Bahagia
itu sederhana. Mungkin ini ungkapan yang tepat hari ini buat gue. Bukan suatu
yang spektakuler yang gue dapet, bukan juga suatu yang gue impikan dan doakan
selama ini, tapi cukup dengan hal sederhana gue menyadari bahwa selama ini
kasih saying itu gak pernah berkurang. Hari ini gue kurang enak badan, pertama
karena malam sebelumnya gue keringet dingin sepanajang malam dan buang-buang
air dan kemudian hari ini panas terik membuat gue sakit kepala. Karena hari ini
gue punya kesempatan pulang lebih cepat maka gue sampe rumah jam 3 sore.
Pulang-pulang emang gue berniat ngadu ke bokap tentang kejadian gue semalem dan
alhasil dia langsung nyuruh gue istirahat. Dan karena emang gue butuh itu maka
gue langsung memasuki area kamar. Disana gue mendapati kipas angin baru. Bukan
hal yang spektakuler tapi gue terharu aja dan gue tau itu pasti dari bokap
*iyalah emang siapa lagi*. Tapi berhubung gue gak enak badan gue gak berniat
keluar dan menanyakan hal itu saat itu juga. Setelah bangun tidur yang ternyata
gue tidur cukup lama bokap akhirnya nanya “gimana tidurnya? Enak kan? Udah gak
panas, nyamuk juga gak ada kalau gitu.” Gue hanya bisa menjawab “ya pak”
Gue
langsung menunduk dan menangis. Hal sederhana tapi besar. Punya seorang ayah
yang kasih sayangnya gak pernah kurang, yang perhatiannya gak pernah teralih,
yang hadirnya tidak pernah hilang. Selama ini mungkin gue berfikir bokap bukan
orang yang tepat untuk diajak bercerita, tapi dia adalah orang yang ternyata
tau bagaimana kebutuhan anaknya karena ada kasih yang terdalam.
Huuuu
intinya begitulah.. Entah gue yang sensitive atau apa tapi hari ini gue
berfikir bokap selalu berusaha kasih liat walaupun dia sendiri, gue gak pernah
kehilangan kasih 2 orang tua. Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar