Pernah gak terkadang kita iri
sama tumbuhan? Hehe bukan gak beryukur sih tapi kalau kita jadi tumbuhan disaat
tertentu mungkin bisa jadi hal yang membuat kita merasa lebih beruntung. Pasti
tau kan tumbuhan itu biasanya dari biji atau tunas tapi ketika biji atau tunas
(yang hidup) itu dikubur mereka bukan mati tapi menerobos tanah dan bisa
bertumbuh. Wah Tuhan tuh emang ajaib banget.
Pernah gak kalian semua mengalami
sesuatu hal yang harus kalian kubur di dalam kehidupan kalian dan membuatnya mati
hidup-hidup? Mungkin seperti mimpi atau cinta atau harpan kalian? Hmm terkadang
kalau disaat kita mengalami sebuah masalah dengan contoh diatas seperti mimpi,
cinta, atau harapan pasti ada kalanya kita harus mengubur dalam-dalam hal
tersebut karena kondisi dan situasi yang gak memungkinkan, gak seperti tumbuhan
yang bisa menerobos keluar tanah tapi mimpi, cinta, atau harapan kita terkadang
memang harus benar-benar mati secara terpaksa. Sakit gak? Yah tentu yah karena
suatu yang hidup harus dipaksakan mati, sama aja dengan membunuh. Tapi membunuh
yang satu ini memang harus dilakukan karena suatu hal. Mimpi, cinta, atau
harapan yang kita punya memang gak cuma sekedar ada di dalam kehidupan kita aja
dan dengan gampang dihapus namun mereka ini kalau udah ada bersama kita sejak
lama menimbulkan kehidupan di dalam diri kita. Tapi disaat mereka mati kita gak
boleh mati, kita harus tetap hidup untuk tetap memiliki mereka dengan versi
yang baru. Terpuruk, sakit, sedih, kecewa pasti ada di dalam kita namun itu
bukan menjadi suatu benalu bagi kita untuk berhenti hidup dengan matinya
mereka. Kita harus membuat hidup mereka dengan versi yang baru. Memang gak
gampang tapi semua dari kita mampu dan mempunyai potensi.
Gue juga pernah mengalami (baca:
sedang mengalami) dimana gue harus
mengubur dalam-dalam satu dari mereka. Gak gampang dan gak mudah memang tapi
gue yakin gue bisa walaupun gue berdalih untuk gak memikirkan itu sekarang
namun di dalam hati gue, gue sedang beusaha keras untuk menguburnya dan
mematikannya. Gue berfikir sih ini bukan salah siapa-siapa dan bukan salah gue
juga tentunya namun mungkin memang keadaan yang gak memungkinkan. Untuk apa
mempertahankan itu hidup kalau dengan itu hidup pun gak bisa membuat gue lebih
hidup dan lebih baik. Walau rasanya sedih banget karena itu sudah bersama-sama
dengan gue hampir selama 3 tahun. Bukan waktu yang panjang juga namun juga
bukan waktu yang singkat buat gue. Itu memang sudah menjadi bagian dari hidup
gue dan susah untuk mematikannya namun untuk apa gue biarkan gue terus sakit
melihatnya hidup di dalam gue. Selama dia bersama gue awalnya memberikan suatu
yang indah, semangat dan senyuman namun lama-kelamaan gue sadar dengan dia
hidup gak akan ada yang membuatnya semakin bertumbuh, gak ada yang bisa
membantu gue menjaganya untuk tetap hidup karena kondisinya pun gak cocok. Sama
aja kaya tumbuhan banyak banget factor yang harus memnunjang dia untuk hidup
seperti air pupuk, tanah cahaya matahari, dan yang lainnya. Gue harus bisa
hidup tanpa itu dengan membuat itu dengan versi yang baru tapi kayanya gak
sekarang juga deh karena gue masih disibukan dengan hal lainnya yang sebenernya
masih menyangkut dari 3 hal yang gue sebutin tadi. Haha yah gue harus tetap
bertahan hidup… Keep fight 3/12/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar