Rabu, 05 Desember 2012

tumbuhan


Pernah gak terkadang kita iri sama tumbuhan? Hehe bukan gak beryukur sih tapi kalau kita jadi tumbuhan disaat tertentu mungkin bisa jadi hal yang membuat kita merasa lebih beruntung. Pasti tau kan tumbuhan itu biasanya dari biji atau tunas tapi ketika biji atau tunas (yang hidup) itu dikubur mereka bukan mati tapi menerobos tanah dan bisa bertumbuh. Wah Tuhan tuh emang ajaib banget.
Pernah gak kalian semua mengalami sesuatu hal yang harus kalian kubur di dalam kehidupan kalian dan membuatnya mati hidup-hidup? Mungkin seperti mimpi atau cinta atau harpan kalian? Hmm terkadang kalau disaat kita mengalami sebuah masalah dengan contoh diatas seperti mimpi, cinta, atau harapan pasti ada kalanya kita harus mengubur dalam-dalam hal tersebut karena kondisi dan situasi yang gak memungkinkan, gak seperti tumbuhan yang bisa menerobos keluar tanah tapi mimpi, cinta, atau harapan kita terkadang memang harus benar-benar mati secara terpaksa. Sakit gak? Yah tentu yah karena suatu yang hidup harus dipaksakan mati, sama aja dengan membunuh. Tapi membunuh yang satu ini memang harus dilakukan karena suatu hal. Mimpi, cinta, atau harapan yang kita punya memang gak cuma sekedar ada di dalam kehidupan kita aja dan dengan gampang dihapus namun mereka ini kalau udah ada bersama kita sejak lama menimbulkan kehidupan di dalam diri kita. Tapi disaat mereka mati kita gak boleh mati, kita harus tetap hidup untuk tetap memiliki mereka dengan versi yang baru. Terpuruk, sakit, sedih, kecewa pasti ada di dalam kita namun itu bukan menjadi suatu benalu bagi kita untuk berhenti hidup dengan matinya mereka. Kita harus membuat hidup mereka dengan versi yang baru. Memang gak gampang tapi semua dari kita mampu dan mempunyai potensi.
Gue juga pernah mengalami (baca: sedang mengalami)  dimana gue harus mengubur dalam-dalam satu dari mereka. Gak gampang dan gak mudah memang tapi gue yakin gue bisa walaupun gue berdalih untuk gak memikirkan itu sekarang namun di dalam hati gue, gue sedang beusaha keras untuk menguburnya dan mematikannya. Gue berfikir sih ini bukan salah siapa-siapa dan bukan salah gue juga tentunya namun mungkin memang keadaan yang gak memungkinkan. Untuk apa mempertahankan itu hidup kalau dengan itu hidup pun gak bisa membuat gue lebih hidup dan lebih baik. Walau rasanya sedih banget karena itu sudah bersama-sama dengan gue hampir selama 3 tahun. Bukan waktu yang panjang juga namun juga bukan waktu yang singkat buat gue. Itu memang sudah menjadi bagian dari hidup gue dan susah untuk mematikannya namun untuk apa gue biarkan gue terus sakit melihatnya hidup di dalam gue. Selama dia bersama gue awalnya memberikan suatu yang indah, semangat dan senyuman namun lama-kelamaan gue sadar dengan dia hidup gak akan ada yang membuatnya semakin bertumbuh, gak ada yang bisa membantu gue menjaganya untuk tetap hidup karena kondisinya pun gak cocok. Sama aja kaya tumbuhan banyak banget factor yang harus memnunjang dia untuk hidup seperti air pupuk, tanah cahaya matahari, dan yang lainnya. Gue harus bisa hidup tanpa itu dengan membuat itu dengan versi yang baru tapi kayanya gak sekarang juga deh karena gue masih disibukan dengan hal lainnya yang sebenernya masih menyangkut dari 3 hal yang gue sebutin tadi. Haha yah gue harus tetap bertahan hidup… Keep fight  3/12/2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar