Jika aku punya pilihan antara terbangun dan terlelap dalam mimpi
Mungkin aku tidak akan memilih untuk terbangun
Aku ingin terjebak dalam mimpiku
Karena mimpi-mimpiku adalah kamu
Bahagia ku dapat didalam mimpi
Memandangmu tanpa batas
Memperhatikanmu tanpa ada orang yang menyadari
Menggaapaimu yang sangat sulit dilakukan pun dapat ku perbuat
Tetapi apakah aku akan bertahan dengan pilihanku?
Kata orang "yang tersulit bukanlah menentukan pilhan tetapi setia bertahan pada pilihan yang diambil"
Aku menyadari bahwa aku hidup di dunia nyata dan bukan dunia mimpi
Tetapi aku masih ingin melakukan hal-hal yang hanya bisa ku lakukan disana
Apakah salah keinginanku?
Tapi apakah sepenuhnya benar?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar