreng kentang plus ati ampela setempat makan ketika ulang tahun gue ke-18 (ulang tahun pertama tanpa ibu). Wihh rasanya bahagia walau diliat sangat sederhana. Gue juga sayang banget sama ibunya dia karena baik banget (soalnya temen ibu gue juga sih). Hahaha.. Kangenlah minta masakan bahkan masakan yang gak biasa. Kaya misalnya waktu itu gue ikut retret smp atau apa yah gue lupa disana masakannya itu sawi plus kembang tahu. Itu kan gak lumrah yah tapi ternyata gue suka, jadi gue meminta ibu untuk memasaknya dan enak loh.. Hehehe
3. Tidur bersama (dikelonin)
Wah sudah masuk urutan tiga besar dan diurutan ini ditempati oleh kegiatan tidur.. Hmm dari gue kecil, gue gak pernah misah tidur dari orang tua gue dan semenjak bokap jaga malam yah yang tersisa adalah ibu gue. Ketika ibu gue gak ada ini adalah salah satu hal paling berat yaitu tidur sendiri. Mungkin orang nganggepnya gue takut tidur sendiri atau apa tapi sebenernya bukan, buktinya gue fine fine aja setahun lebih tidur sendiri. Hanya saja gue tetap merindukan bisa tidur bersama orang tua gue, lebih ke habbit sih kayanya dan perubahan itu memang gak enak walaupun harus tetap dijalani. Tidur sendiri ketika ibu gak ada dan menjadi salah satu hal terberat itu bukan cuma gue yang ngalamin, bahkan gue pernah sharing sama orang yang gak beda jauhlah jalan ceritanya sama gue dan dia juga menyatakan itu hal terberat. Ketika kita tidur bersama tuh banyak hal so sweet yang dia lakuin buat gue misalnya dulu gue lagi sakit sampe mimisan gitu trus gue tidur bareng dia, disaat itu gue hanya terdiam ketika dia berdoa untuk kesembuhan gue dan memeluk gue sambil tiduran. Gue hanya pura pura tidak tau dan menikmati hal itu. Hal so sweet lain adalah disaat akhir-akhir dia. Gue pernah ceritain dipost sebelumnya ketika gue sakit saat mau persiapan natal dan dia ngasi selimut ke gue lalu gue bisa tertidur hanya dipelukan dia. Itu adalah pelukan terakhir yang dia berikan.. Saat ini hanya bisa mengenang tapi gue gak kecewa karena setidaknya gue sudah pernah mendapati hal seindah itu sebelumnya..
2. Berantem
Aduh kenapa hal buruk kaya gini malah jadi nomor dua yah. Hahaha gak selalu buruk kok suatu hal itu kadang kita bisa liat indahnya diwaktu yang tepat. Dulu bisa dibilang gue gak pernah sehari aja gak beda pendapat sama ibu gue dan tanpa berantem. Ego masing-masing akan selalu dipertahanin kalau lagi berantem. Sikap anak tunggal yang gak mau kalah di gue tuh pasti keluar udah gitu ibu juga gak mau kalah. Disini sisa orang yang ada adalah bokap tapi kalau bokap gue udah belain gue pasti ibu langsung ngambek kaya anak kecil karena merasa gak dibelain siapa siapa. Hahaha disini gue kalau inget lagi jatuhnya jadi lucu aja. Gue sama ibu tuh kalau berantem kaya anak seumuran, ntar gak saling negor trus kalau ada urusan lewat perantara. Baikannya juga yah begitu aja. Gue sebenernya juga gak mau sih berantem sama ibu tapi kalau disuruh ngulang mungkin lucu kali yah.. Yang akan selalu nangis abis berantem tuh yah jelas pasti gue lah.. Dan yang lucunya yang lebih banyak ngalah ketika mau baikan tuh kayanya ibu deh soalnya biasanya gue kekeuh gak mau deketin. Hahaha
1. Disuapin (makan berdua) dan Sharing segala
Urutan pertama justru ada dua hal? Kenapa? Gue gak bisa milih mana yang lebih baik dari kedua hal itu. Buat gue dua duanya merupakan hal yang paling gue rindukan untuk dilakukan bersama ibu kembali. Yang akan gue riview pertama adalah disuapin dan makan sepiring berdua. Ini habbit yang gak susah banget dirubah. Gue memang gak cacat dan masih bisa menggunakan tangan gue untuk makan tapi kangen banget makan sambil ngerjain sesuatu yang lain dengan lancar dan cara menghandlenya adalah dengan disuapin. Gak cuma itu sih tapi emang bener bener kangen disuapin. Sampe pernah yah sangking magernya gue makan disuatu acara, kakak greja gue gregetan trus akhirnya nyuapin gue. Yup ka ella yang pernah nyuapin gue, sangking dia mengasihi gue (hahaha antara kasian anak orang ntar gak makan atau sayang sama gue, sayang lah pastinya).. Lalu gue juga gak bisa makan seporsi kecuali porsinya udah gue sesuaim sama gue. Ini habbit berikutnya yang belum bisa gue ubah. Karena kebiasaan makan berdua, kebiasaan menghabiskan satu porsi tuh berdua, dan sampe sekarang gue masih bingung kalau lagi laper dan gak ada bokao tuh mau makan tapi gak abis kalau seporsi atau lebih milih gak makan aja daripada gak abis. Soalnya gue tersiksa makan seporsi, meski makan dalam jangka waktu yang lama kalau dalam keadaan normal kalau kalap gak tau deh.
Lalu yang terakhir dan yang paling gue rindu adalah mensharekan segala sesuatu walaupun mungkin itu bagaikan spam sih. Tapi ibu tuh adalah orang yang paling bisa menerima segala cerita gue mau penting, mau gak pasti dia akan selalu komentarin. Gue belum bisa nemu yang kaya gini lagi bahkan bokap sekalipun gak bisa menggantikannya.
Yup 5 hal (6 sih bahkan) yang gue rindu untuk gue lakukan bareng ibu.. :')
Rabu, 02 April 2014
"yaudahlah"
Apa yang ada dipikiran lo lo pada kalau misalkan diomelin? Mungkin reaksinya banyakan negatif kali yah, misalnya kesel, marah balik, nangis, bad mood lah.. Tapi kalau lo ngelakuin hal yang salah dan gak diomelin pasti kebanyakan orang akan seneng banget. Merasa mereka terbebas dari beban rasa bersalah.
Tapi buat gue gak tuh.. Justru gue merasa aneh banget ketika gue melakukan kesalahan yang mungkin cukup dibilang fatal karena gue bener-bener gak bertanggung jawab sama barang yang dipercayakan kepada gue tetapi gak diomelin, gak dimarahin..
Mungkin banyak orang yang akan bilang gue aneh atau apalah terserah tapi buat gue, omelan tuh bagaikan batas pengaman gue biar gue gak ngelakuin hal yang salah lagi di masa mendatang..
Gak cuma itu sih alasan gue kenapa justru gue lebih seneng kena marah dibanding dengan kata "yaudahlah" yang menutup permasalahan secara mudah dan menggantung sebenarnya. Gue merasa lebih diperhatikan ketika gue dimarahin karena di tengah kata-kata advisenya itu sebenarnya ada perhatian yang tercurah, yang gak kepengen gue melakukan hal yang gak baik lagi secara berulang, ada harapan supaya gue lebih baik lagi..
Sayangnya "dimarahin" itu udah jarang gue alami ketika dia pergi. Yup nyokap itu pasti akan selalu lebih cerewet kan dan gue kangen cerewetnya dia yang marahin gue kalau gue ngelakuin salah sedikit aja. Trus kita marahan deh, gak mau saling nyapa. Kalau mau nanya sesuatu lewat perantaraan orang dan baikannya yah gitu aja. Tiba-tiba udah baik aja.. Berasa kaya temen yang lagi marahan trus baikan gitu aja..
Justru sikap bokap yang mungkin dulu terkesan jadi perisai gue ketika dimarahin nyokap, sekarang berubah menjadi pribadi dingin dengan menyudahi permasalahan dengan kata "yaudahlah".
Kalau kata orang sih mungkin bokap gak mau marah karena gue adalah satu-satunya milik dia. Dia gak mau bikin gue jauh dari dia dengan memarahi gue. Yahh mungkin seperti itu. Atau lebih bijaknya lagi gue gak boleh negative thingking ke bokap, setidaknya itu nasehat yang gue dapet dari seseorang.
Jadi YASUDAHLAH gue gak mau ambil pusing dia mah marah atau gak. Yang lebih penting bagaimana cara gue untuk lebih bertanggung jawab dan lebih menerima kenyataan bahwa gak selamanya apa yang kita harapkan itu jadi kenyataan..
Sekali lagi YASUDAHLAH...
Tapi buat gue gak tuh.. Justru gue merasa aneh banget ketika gue melakukan kesalahan yang mungkin cukup dibilang fatal karena gue bener-bener gak bertanggung jawab sama barang yang dipercayakan kepada gue tetapi gak diomelin, gak dimarahin..
Mungkin banyak orang yang akan bilang gue aneh atau apalah terserah tapi buat gue, omelan tuh bagaikan batas pengaman gue biar gue gak ngelakuin hal yang salah lagi di masa mendatang..
Gak cuma itu sih alasan gue kenapa justru gue lebih seneng kena marah dibanding dengan kata "yaudahlah" yang menutup permasalahan secara mudah dan menggantung sebenarnya. Gue merasa lebih diperhatikan ketika gue dimarahin karena di tengah kata-kata advisenya itu sebenarnya ada perhatian yang tercurah, yang gak kepengen gue melakukan hal yang gak baik lagi secara berulang, ada harapan supaya gue lebih baik lagi..
Sayangnya "dimarahin" itu udah jarang gue alami ketika dia pergi. Yup nyokap itu pasti akan selalu lebih cerewet kan dan gue kangen cerewetnya dia yang marahin gue kalau gue ngelakuin salah sedikit aja. Trus kita marahan deh, gak mau saling nyapa. Kalau mau nanya sesuatu lewat perantaraan orang dan baikannya yah gitu aja. Tiba-tiba udah baik aja.. Berasa kaya temen yang lagi marahan trus baikan gitu aja..
Justru sikap bokap yang mungkin dulu terkesan jadi perisai gue ketika dimarahin nyokap, sekarang berubah menjadi pribadi dingin dengan menyudahi permasalahan dengan kata "yaudahlah".
Kalau kata orang sih mungkin bokap gak mau marah karena gue adalah satu-satunya milik dia. Dia gak mau bikin gue jauh dari dia dengan memarahi gue. Yahh mungkin seperti itu. Atau lebih bijaknya lagi gue gak boleh negative thingking ke bokap, setidaknya itu nasehat yang gue dapet dari seseorang.
Jadi YASUDAHLAH gue gak mau ambil pusing dia mah marah atau gak. Yang lebih penting bagaimana cara gue untuk lebih bertanggung jawab dan lebih menerima kenyataan bahwa gak selamanya apa yang kita harapkan itu jadi kenyataan..
Sekali lagi YASUDAHLAH...
Langganan:
Postingan (Atom)