Setiap langkah maju yang kuambil
Akan semakin menambah keraguanku
Namun ketika langkah mundur yang kujalani
Justru membuatku semakin terpuruk
Lalu, apakah aku harus berdiam diri?
Menunggu nasib datang menjemputku
Atau justru aku harus menutup perjalananku yang ini
Dan menggantikannya dengan perjalanan yang lain
Terlalu lelah otakku untuk mengambil keputusan
Dan hatiku terlalu rapuh untuk memilih
Dan karenanya sang waktu mengambil bagiannya
Menjadikan pilihan itu terhapus olehnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar