Selasa, 09 September 2014

sang burung kecil

ku lihat seekor burung kecil hinggap di sebuah sarang. ia terlihat terkejut mendapati sarang yang kemungkinan besar adalah sarangnya telah berpenghuni oleh seekor anak burung serta induknya. sepertinya burung kecil ini sudah tak lagi memiliki induk dan tinggal sendiri dalam sarangnya. sang induk dan anak burung yang ada dalam sarangnya tak menghalangi ia untuk tetap berada dalam sarangnya. sang induk tersebut membiarkan burung kecil itu tinggal bersama mereka.


namun sang induk tak pernah bersikap manis pada burung kecil, ia hanya memberi perhatian pada anaknya. anak sang induk pun terlihat tak sebaik awalnya. ia anak yang pemalas, nakal, bahkan suka melawan induknya. sejak itu terjadi kehidupan burung kecil pun berubah. ia tak lagi sedamai dahulu bersama induknya atau setidaknya menikmati hidup sendiri tanpa sang induk atau siapapun di sarangnya.


sang burung kecil pun lebih suka terbang menjelajahi taman sekitar sarangnya dibandingkan beristirahat dalam sarangnya. ia merasa terhimpit, ia merasa jenuh, ia merasa tak tahan lagi dengan sarang barunya. ketika terlintas meninggalkan sarangnya dan pergi membuat sarang baru, burung kecil teringat bahwa masa-masa indah bersama induknya ada pada sarang itu. masa-masa ia dibimbing dan diajar bertumbuh bersama induknya melekat pada sarangnya.. ia pun merasa ia belum cukup besar untuk mencari tempat berlindung baru di lingkungan lain yang mungkin akan menakutkan baginya. akan banyak tantangan diluar sana. lalu akankah burung ini akan mendapatkan kebahagiannya kembali? atau selamanya ia harus bertahan pada situasi yang membuatnya tertekan? ahhh burung kecil, aku yakin engkau lebih kuat daripada yang ku lihat.. bertahanlah hingga kebahagiaan datang padamu atau jika itu tidak pernah terjadi biarlah Penciptamu tau apa yang terbaik untukmu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar