Belakang ini gue sedang mengalami apa yang mungkin orang katakan
galau. Tapi galau gue bukan karena putus
cinta atau ditinggal pergi seseorangan. Gue hanya merasa dalam kondisi dimana
gue selalu merasa salah walau mungkin menurut orang lain itu bukan salah gue. Tapi
gue berfikir kalau gue tidak melakukan suatu tindakan a kemungkinan besar
kejadian b tidak akan terjadi. Jadi gue menyimpulkan kalau gue yang salah,
walau gue juga enggan menjadi orang yang terbebani karena rasa bersalah gue. Gue
tau kalau kejadian b bisa terjadi karena factor c,d, atau bahkan e. Tapi entah
mengapa gue merasa kalau tindakan a gue
yang menyebabkannya, yang menjadi alasannya.
Belakangan gue juga merasa ingin dimengerti sepenuhnya. Gue gak
tau apa yang gue pikirin, apa yang akan gue lakukan dan apa yang gue rasa. Gue hanya
ingin ada seseorang yang memimpin gue, menentukan apa yang gue pikirkan, apa
yang akan gue lakukan, dan yang seharusnya gue rasa. Namun lagi-lagi gue mau
dia mempin dengan mengerti gue walaupun gue gak ngerti gue itu lagi gimana
kondisinya.
Entah gue capek, entah gue banyak pikiran, namun gue merasa
itu hanya alibi. Hanya alasan yang gue bangun untuk mempersalahkan diri gue. Diri
gue yang selalu disalahkan oleh gue sendiri. Entah ini semacem penyakit
kejiwaan atau hanya kebiasaan buruk yang
gue punya. Tapi yang pasti gue gak ingin terjebak selamanya disini.
Tiap hari rasanya pengen nangis, pengen ada yang dikeluarin
tapi gak tau apa. Gue bener-bener kehilangan kendali dan kontrol akan diri gue
sendiri. Apakah gue butuh liburan? Akankah liburan menjamin gue kembali pada
kondisi normal orang biasanya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar